Beragam(a)

m2

Oleh: Muhammad Habiburrahman

Alumni SMART Angkatan 9 Bekuliah di UNS Jurusan Sastra Indonesia

Puncak pencapaian teringgi seseorang dalam beragama adalah menjadi manusia, baik pikir dan lakunya, peduli kepada sesama. Jadi, mungkin ada yang salah dalam proses beragamanya ketika seseorang yang beragama justru mengklaim bahwa kebenaran HANYA berada di pihaknya dan menuduh orang lain yang berbeda dengannya kafir, sesat, mereka melupakan persatuan, membenci,mereka mengunci diri dalam kotak-kotak yang sempit, dan mereka lupa, agama adalah jalan yang mampu mengantar kita menjadi manusia yang seutuhnya.

Sungguh, agama bukan pisau tajam untuk menusuk sesama.

#sayamuslimdansayacintatoleransi

Sumber:  https://dudukditepi.tumblr.com/post/162498057718/beragama