image1

Kisahku Mengikuti Program SUIJ-SLP 2017

Oleh: Fiki Zeh Mahmud
Etoser Bogor 2014

Program SUIJI-SLP 2017 (Six University Initiative Japan Indonesia-Service Learning Program) merupakan kegiatan belajar pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada 17 Agustus hingga 4 September 2017 di tiga wilayah di Pulau Shikoku Jepang. Perguruan tinggi yang terlibat dalam program ini meliputi Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasannudin, Ehime University, Kagawa University dan Kochi University.

Sebanyak 99 mahasiswa mengikuti program yang terbagi dalam 7 site (wilayah program) ini, adapun tujuannya ialah untuk membentuk mahasiswa yang dapat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara benar dan efektif sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan dari masyarakat lokal. Selain itu, mahasiswa juga dilatih agiar dapat beradaptasi dengan cepat dalam lingkungan yang baru seperti perbedaan bahasa, perbedaan budaya, kebiasaan, makanan, dan sistem memberikan pengalaman yang baik bagi peserta program.

Saya Fiki Zeh Mahmud mahasiswa Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB penerima manfaat Beastudi Etos dan Beasiswa Bidikmisi menjadi salah satu delegasi yang beruntung dapat mengikuti program SUIJI-SLP di Ehime Prefecture, Jepang. Menjadi sebuah kehormatan bagi saya yang notabene anak desa dapat mengikuti Program SUIJI-SLP selama tiga minggu di Jepang. Banyak pelajaran saya dapatkan selama mengikuti program ini. Alasan utama saya mengikuti kegiatan ini karena saya ingin belajar bagaimana Jepang dapat melaksanakan pembangunan negerinya secara luar biasa, juga belajar bagaimana cara Jeoang menghadapi permasalahan yang dihadapai negaranya dan solusi apa yang mereka terapkan untuk menghadapi masalah tersebut.

Saya pribadi yakin bahwa dimasa depan Indonesia akan berkembang dan maju layaknya Jepang saat ini. Oleh karenanya penting untuk mempelajari permasalahan yang dihadapi Jepang dan solusi yang mereka tawarkan sehingga di masa depan kita dapat mencegah permasalahan yang mungkin tumbuh dan mengerti bagaimana solusi terbaik untuk mengahadapi permasalahan tersebut. Selain itu, saya dapat menjalin relasi (jaringan) dengan mahasiswa Jepang yang akan sangat berguna di masa yang akan datang.

Kegiatan yang saya lakukan selama mengikuti program meliputi:

1.    Jalan-Jalan
Kegiatan jalan-jalan dilakukan dengan mengunjungi berbagai tempat serta melakukan wawancara terhadap warga lokal sehingga tim kami (Akehama Site) mendapatkan berbagai informasi mengenai daerah Karie (Tonoe dan Karihama).
a.    Chirimen Factory (Perusahaan Teri)
Chirimen merupakan salah satu produk yang dihasilkan oleh warga Karie dan salah satu pekerjaan utama beberapa warga. Dalam kunjungan ini kami belajar mengenai proses produksi chirimen dari penangakpan di laut, dibersihkan dan dikeringklan menggunakan masin berteknologi tinggi sampai proses pengemasan dan siap untuk dipasarkan.

image1

b.    Muchachaen Group (Holding Company)
Muchachaen merupakan sebuah kelompok yang di dalamnya terdapat beberapa usaha meliputi jeuk, catering, mutiara dan chirimen. Muchachaen ini sejak awal berdirinya sekitar empat puluh tahun yang lalu sudah menerapkan sistem pertanian organik sehingga ramah lingkungan, selain itu Muchachaen juga mempunyai kegiatan untuk membantu para lansia dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Saat ini Muchachaen berkantor di gedung bekas sekolah dasar setempat yang sudah tutup. Sekolah dasar tersebut ditutup karena sangat sedikit anak usia sekolah yang masih tinggal di daerah Karie. Hal ini menjadi salah satu permasalahan yang program SUIJI soroti.

image2

c.    Berkunjung ke Pabrik Mutiara (Pearl)
Pabrik Mutiara ini bernama Sato yang merupakan perusahaan keluarga dan bergerak dibidang budidaya kerang mutiara. Kunjungan kali ini kami mendapatkan banyak informasi mengenai proses dari awal pertumbuhan kerang sampai hasil akhir menjadi perhiasan. Usaha mutiara ini sangat diperlukan kegigihan dan kesabaran apalagi keadaan iklim sangat berpengaruh terhadap produksi mutiara. Peralatan yang digunakan dalam produksi kerang mutiara sudah sangat modern sehingga memudahkan pekerja menjalankan tugasnya.

image3

d.    Berkunjung ke Ice Mikan (Buah Jeruk Beku)
Ice Mikan diproduksi oleh salah seorang petani jeruk yang memanfaatkan waktu jeda antara masa tanam dan panen jeruk. Hal ini juga dimaksudkan agar keberlanjutan ekonomi (pendapatan) dapat terjaga. Sayangnya produksi Ice Mikan masih terbatas dikarenakan membutuhkan modal yang besar untuk membeli peralatan terutama lemari pendingin berteknologi tinggi agar dapat menjaga kesegaran buah. Ice mikan yang diproduksi berasal dari berbagai jenis jeruk yang dihasilakn oleh petani setempat. Pemilik mengatakan bahwa bisa saja produk es mereka dipasarkan sampai ke Indonesia.

 

e.    Berkunjung ke Pabrik Ikan Fillet (Uwajima)
Dalam kunjungan ini saya belajar mengenai proses produksi ikan fillet berkualitas tinggi. Perusahaan Jepang sangat ketat dalam menerapkan pengawasan produksi khususnya aspek keamanan pangan sehingga pangan diproses secara hati-hati dan steril termasuk ikan fillet. Untuk menjaga kesegaran ikannya, pabrik ini memiliki tiga jenis ruangan pendingan bersuhu lima derajat celcius, sepuluh derajat celcius dan 45 derajart celcius. Ikan yang diproses yaitu ikan berukuran besar (yellow tail dan red tail).

2.    Bersama Warga Lokal Memperbaiki Tembok Batu Pencegah Erosi (Ishigaki)
Akehama memiliki potensi pertanian yaitu budidaya jeruk (mikan) yang sangat berlimpah. Dalam budidaya jeruk, warga lokal menerapkan sistem pertanaman yang disebut dandam batake yang terdiri dari banyak ishigaki (tembok batu). Ishigaki berfungsi sebagai pencegah erosi pada lahan pertanian warga lokal. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah semakin tua umur petani yang ada di Akehama dan sedikit generasi muda yang mau melanjutkan usaha pertanian sehingga banyak ishigaki yang rusak karena tidak pernah dirawat. Saat ini, orang yang ahli dalam membuat ishigaki juga semakin sedikit, maka dari itu diperlukan upaya agar dapat mempertahankan warisan budaya ini karena sudah terbukti sangat kuat dan mampu bertahan ratusan tahun. Saat di Akehama, kami bersama warga lokal bersama-sama memperbaiki ishigaki yang rusak dan kami menggali informasi lebih dalam mengenai ishigaki.

image4

3.    Membersihkan Gedung Sekolah Dasar
Daerah Karie memiliki satu sekolah dasar, tetapi ini sudah tutup dikarenakan murid yang ada diwilayah tersebut sangat sedikit sehingga tidak efesien jika dipaksakan untuk dibuka. Beberapa anak usia sekolah dasar berpindah sekolah di daerah sebelah. Gedung sekolah yang tidak terpakai saat ini digunakan untuk kegiatan sosial warga lokal dan sebagai kantor Muchachaen Group dan perusahaan pengrajin kayu. Guna merawat kebersihan dan kenyamanan gedung sekolah, kami melakukan kegiatan pembersihan gedung sekolah bersama warga lokal. Tak luput, anak-anak lokal juga turut serta dalam kegiatan ini.

image5

image6

4.    Cultural Sharing
Dalam kegiatan ini kami mengenalkan budaya Indonesia seperti beberapa istilah bahasa, makanan dan kebudayaan kepada warga lokal, mahasiswa jepang peserta program dan anak-anak sekitar. Makanan yang kami masak antara lain nasi goreng, onde-onde, kapurung, dan soto ayam. Sedangkan warga lokal memasak okonomiyaki, koroket, sashimi dan lainnya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengakrabkan antara peserta program dan warga lokal.

image7

5.    Karie-Jyuku dan Permainan Tradisional
Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari sharing antar budaya yaitu memperkenalkan permainan tradisional Indonesia dan permainan tradisional Jepang (Suikawari). Selain itu, dalam karie-jyuku kami membantu siswa sekolah dasar dan siswa smp menyelesaikan tugas liburannya.

image8

6.    Diskusi Kelompok Menentukan Topik yang akan dipresentasikan kepada warga lokal dan presentasi akhir.
Kegiatan diskusi ini dilakukan oleh tim setelah hampir seluruh rangkaian kegiatan di desa telah dilaksanakan. Diskusi tersebut bertujuan untuk menyatukan kesamaan pandangan mengenai hal yang ditemukan di Akehama dan suatu hal yang bisa direkomendasikan kepada warga lokal. Kegiatan diskusi sangat interaktif dan sangat berbeda dengan diskusi yang biasa dilakukan oleh mahasiswa Indonesia. Sering kali diskusi terjadi alot karena pendapat yang disampaikan harus benar benar detail dan menyeluruh. Hal ini karena satu hal dengan hal lainya pasti memiliki hubungan.

image9

7.    Cultural Night
Pada puncak acara cultural night, delegasi IPB menampilkan tarian daerah yaitu Gemufemire dari Maluku. Tetapi pakaian yang digunakan yaitu pakaian adat Aceh yang biasa digunakan untuk menari saman. Penampilan kami memukau para hadirin dan mendapatkan sambutan yang baik, walaupun masih banyak kekurangan karena kami hanya berlatih selama satu hari sebelum penampilan. Buat saya itu pengalaman luar biasa.

image10

IMG-20170920-WA0006

SMART Kedatangan Direktorat Keuangan TNI Angkatan Darat

IMG-20170920-WA0006

Kemarin, Rabu ( 20-09), kami mendapat kunjungan dari Direktorat Keuangan TNI Angkatan Darat (DITKUAD) dan Persatuan Instri TNI (PERSIT) Kartika Candra Kirana Cabang 17 lho. Rombongan tamu yang berjumlah lebih dari empat puluh orang ini disambut dengan penampilan tim musik ensamble siswa SMART Ekselensia Indonesia. Penampilan sederhana berupa lagu-lagu daerah ternyata begitu menarik perhatian para tamu, bahkan ketika penampilan selesai, mereka meminta kami untuk mengulangi lagi lagu Manuk Dadali. Wah bangganya. Di akhir penampilan, kami semua diminta memperkenalkan diri dan menyebutkan asal daerah kami.

IMG-20170920-WA0005

Hafiz dan Devon, kelas 5, didaulat menjadi pemandu acara kunjungan. Dengan gaya khas mereka yang kocak dan komunikatif keduanya mampu membuat para anggota TNI menikmati jalannya acara, bahkan ada sesi di mana para anggota TNI dan kedua pemandu acara saling berbalas pantun hingga membuat suasana semakin ceria.

IMG-20170920-WA0004

Selain hiburan, SMART juga turut memperkenalkan Rama, teman kami yang juga seorang Hafiz Quran. Sosok Rama membuat ibu Angelia, istri DIRKUAD Brigjen TNI Sasongko Hardono, dibuat kagum karenanya. Untuk menguji kemampuannya, ibu Angelia memberikan tes kepada Rama untuk meneruskan bacaan Al-Qur’an yang ia bacakan. Ia semakin kagum karena Rama berhasil menjawab tantangan dengan sangat baik.

IMG-20170920-WA0003

Pada kunjungan kali ini, DIRKUAD dan PERSIT juga memberikan donasi berupa alat olahraga untuk mendukung kegiatan kami di sekolah. Kunjungan dilanjutkan dengan touring di lingkungan Dompet Dhuafa Pendidikan dipandu oleh M. Syafiie, GM SMART, serta Hafiz dan Devon sebagai perwakilan siswa. Para tamu juga berkesempatan melakukan interaksi dengan teman kami lainnya di kelas saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Seru sekali deh.

Kunjungan DIRKUAD dan PERSIT ini diharapkan menjadi gerbang pembuka kerjasama dan sinergi yang baik antara pihak TNI dan SMART Ekselensia Indonesia, aamiin.

IMG-20170914-WA0004

Bagimu Guru Jiwa Raga Kami

Oleh: Asep Rogia
Kesiswaan SMART Ekselensia Indonesia

Jiwa guru pejuang bukan hanya mengajar mata pelajaran tertentu, tetapi juga mengajarkan seputar kepemimpinan dan perjuangan.

Karena sejatinya para siswa membutuhkan pemantapan seputar keduanya, karena kedua hal tersebut menentukan keberhasilan usaha pengajaran dan pembinaan umat seperti diteladankan oleh pejuang-pejuang dan pahlawan-pahlawan sejati sebelumnya.

Karisma, reputasi, kondite, pamor, wibawa, pengaruh dan popularitas atau semacamnya hanyalah bonus dari usaha keras guru dalam memberikan yang terbaik kepada anak didiknya, bonus atas usahanya bermujahadah ikhlas dan berusaha mengoptimalisasi amal sholih hanya karena Allah swt.

Sama halnya seperti para gurudi SMART Ekselensia Indonesia yang telah mengabdikan keilmuannya dijalan Robb Jalla Jallaluhu guna mewariskan dzurriyah/generasi yang saliimul akidah, shohihul ibadah dan matinul akhlak. Kami hanya berharap kelak para siswa SMART akan menjadi pribadi-pribadi yang bermanfaat aamiin.

Alfaqir bil ilmi.

(Telah mengalami proses editing oleh AR)

IMG-20170829-WA0003

Karena Disiplin Itu Hebat

Oleh: Asep Rogiya
Kesiswaan SMART Ekselensia Indonesia.

Ada analogi berupa kehidupan ayam dan kucing. Ayam yang hidupnya berdispilin. Bangun paling pagi, cari makan paling pagi, paling rajin mengais Rejeki, setelah bekerja keras seharian. Ketika malam tiba, Ayam akan segera pulang kandang lalu tidur. Tidak peduli nanti malam ada orkes dangdut, ada wayang kulit, ada sinetron top, ayam akan tetap tertidur. Karena dia sadar, esok hari dia harus bangun paling pagi, lalu membangunkan yang lain untuk bangun juga.

Maka lihatlah hasilnya. Berapa banyak ayam disembelih setiap hari? Berapa banyak telur ayam kita goreng, dadar, kita buat campuran kue, kita rebus setiap harinya? Tapi pernahkah kita temukan bahwa ayam adalah binatang langka di dunia ini? Tidak. Dia adalah binatang produktif yang memberikan apa yang dia punya untuk kebahagiaan pihak lain. Tapi karena dia berdispilin, maka hidupnya bermanfaat, dan selalu bisa meningatkan produktivitasnya.

Beda dengan kucing. Malam hari dia masih keliaran cari rezeki. Tidurnya sembarangan. Tidak pernah disiplin waktu. Tidak pernah displin makan. Apalagi displin tidur. Maka meskipun hampir tidak ada orang yang makan kucing, jarang ada orang yang bunuh kucing, tapi kucing bahkan pernah jadi binatang langka. Kenapa?? Karena kucing kehilangan disiplin dalam hidupnya. Maka dia kehilangan produktivitas. Dia kehilangan manfaat bagi orang lain.

Itulah Displin. Siapapun harus hidup dengan disiplin jika ingin bermanfaat. Siapapun harus berdisplin untuk hidup produktif. Untuk bisa memberi manfaat bagi orang lain. Untuk bisa memancarakan kebahagiaan bagi orang lain. Dan menjadi manusia paling terbaik.

SMART mangajari siswa untuk itu.
SMART melatih siswa. Melatih semua alumninya.
karena tujuan SMART adalah menjadikan alumninya bermanfaat bagi orang laindan membawa manfaat bagi lingkungan.

IMG-20170815-WA0001

Kemerdekaan ala SMART

Oleh: Asep Rogia, Kesiswaan SMART Ekselensia Indonesia

Orang berjuang itu harus ikhlas. Kita berjuang dan bukan sekadar bekerja. Berjuang itu bagai terus memberi dan memberi, bukan hanya mengambil hasil baru memberi, atau (na’udzubillah) hanya berorientasi pada mengambil untung dari hasil saja. Berjuang itu standarnya Allah swt., bukan persepsi orang, bukan pula nominal keduniaan. kalau orientasi ikhlas ini hilang, maka namanya jelas bukan lagi perjuangan tapi penghambaan kepada dunia.

Tidak akan ada kata Merdeka sebelum rasa terjalin untuk bisa bersatu. Berukhuwah, bersaudara, saling memiliki, saling melindungi, saling memercayai, saling membantu, dan saling mencintai antar sesama muslim. Para siswa di SMART selalu diajarkan pentingnya menjaga ukhuwah ini. Agar mereka paham bahwa bagaimanapun keras dan terjalnya perjuangan ini, tidak akan terwujud tanpa adanya ukhuwah islamiyyah yg kokoh.

Merdeka…… Inilah manifestasi tauhid yg diajarkan di SMART. Bahwa saya tidak akan tunduk kecuali kepada Allah, bahwa saya tidak mengikuti perintah siapapun kecuali perintah Allah, bahwa saya tidak akan meninggalkan hal apapun, kecuali hal itu dilarang oleh Allah, saya tidak akan menghamba kecuali kepada Allah…manifestasi tauhid inilah yg merupakan tolak ukur kemerdekaan yg hakiki.

Wallahualam.

IMG-20170820-WA0003

Senin Pagi dan Pelajaran Berharga

IMG-20170820-WA0003

Derap langkah siswa SMART Ekselensia Indonesia mengawali amanah Ilahi dalam menuntut ilmu, dengan Upacara Pengibaran Bendera setiap Senin pagi. Ini merupakan tanda dan bukti bahwa kami, SMART, ber-NKRI. Sebuah ungkapan rasa syukur kepada para pahlawan yang telah berjuang hingga titik darah penghabisan dalam merebut kemerdekaan .Upacara yang sekaligus bertujuan menumbuhkembangkan jiwa kepemimpinan dalam diri anak-anak didik kami yang tersemaikan dalam MARS SMART Ekselensia Indonesia ;

Belajar dari ketiadaan
Berlajar untuk kemandirian
Satukan asa tekadkan jiwa
Bersama kita meraih cita
Sekolah kami SMART Ekselensia
Kami dari Sumatera hingga Papua
Hanya satu tekad di jalam jiwa
Menjadi pembelajar sejati
Menjadi Pembelajar sejati.

Itulah fitrah kami dalam mengemban amanah hidup. Supaya kelak tersemainya para pemilik ‘ahlu khibroh dan ahlu tsiqoh.
Ahlu khibroh ialah pemilik kualitas pengetahuan dan pengalaman luas
Ahlu Tsiqoh ialah pemilik kepercayaan kuat banyak kalangan, baik sebaya, atasan juga bawahan.

IMG-20170820-WA0002

Di SMART kami bukan hanya mencari sosok-sosok Ahlu Khibroh dan juga Ahlu Tsiqoh untuk pembinaan masyarakat, tetapi juga menimba mereka dengan tuntunan dan ajaran, asas, pola yang tepat sasaran dan mengedepankan Syariah, kemanusiaan yang utuh dan sesuai fitrahnya.

Senin,7 Agustus 2017

COVER

Bangganya Menjadi Tuan Rumah Hari Pramuka

COVER

Selamat Hari Pramuka! Tahukah kamu kalau Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus? Nah untuk memperingati Hari Pramuka yang jatuh kemarin, pada Selasa (15-08), Kwartir Pramuka Ranting Kecamatan Kemang mengadakan upacara peringatan Hari Pramuka di Bumi Perkemahan SMART Ekselensia Indonesia.

IMG-20170815-WA0001

Sekitar lima ratus pramuka menghadiri upacara ini, mereka datang dengan menunjukkan keunikannya masing-masing. Bahkan adik-adik dari sekolah dasar turut  andil dalam upacara yang digadang menjadi upacara terbesar se-Kabupaten Bogor.

 

DSC_0009

“Pramuka hadir sebelum Indonesia merdeka. Pramuka merupakan salah satu organisaai yang mendorong kemerdekaan Indonesia,” ucap Mulyana, Camat Kemang sekaligus bertindak sebagai pembina upacara.

DSC_0010

Selama upacara berlangsung para petugas nampak siaga dengan berbagai kemungkinan yang ada seperti peserta yang sakit dan lain sebagainya. Namun syukurlah sampai upacara semua aman terkendali.

DSC_0013

“Dulu Bung Karno berpesan, Pramuka berusahalah dalam memperluas kekuatan gerakan pramuka baik pemuda di kota maupun pemuda yang menggembala kerbau di desa. Melalui pramuka kita harus terus memperkuat persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

DSC_0011

Selain melaksanakan upacara para peserta juga dimanjakan dengan penampilan dari beberapa gugus, namun Tim Trashic SMART mendapat sambutan paling meriah karena mampu membangkitkan semangat para peserta serta tamu yang hadir.

DSC_0014

“Potensi gerakan pramuka sangat besar dengan jaringan dengan keanggotaan terbesar di Indonesia bahkan hingga sampai pelosok, maka Pramuka Indonesia harus menjadi bagian dari pembangunan karakter pemuda Indonesia,” tutup pembina upacara seraya menyemangati para peserta agar terus berusaha sekuat tenaga membangun negeri.

DSC_0036

DSC_0061

Sementara itu dalam wawancara terpisah Kak Asep, Pembina Pramuka SMART Ekselensia Indonesia, mengucapkan banyak terima kasih kepada para peserta karena telah datang ke base camp SMART.  Ia menambahkan jika merasa terhormat atas amanah yang diberikan kepada gugus depan SMART Ekselensia Indonesia sehinggga menjadi tuan rumah upacara peringatan Hari Pramuka.

DSC_0065

DSC_0052

“Terima kasih untuk Kwaran Kemang dan semua pihak yang telah mendukung suksesnya upacara peringatan Hari Pramuka di Bumi Perkemahan SMART Ekselensia Indonesia,” ujarnya penuh haru.

DSC_0060

Sekali lagi Selamat Hari Pramuka!

IMG-20170814-WA0001

Mengawal Para Calon Pemimpin dengan Program Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PDK)

IMG-20170814-WA0001

Oleh: Asep Rogia

Kesiswaan SMART Ekselensia Indonesia

Banyak kecerdasan hilang, kepekaan tumpul, perkembangan macet karena anak cerdas tidak dididik, tidak dibimbing, tidak dikembangkan di lingkungan yang baik. Ibaratnya bagaikan mengembangkan bibit unggul maka diperlukan tanah subur, pupuk terbaik, dan udara yang segar.

Kehidupan para siswa selama di SMART adalah miniatur kehidupan kader-kader mundzirul-qoum, khoiru-ummah pembina umat insan-insan pilihan;  setelah mereka kembali ke masyarakat.

Mereka tidak dilatih untuk hanya menjadi khadim, “pelayan”, atau pekerja yang dibayar sekenenaya, namun juga dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan mumpuni. Oleh karenanya pada Sabtu (06-08) dilangsungkan kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PDK)  2 di Aula Al-Insan Lembaga Pengembangan Insani, Jawa Barat. Kegiatan kepemimpinan ini ditujukan untuk para siswa yang duduk di kelas IV dan XI.

Selama lima jam lamanya para siswa digembleng oleh para alumni SMART yang diadaulat sebagai pembicara. Alhamdulillah acara berlansung dengan sangat baik. Kegiatan PDK menjadi bukti bahwa pola proses pendidikan SMART menghasilkan output berjiwa pemimpin.

foto-05-2-800x537

Selamat Hari Anak Nasional 2017

foto-05-2-800x537

Selamat Hari Anak Nasional!

Tahukah kamu jika setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN)? Peringatan HAN merupakan momentum agar hak-hak kita sebagai anak bangsa terjamin dan terpenuhi dengan baik lho.

Bahkan untuk melindungi kita semua dari kejahatan, pemerintah telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual pada Anak (GNAKSA) serta Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Walau sudah ada peraturan yang dibuat pemerintah, kita harus tetap waspada ya.

Oh iya, di momen Hari Anak Nasional ini kami mengajak kalian semua untuk terus semangat belajar, semangat menggapai mimpi, dan jangan menyerah dengan keadaan. Ingat masa depan bangsa ini ada di tangan kita, karena kalau bukan kita siapa lagi?

Bangga menjadi anak Indonesia, bangga menjadi anak berprestasi! (AR)

#SMARTSemangat #HariAnakNasional

COVER

Amazing Race. Amazing MPLS. Amazing SPIRIT. Amazing US!

COVER

Menjelang tahun ajaran baru setiap sekolah pasti memiliki agenda tersendiri untuk menyambut para siswa (lama) dan baru, salah satunya dengan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah alias MPLS. Dulu sekali sebelum MPLS dicanangkan, sekolah-sekolah di Indonesia mengusung Masa Orientasi Siswa (MOS) sebagai acuan untuk mengenalkan sekolah kepad para siswa barunya, sayangnya banyak kejadian tak mengenakan selama MOS diterapkan, kejadian demi kejadian memilukan banyak menimpa mereka yang berniat untuk sekolah sebaik-baiknya. Namun semua berubah menjadi lebih baik setelah pemerintah (melalui wewenang Kemendikbud) mengelurakan Permendikbud No 18 Tahun 2016.

IMG-20170720-WA0002

Di SMART tradisi MPLS disambut dengan sangat baik, hal tersebut dikarenakan SMART memang tak menerapkan sistem orientasi berlebihan ala MOS, maka sejak 2016 lalu banyak kegiatan seru diterapkan untuk menyambut para siswa baru dan para siswa yang naik ke Kelas 10. Setiap tahunnya para panitia sibuk memikirkan ide-ide hebat agar MPLS selalu terkenang di hati para pesertanya, seperti yang dilakukan panitia MPLS SMA 2017. Tahun ini ada yang berbeda dengan MPLS SMA, karena selain menggelar Kelas Inspirasi yang menghadirkan narasumber dengan pekerjaan anti maninstream seperti Travel Advisor, Online Marketer, Penulis, dan Food Blogger; mereka juga menggelar “Amazing Race SMART Leader Camp”.

IMG-20170720-WA0015

Amazing Race SMART Leader Camp (ARSLC) merupakan kegiatan kekinian hasil kolaborasi Panitia MPLS dengan kakak-kakak dari Strategic Partnership (SP) Dompet Dhuafa Pendidikan (DDP) dan Navigatour Travel Service. Sebanyak seratus siswa dari Kelas 10 (IPA & IPS) dan Kelas 11 (IPA & IPS) mengikuti kegiatan yang digadang-gadang menjadi MPLS SMA terkeren, tersegar, dan tergreget di sepanjang pelaksanaan MPLS SMA. ARSLC sendiri bertujuan menjadi sarana pembuktian kami dalam pengaplikasian nilai-nilai Dompet Dhuafa Pendidikan melalui prinsip SPIRIT yaitu Sinergi, Persisten (kerja keras), Inovatif, Care (peduli), Continuous Improvement (perbaikan berkelanjutan), dan Trustworthy (amanah), juga untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan semangat kami dalam menggapai mimpi.

17-07-20-20-09-38-908_deco

Mengambil lokasi di Taman Wisata Matahari, Cisarua, Jawa Barat, kemarin (20-07), akhirnya ARSLC yang dinanti datang juga.  Ditemani guru, kakak-kakak SP DDP dan Navigatour, serta kakak-kakak relawan dari beragam profesi –mereka menjadi fasilitator selama di sana—, kami dibagi menjadi dua belas kelompok. Setiap kelompok ditemani satu orang fasilitator yang akan membantu kami menemukan ragam petunjuk selama ARSLC berlangsung. Oh iya sebelum keberangkatan, kami juga di-brief terkait banyak hal termasuk aturan serta jenis kegiatan. Nah tugas seluruh kelompok adalah mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dari permainan, poin bertambah apabila kelompok berhasil menyelesaikan tantangan ditiap titik pos. Jika kami ingin menjadi kelompok terbaik maka harus menaklukkan enam titik pos tantangan, hanya saja kami tak dibiarkan melenggang mulus ke tiap titik pos karena diharuskan memecahkan petunjuk untuk sampai ke sana. Setiap tantangan harus diselesaikan dalam kurun waktu beberapa menit saja, jika lebih dari itu maka poin kami otomatis dipotong. Wah sedihnya.

IMG-20170720-WA0000

Beruntung fasilitator kami semuanya baik dan sabar, padahal medan yang ditempuh cukup menguras tenaga, peluh kami sampai bercucuran karena harus berlari ke sana ke mari mencari pos. Sisi positifnya, kami belajar banyak sekali tentang hidup di tiap pos yang kami datangi –pokoknya sesuai dengan tujuan kegiatan ini—. Di Pos Perahu Naga (Pos Sinergi) kami diminta mengajak pengunjung Taman Wisata Matahari menjaga kebersihan lingkungan dengan memunguti sampah selama dua menit. Semakin banyak orang yang diajak maka semakin besar poin kami dapatkan, tetapi intinya bukan sekadar poin namun lebih kepada bagaimana kami bisa mengajak orang lain pada kebenaran; Di Pos Perahu Kayak (Pos Persisten), kegigihan kami dalam menggapai mimpi ditantang. Kami diminta mendayung perahu secara bergantian untuk mengambil kertas mimpi yang berada di ujung sungai, selama sepuluh menit kami bahu membahu mendayung, kerjasama sangat dibutuhkan agar misi selesai dengan baik; Di Pos Water Park (Pos Inovatif), kemampuan kami berkomunikasi ditempa dengan cara mempresentasikan mimpi kami semenarik mungkin menggunakan ide tak biasa kepada pengunjung Taman Wisata Matahari. Awalnya malu, namun kami memberanikan diri agar misi sukses, karena semakin menarik maka semakin banyak tandatangan kami peroleh dari para pengunjung. Itu artinya semakin banyak poin kami dapatkan; Di Pos Foodcourt (Pos Care), kepedulian kami diasah dengan membantu pedagang disekitar Taman Wisata Matahari berjualan. Kami diminta meningkatkan omset para pedagang dengan menjajakan jajanan yang dijual para pedagang, semakin banyak kami menjual makin banyak poin kami peroleh. Mantap jiwa; Di Pos Perahu Karet (Pos Continuous Improvement) kemampuan kami bermarketing disulut, kami diminta menjadi fund raiser DDP dengan mencari relawan dan donatur sebanyak mungkin.  Namun sebelum melancarkan aksi, kami dibekali dengan pelajaran seputar DDP beserta program di dalamnya; Di Pos Menara Pandang (Pos Trustworthy) kami diajari tentang menjaga amanah dan kepercayaan, panitia menyiapkan skenario tertentu agar kami bisa menjaga amanah dan kepercayaan mereka selama tugas berlangsung.

IMG-20170720-WA0001

Setelah semua tantangan resmi diselesaikan, kami melakukan evaluasi kegiatan besar-besaran dari setiap pos seperti: apa saja hambatan yang kami hadapi?; bagaimana reaksi orang?; pelajaran apa yang bisa kami petik? dan lain sebagainya. Kami takjub dengan pelajaran yang kami terima kemarin, dibalik semua keseruan ternyata banyak pelajaran hidup tersembunyi bisa kami petik. Kami lebih takjub lagi karena setelah evaluasi, kami “dihajar” siraman motivasi yang membangkitkan semangat juang untuk terus menggapai mimpi. Siraman motivasi menjadi penutup kegiatan MPLS SMA 2017, kami  sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Untuk kami, kegiatan ini sangat luar biasa sekali, bahkan kami tak merasa bosan sedari awal hingga menjelang pulang.

IMG-20170720-WA0004

Tak banyak bisa kami berikan selain ucapan terima kasih kepada para Panitia MPLS, kakak-kakak Strategic Partnership Dompet Dhuafa Pendidikan, kakak-kakak Navigatour Travel Service, kakak-kakak Pendekar Clothing, kakak-kakak fasilitator, dan seluruh partner (Winexwork, Maxima,Lenawisata, ICDC Indonesia, 8 Traventure, Pesona Highland, Pionir, Taman Wisata Matahari, Scorpion Holidays, Panorama, dan Hejou) yang telah memberikan banyak hal hebat sehingga MPLS SMA SMART 2017 terlaksana dengan sangat baik.

Sampai jumpa di MPLS tahun depan! (AR).