meme

Seleksi Beasiswa Ekselensia Tahfizh School 2018-2019

EKSELENSIA TAHFIZH SCHOOL

Ekselensia Tahfizh School (eTahfizh) merupakan program investasi SDM yang berfokus pada tahfidz-plus (Al-Qur’an, Islamic studies, dan leadership), yang diperuntukkan bagi anak-anak pilihan lulusan SMP/MTs/sederajat yang memiliki kemampuan akademik tinggi namun memiliki keterbatasan finansial.

Program ini dirancang dengan idelais dalam sebuah inkubasi kurikulum khas Ekselensia untuk menghasilkan lulusan (output) yang hafizh , kompetensi dalam ilmu-ilmu keislaman, dan unggul dalam kepemimpnan (kepemimpinan diri dan sosial).

Kurikulum khas Ekselensia dirancang selama 2 tahun penguatan keilmuan dan kompetensi kepemimpinan, 2 semester penguatan sukses PTN dalam negeri atau Perguruan Tinggi  Luar Negeri dan perencanaan karir pasca pendidikan.  Kurikulum khas Ekselensia juga di dukung dengan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001 : 2015 dan Baldrige Excellence Framework (BEF), fasilitas yang mendukung dan kondusif di kawasan Zona Madina, dan quality control proses pembelajaran tahfizh.

Persyaratan Umum

  • Berasal dari keluarga dhuafa
  • Laki-laki
  • Lulus/akan lulus SMP/MTs/sederajat
  • Usia maksimal 16 tahun pada 31 Juli 2018
  • Memperoleh izin orang tua/wali untuk tinggal di asrama (boarding)
  • Rata-rata raport kelas VII – IX semester I minimal 75
  • Berbadan sehat dan tidak memiliki penyakit menular
  • Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan berlaku
  • Tidak memiliki anggota keluarga yang sedang atau pernah mendapatkan beasiswa Dompet Dhuafa

Persyaratan Khusus

  • Mengisi formulir pendaftaran calon peserta seleksi Beasiswa Ekselensia Tahfizh School tahun 2018 yang diunduh [di sini]
  • Pas foto calon peserta ukuran 4X6 (3 lembar)
  • Melampirkan fotokopi rapor kelas VII hingga IX semester I yang telah dilegalisasi oleh pihak sekolah asal
  • Melampirkan fotokopi ijajah dan SKHUN (bila belum ada dapat menyusul)
  • Melampirkan fotokopi piagam penghargaan/sertifikat kelas VII hingga IX (bila ada)
  • Melamirkan fotokopi kartu keluarga
  • Melampirkan fotokopi akta kelahiran
  • Melampirkan fotokopi KTP orangtua/wali

Download

Formulir Pendaftaran [Download]

Alur & Tahapan Seleksi

  • Pendaftaran                 Februari – Maret 2018
  • Seleksi Administrasi                 Maret 2018
  • Tes Kompetensi Mata Pelajaran Maret 2018
  • Tes Psikotes dan Wawancara                 Maret 2018
  • Home visit                 April 2018
  • Pantuhir                 Mei 2018
  • Pengumuman                 Mei 2018

 

Pendaftaran : 6 Februari – 6 Maret 2018

Kuota 20 siswa terpilih

Informasi Pendaftaran & Mitra Seleksi
Masfufatun  (0812 9138 7493)
Mulyadi Saputra (08 11111 9498)
Sekretariat : SMART Ekselensia Indonesia
Jl. Raya Parung-Bogor KM 42, Jampang-Kemang, Bogor

 

Mitra Seleksi

  • Sumatera Utara – DD Waspada, Nara hubung : Nindy Dwi utami (061-8214502/085360077322)
  • Sumatera Barat – DD Singgalang, Nara hubung : Hadi Bandarian Syah (081267023333)
  • Sumatera Selatan – DD Sumsel, Nara hubung : Afrizal (0711814234/08117811440)
  • Riau – DD Riau, Nara hubung : Firman Nuryanto/Lili Amelia (076122078/08126718698/082391627662)
  • Jabodetabek – SMART Ekselensia Indonesia, Nara hubung : Masfufatun (0812)
  • Jawa Barat – DD Jawa Barat, Nara hubung : Aca Sujana (089523280475)
  • Jawa Tengah – DD Jawa Tengah, Nara hubung : Wahyu Setiawan (085643431024/082327280373)
  • Jawa Timur – DD Jawa Timur, Nara hubung : Riski Aladib (085749757325)
  • Malang, Nara hubung : Sujarum (081336013313)
  • Yogyakarta – DD Yogyakarta, Nara hubung : Zakia Sekarpratiwi (085879810976)
  • NTB. Nara hubung : Hindra Yuliarta (081915980157/081338290898)

 

 



snb18

Pengumuman Lolos Administrasi Seleksi Nasional Beasiswa (SNB) SMART 2018

snb18

Halo Sob!

Ini dia yang kamu tunggu-tunggu, kami mengucapkan selamat kepada 334 peserta Seleksi Nasional Beasiswa (SNB) SMART 2018 yang lolos seleksi administrasi.

Adakah namamu di sana?

Nomor Asal Daerah Nama
1 1 Sumatera Utara MUHAMMAD RIZKY WARDHANA
2 1 Sumatera Utara M. FAUZAN ALAMSYAH
3 1 Sumatera Utara MUQTADHA AL FARUQ
4 1 Sumatera Utara HAFIZUL ULA SYAHRIL
5 1 Sumatera Utara OEMAR AL FAKHREZI SIREGAR
6 1 Sumatera Utara GILANG RAMADHAN RITONGA
7 1 Sumatera Utara FARID AHMAD ALSA
8 1 Sumatera Utara AQSA HANAFI
9 1 Sumatera Utara FAHRUSY MUGHSAFFA
10 1 Sumatera Utara MUHAMMAD RAFI
11 1 Sumatera Utara ABDUL HARIS NASUTION
12 1 Sumatera Utara SYAHPUTRA SIMANJUNTAK
13 1 Sumatera Utara MUHAMMAD ANDRIAN SYAHPUTRA
14 1 Sumatera Utara MUHAMMAD SIDIQ MAULANA
15 1 Sumatera Utara MUHAMMAD FAHRI
16 1 Sumatera Utara SHABIL FAJAR RIFA’I
17 1 Sumatera Utara BIMA ANDIKA
18 1 Sumatera Utara RADIT SURBAKTI
19 1 Sumatera Utara ABDUL AZIZ
20 1 Sumatera Utara MUHAMMAD FAHRI SANDIA HUTAGALUNG
21 1 Sumatera Utara AHMAD IHSAN
22 1 Sumatera Utara M.FAUZAN AZHARI
23 1 Sumatera Utara MUHAMMAD RIZQI BATUBARA
24 1 Sumatera Utara HARIS NURFAJRIA
25 1 Sumatera Utara MUHAMMAD CHOIRUL ROHMADI
26 1 Sumatera Utara M.HAIKAL FAHTONI
27 1 Sumatera Utara MUHAMMAD ASSALAMI’ALAIKA
28 1 Sumatera Utara MHD.HAIKAL FAIS FIRMANSYAH
29 1 Sumatera Utara EGI SETIAWAN
30 1 Sumatera Utara AFFANDI FACHREZI
31 2 Riau ADE HENDRAWAN
32 2 Riau RENDI PRATAMA
33 2 Riau M. FIRMAN ARDIANSYAH MUKTI
34 2 Riau SUCAI
35 2 Riau SARIMAN
36 2 Riau BAYU PARENRA
37 2 Riau IVAN
38 2 Riau RISKI CANDRA
39 2 Riau IBEN SUDARSO
40 2 Riau WAHYU HARIYANTO
41 2 Riau RAIHAN AGIL PRATAMA
42 2 Riau FAJAR MUHAMMAD
43 2 Riau MUHAMMAD ARSYAD
44 2 Riau ZACKY ARTATAMA
45 2 Riau MUHAMMAD ANDRE
46 2 Riau ALBI JAHARDHI
47 2 Riau DIMAS SETIAWAN
48 2 Riau VEBRIYADI FIRMANSYAH
49 2 Riau MUHAMMAD MAULANA SABRANI
50 2 Riau ADITYA WAHYU PRATAMA
51 2 Riau RAAFI MUSLIM
52 2 Riau MUHAMMAD GIO VALDO
53 2 Riau AHMAD WILDAN
54 3 Kepulau Riau TITO RIZKY RAMDANI
55 3 Kepulau Riau GALIH RUDYANSYAH
56 3 Kepulau Riau ASMAD USMAN MADINA LAMA HODA
57 3 Kepulau Riau MUHAMMAD FAHMI FIKRI
58 3 Kepulau Riau MUHAMMAD SYAHRUL ARIF AL KARIM
59 3 Kepulau Riau SAYYIDINA UMAR
60 3 Kepulau Riau DZAKWAN ZAIN
61 3 Kepulau Riau HAMID RIZAL
62 3 Kepulau Riau DESTA SAPUTRA
63 4 Sumatera Barat MUHAMAD RAJUNA
64 4 Sumatera Barat BINTANG RAMADHAN ANTA
65 4 Sumatera Barat AMIR RABBANI AWWAB
66 4 Sumatera Barat RAYHAN MAULANA
67 4 Sumatera Barat FE GUSTIAN
68 4 Sumatera Barat RAHMAD DINO HARTONO
69 4 Sumatera Barat ARDIAN CANNAVARO
70 4 Sumatera Barat M IKWAN
71 4 Sumatera Barat NOVALDO
72 4 Sumatera Barat M AFWANDI
73 4 Sumatera Barat RONI PUTRA
74 4 Sumatera Barat NOVALDIO FERNANDO
75 4 Sumatera Barat DHANNY FATHURROZIQ DIGJAYA
76 4 Sumatera Barat ILHAM AKBAR
77 4 Sumatera Barat ALFHADYL RAJAB
78 4 Sumatera Barat SYAHRUL
79 4 Sumatera Barat GERI MARDIANSAH
80 4 Sumatera Barat DAFFA AL-HAKIM ISMED
81 4 Sumatera Barat AHMAD FAUZI
82 4 Sumatera Barat AHMAD KHAIRUL
83 4 Sumatera Barat ABDULLAH UMMAR
84 4 Sumatera Barat VIKI AMBARA
85 4 Sumatera Barat RAUFUN RAHIM
86 4 Sumatera Barat IBNU MUHAMAD RIFAI
87 4 Sumatera Barat RIDWAN
88 5 Jambi ADRIAN LUSERO
89 5 Jambi MARSHAL TSANIATU JIDDAN
90 6 Sumatera Selatan MUHAMMAD FIKRI
91 6 Sumatera Selatan MUHAMMAD SUKUR
92 6 Sumatera Selatan ARJUN ELVAS JANGGARA
93 6 Sumatera Selatan HAIKAL BAYU RIZKI
94 6 Sumatera Selatan M. ARYA ERLANGGA PUTRA
95 6 Sumatera Selatan RILHAM
96 6 Sumatera Selatan ALIF M. RIZAN
97 6 Sumatera Selatan MUHAMMAD RIDHO
98 6 Sumatera Selatan M. RENDI SAGITA
99 6 Sumatera Selatan MUHAMMAD DARMAWAN
100 7 Bangka Belitung M. ALDI NUGROHO
101 7 Bangka Belitung RISKAL MAULANA
102 7 Bangka Belitung OBY IRVANDI
103 7 Bangka Belitung MUHAMMAD AFIF SARAGIH
104 8 Lampung DESTAKA ZAHWAN THODI
105 8 Lampung MUHAMAD AQSHAL ILHAM
106 8 Lampung NAUFAL FITROH FADILLAH
107 10 Jabodetabek M. FIRQIADI RASID
108 10 Jabodetabek FATHY AULIA IHSAN
109 10 Jabodetabek RAJEF AL BAIHAQI
110 10 Jabodetabek ABDULLAHM NAJIB
111 10 Jabodetabek REIFANDI RAISYA RACHMADI
112 10 Jabodetabek MUHAMMAD AFIF MUCTHAR
113 10 Jabodetabek MUHAMMAD DAFFA ATHA MAHARDIKA
114 10 Jabodetabek AGUNG FACHREZA
115 10 Jabodetabek MUHAMMAD JUNDY FAREEHAT
116 10 Jabodetabek MUHAMMAD RASYID MAULANA ALDRIAN
117 10 Jabodetabek LUTFI FATHIN ABDUL KARIM
118 10 Jabodetabek RENALDY BAGUS PRATAMA
119 10 Jabodetabek MUHAMMAD ADAM NUL HAKIM
120 10 Jabodetabek NAJMI NAZRIF KURNIAWAN
121 10 Jabodetabek MUHAMMAD DIMAS ALFATH AKBAR
122 10 Jabodetabek DAMAR NUR ALMATIIN
123 10 Jabodetabek MUHAMMAD FAUZAN AULA MUKHTAR
124 10 Jabodetabek WISNU PRAYOGI
125 10 Jabodetabek MUHAMMAD SAHAL KAMIL NURSALIM
126 10 Jabodetabek ABIMANYU WIBOWO
127 10 Jabodetabek MUHAMMAD ZAKI FADILAH
128 10 Jabodetabek PRIA ANUGRAH AR RAHIM
129 10 Jabodetabek RANDI HANDIKA
130 10 Jabodetabek AHMAD FAUZAN MUJAHIR
131 10 Jabodetabek AZZUA HABIBI ABDU SALAM
132 10 Jabodetabek ACHMAD RIFKY MUZANI ASRORY
133 10 Jabodetabek MUHAMMAD TAUFIK KHURAHMAN
134 10 Jabodetabek RAIHAN EKA PRAMUDITA
135 10 Jabodetabek FARHANUDIN FAJRI RAMDHANI
136 10 Jabodetabek MUHAMMAD ISHARI
137 10 Jabodetabek ACHMAD ADITYA RAMADHAN
138 10 Jabodetabek MUHAMMAD WILDAN ARAFAT
139 10 Jabodetabek UMAR SHIDDIQ
140 10 Jabodetabek ABDUL AKMAL
141 10 Jabodetabek AFGANI PASHA
142 10 Jabodetabek M.RIFQI MUDHA FAJRI
143 10 Jabodetabek MOHAMAD NALA LINO LANGI
144 10 Jabodetabek MOHAMADYOGA PRATAMA
145 10 Jabodetabek BALRIN ZATWA SIDDIK
146 10 Jabodetabek DAFFA MUHAMMAD AL GHAZALI
147 10 Jabodetabek ROFQI SABILURROSAD
148 10 Jabodetabek MUHAMMAD FAUZAN MUZAKKI
149 11 Jawa Barat SYAHRIZAN MUHATHIR
150 11 Jawa Barat FAHMI YUSUF FATURAHMAN
151 11 Jawa Barat RIFA DIAZ MAULANA KOSASIH
152 11 Jawa Barat M. ZIYANUL IHSAN ATSQAFI
153 11 Jawa Barat MUHAMMAD UMAR YASHMIN
154 11 Jawa Barat GUSTIAN APRIADI NUR FAROH
155 11 Jawa Barat ILHAM PERMANA SIDIQ
156 11 Jawa Barat REZA RISMAWAN
157 11 Jawa Barat MUHAMAD LUTHFI AFANDI
158 11 Jawa Barat CEISAP WIJAYA
159 11 Jawa Barat M. WAHYU DWI RAHARJO
160 12 Jawa Tengah GHOZY FAISAL MA’SHUM
161 12 Jawa Tengah FAUZAN RIZQI MUHANA
162 12 Jawa Tengah MU’ADZ
163 12 Jawa Tengah AHMAD MUSABIHIN
164 12 Jawa Tengah RIO APRIANSYAH
165 12 Jawa Tengah RIDWAN MIFTAKHUL RAHMAT
166 12 Jawa Tengah NUR ISLAMI DWI NUGROHO
167 12 Jawa Tengah HAMDAN QO’DU ILAL HAKIM
168 12 Jawa Tengah MUHAMMAD AZZAM RAMADLANI
169 12 Jawa Tengah ANDIKA NURFIKRI
170 14 Diy DICKY ALMADI SUBIAKYO
171 14 Diy HISBIKAL AZIS MUFLIHIN
172 15 Jawa Timur MUHAMMAD NASHRIL HAKIM
173 16 Malang ATHRAFI S. A
174 16 Malang VIJAY ROBI G
175 16 Malang ANGGER ADE P
176 16 Malang M. ARIEL A.L
177 16 Malang DEHAN FIGO A
178 16 Malang ARDHAN R.P
179 16 Malang DHUHA AINUN D
180 16 Malang INDRA BAYU AJI
181 16 Malang SEPTIAN ICHA E
182 16 Malang ZULFIKAR IZZUDIN
183 16 Malang DANDHI TEGAR W
184 16 Malang FATHONY ARZHAD
185 16 Malang HABIB NASRULLAH
186 16 Malang AGUNG SUSENO
187 16 Malang FIRDAUS RIZALI H
188 16 Malang AGUNG PRASETYO
189 16 Malang RABBIL DIGAR P
190 16 Malang DANU YOGI P
191 16 Malang FILDAN ARGA A
192 16 Malang MIFTAHUL HUDA
193 16 Malang WILDAN ARDIAN
194 16 Malang NOVANGGA RAMA
195 16 Malang RYAN RAMADHAN
196 16 Malang DEGIS EKA P
197 16 Malang FARHAN DWI S
198 16 Malang IRFAN A
199 16 Malang ARJUNA DWI S
200 16 Malang ACHMAD ROFIUD D
201 16 Malang MUH. NUR RIZKY
202 16 Malang ENGKY RIZAL R
203 16 Malang FRANCHISCA VIGO P
204 16 Malang THUFAIL AUGUST R
205 16 Malang WAHYU RAGIL B
206 16 Malang MUH. SURYA A
207 16 Malang AHMAD UMAR F
208 16 Malang RIKO PERMANA P
209 16 Malang RYANDA ACHMADI
210 16 Malang DEDHI S
211 16 Malang RIDWAN ANGGA S
212 16 Malang DIO ANDRIANO
213 16 Malang DIEGO MAULANA AFANDI
214 16 Malang IAN
215 16 Malang AREGAR SWARENIO PUTRA P.
216 16 Malang DENI KUSUMA
217 16 Malang ANGGARA ERGI SAPUTRA
218 16 Malang REHAN BAGUS SAPUTRA
219 16 Malang ARDI BAYU ANGGARA
220 16 Malang MOHAMAD BAGUS YULISNATO
221 16 Malang HANDICA PRIA NOVALIO
222 16 Malang ROBI MOHAMAD PUTRA
223 17 Bali YUSUF RIANSYAH
224 18 Kalimantan Barat MUHAMMAD ARKAN KHAIRULLAH
225 19 Kalimantan Selatan TRIO BAGUS MULYONO
226 19 Kalimantan Selatan SANJO
227 19 Kalimantan Selatan SANDY FIRDAUS
228 20 Kalimantan Timur ARIEF NURAHMAN
229 22 Sulawesi Selatan TAUFIK JULIANDI SURATMI
230 22 Sulawesi Selatan AHMAD FAUZI M
231 23 Sulawesi Tengah WAHYU HIDAYAT
232 23 Sulawesi Tengah MUH. AGUNG DANATI
233 23 Sulawesi Tengah MUH. RIDDHOLLAH A. MILE
234 23 Sulawesi Tengah RISALDI FIRMASYAH
235 23 Sulawesi Tengah MUH. NUZUL PARIAU
236 23 Sulawesi Tengah ZUPAK BANDIONG
237 23 Sulawesi Tengah MUH.IKHSAN AHMAD
238 23 Sulawesi Tengah MUHAMMAD WIJAYA
239 23 Sulawesi Tengah IRAWAN LAGUNI
240 23 Sulawesi Tengah RIDHO AHMAD R.S
241 23 Sulawesi Tengah AHMAD NABIL LATOLA
242 23 Sulawesi Tengah NOVAL KURNIAWAN
243 23 Sulawesi Tengah MOH. BINTANG
244 23 Sulawesi Tengah RAFLI ALFARIZI
245 23 Sulawesi Tengah DIMAS SALMAN
246 23 Sulawesi Tengah MUH. RIFQOL
247 23 Sulawesi Tengah FAHRI RAMADHAN
248 23 Sulawesi Tengah MOH. HIDAYAT A. MODA
249 23 Sulawesi Tengah ASRIL RAMADHAN
250 23 Sulawesi Tengah SETIAWAN LADUMAY
251 23 Sulawesi Tengah MOH. RIZAL MALAJAI
252 23 Sulawesi Tengah MUH. SYAWAL
253 23 Sulawesi Tengah ALHADID RIZKI HUBU
254 23 Sulawesi Tengah MOH. RIZKY DWI PUTRA
255 23 Sulawesi Tengah RABIANSYA J.S
256 23 Sulawesi Tengah RADITIA RAHMAT
257 23 Sulawesi Tengah ALFIN UMBE
258 23 Sulawesi Tengah MUH. YUSUF R.
259 23 Sulawesi Tengah BIMBI RAHMAT WAHYU
260 23 Sulawesi Tengah ZULFIKAR HI MARO
261 23 Sulawesi Tengah FAREL SETIAWAN D
262 23 Sulawesi Tengah DIWAN SUBRI RIVAI
263 23 Sulawesi Tengah FEBRIANSYAH MAMPI
264 23 Sulawesi Tengah IKAL ABDI FAUZAN
265 23 Sulawesi Tengah RAFLI BIMANTARA
266 23 Sulawesi Tengah ILHAM FIRMANSYAH M.G
267 23 Sulawesi Tengah MUH. RIFFKY LASARUDDIN
268 23 Sulawesi Tengah MUHAJID NDARALI
269 23 Sulawesi Tengah ALFIN SUWARDI
270 23 Sulawesi Tengah SABDA UDITA
271 23 Sulawesi Tengah FAREL DOBANG
272 23 Sulawesi Tengah MEHDI FADHULLAH
273 23 Sulawesi Tengah SABRIL A.SULAEMAN
274 23 Sulawesi Tengah FAJRI PUTRA ADITYA L
275 23 Sulawesi Tengah ZAKI AZHARI
276 23 Sulawesi Tengah MOH.RIZKY S.SAENG
277 23 Sulawesi Tengah ALFATINSYAH S
278 23 Sulawesi Tengah FIRSAT R
279 23 Sulawesi Tengah FADHILLAH SUFI AHMAD
280 23 Sulawesi Tengah FAHTI SAGIR J.BILU
281 23 Sulawesi Tengah RISKY ALFAJRI H. LALU
282 23 Sulawesi Tengah RELDI FEBRIAN SUMAILA
283 23 Sulawesi Tengah MUH. ARSAD
284 23 Sulawesi Tengah DAREL RADITYA
285 23 Sulawesi Tengah RIVAIL A. TAHAKA
286 23 Sulawesi Tengah RIVAL S. ANIYA
287 23 Sulawesi Tengah MUH. RIFANSYA BAHU
288 23 Sulawesi Tengah MUH. ILHAM KUUNA
289 23 Sulawesi Tengah FAJAR ISLAMI SANGGO
290 23 Sulawesi Tengah DEDE MAULADHAN
291 23 Sulawesi Tengah MUH. TASRIK AL BUHORI
292 23 Sulawesi Tengah MUH. RAFIANSHARI
293 23 Sulawesi Tengah DWI INDRIANTO S
294 23 Sulawesi Tengah FAIL RIFQI ADITYA
295 23 Sulawesi Tengah ALDO DIMAS SUGANDI
296 23 Sulawesi Tengah MUH. RIZKY FAHREZA
297 23 Sulawesi Tengah AHMAD FERDIANSYAH
298 23 Sulawesi Tengah WISNU ANWARI
299 23 Sulawesi Tengah ANDRE RIANSYAH
300 23 Sulawesi Tengah ANDI IQBAL
301 23 Sulawesi Tengah ABDUR ROUF SUGIARTO
302 23 Sulawesi Tengah MOH. ASKIA RAHMAN
303 23 Sulawesi Tengah BAGAS
304 23 Sulawesi Tengah YUDHA PRAYOGI
305 23 Sulawesi Tengah YAHYA
306 23 Sulawesi Tengah MOH. SAHRUN H.L
307 23 Sulawesi Tengah GIAN RAFIANSYAH
308 23 Sulawesi Tengah FAROH
309 23 Sulawesi Tengah HERU PRAYOGI
310 23 Sulawesi Tengah MUH. IMRAN
311 23 Sulawesi Tengah FATIR MUH. ARSAD
312 23 Sulawesi Tengah MUH. ZULFIKRAM S. NUSI
313 23 Sulawesi Tengah RIFKY ALIF RAMADAN
314 23 Sulawesi Tengah YUSUF BURHANUDDIN
315 25 Ntb HABIL PUTRAWAN
316 25 Ntb I GEDE ARYA DHARMA PUTRA
317 25 Ntb ROBIUL HAWADI
318 25 Ntb DAFFA MUHAMMAD RIZKI
319 25 Ntb ALDI DAVIR YATNA
320 25 Ntb JAYA SUWANTO
321 25 Ntb ADE RAHMAN
322 25 Ntb AGUS MUHARI MUKTI
323 25 Ntb ANDI PURWANSYAH HASLAN
324 25 Ntb HAIRUL SALAM
325 25 Ntb MUHAMMAD SUFIAN
326 25 Ntb DINUL ISLAM
327 25 Ntb JAWAHIRUL ABRAR
328 25 Ntb MUHAMMAD FAISAL
329 25 Ntb RIYADH CAKRAWANGSA
330 26 Ntt FAUZYI
331 26 Ntt SAHRUL JIHAD
332 26 Ntt DENI JAMRONI
333 27 Maluku ADE RAMDANY TIDORE
334 27 Maluku RIZKI PAPALIA
Foto 17-Cover

SMART Kami Kembali, Kami Siap Menjemput Asa

Foto 1a

Aku terbangun dari tidur pulasku di kereta, ternyata keretaku masih tertahan di sebuah stasiun yang ku tak tahu apa namanya. Pandanganku nanar, seharusnya kalau tak tertahan mungkin aku akan sampai di SMART setelah Asar. Aku tak mau waktuku terbuang begitu saja, maka kulahap buku SBMPTN dan UN yang telah kupersiapkan sebelumnya.

Detik berubah menit; menit berubah jam, rasanya perjalanan menuju SMART lamaaa sekali, aku menatap sekeliling tampak wajah-wajah cemas dan tak sabaran teman-temanku yang lain. Ah mungkin mereka juga merasakan yang kurasakan. Lalu aku kembali terpekur ke buku yang kubaca, lalu aku kembali terlelap.

Aku terkejut karena ada tangan yang membangunkanku, ah ternyata sebentar lagi kami akan memasuki Stasiun Senen, “Alhamdulillah,” ujarku dalam hati. Pukul 08.30 pagi kami sampai juga di SMART, dengan tertib kami menuruni tangga bus dan mengambil barang bawaan kami yang super duper banyak layaknya pemudik.

Foto 1

Foto 2

Waaah senang rasanya memasuki lapangan apel yang sudah kami kenal bertahun-tahun, tiba-tiba “eh eh eh apa itu?” ujarku dalam hati, kulihat antrean mengular di depan ruang ex guru. Ooooh ternyata sedang ada pemeriksaan barang-barang yang kami bawa.

Foto 3 Foto 4

 

“Kok diperiksa sih?”

Ya jelas diperiksa, siapa yang tahu jika beberapa dari kami membawa barang yang tidak diizinkan sekolah kan? Karena lebih baik mencegah dan mengantisipasi  daripada nantinya malah membawa dampak yang tidak baik ke depannya kan? Selama beberapa lama menunggu  akhirnya pemeriksaan selesai dan tak ditemukan satu pun hal ganjil di barang bawaan kami, Alhamdulillah.

Asramaaaa kami dataaaaang!

Berbondong-bondong kami menaiki tangga asrama yang cukup curam namun ngangenin, barang bawaan kami yang berat tak menyurutkan langkah ceria kami menapaki anak tangga, riuh rendah suara kami membahana di selasar. Tanpa banyak bicara kami bersegera untuk mengeluarkan baju dalam koper dan memasukannya ke dalam lemari, membagi oleh-oleh menjadi beberapa bagian untuk warga Dompet Dhuafa Pendidikan, dan terakhir kami membersihkan kamar bersama-sama.  Senangnyaaaa.

Foto 9 Foto 10

 

Bebersih asrama selesai, saatnya bebersih diri karena Salat Jumat akan segera tiba. Kami menuju masjid dengan hati gembira, selepas Jumatan kami makan bersama di Aula Makan SMART lalu segera ke ruangan masing-masing untuk melepas kangen (kembali).

***

Azan Subuh memanggil kami yang terlelap dibalik hangatnya selimut, beberapa dari kami berinisiatif untuk membangunkan yang lain. Gontai kami berjalan ke arah masjid, namun semangat kami untuk menuntaskan kewajiban tetap besar. Lepas Subuh segelintir angkatan melakukan berbagai aktivitas di asrama, mulai dari mencuci, mengobrol, bercanda, mencuci, dan tidur lagi.

Foto 11 Foto 12

Foto 13 Foto 14

Foto 15 Foto 16

Senin  nanti kami –yang duduk di Kelas 5- akan disibukkan dengan jadwal belajar yang padat merayap dan akan sangat sesak karena harus fokus untuk sidang karya ilmiah, Try Out (TO), Ujian Nasional (UN), SNMPTN, dan SBMPTN. Untuk adik-adik kelas kami mereka akan disibukkan dengan banyaknya ulangan dan lainnya. Semua sibuk, semua memprioritaskan banyak hal, semua ingin meraih yang terbaik, dan kami yakin kami bisa mencapai yang ingin kami capai.

***

Satu tahun. Jelas bukanlah waktu yang sebentar, tetapi kami yakin keluarga kami di kampung halaman mengerti bahwa di perantauan kami tengah berjuang menggapai mimpi. Mimpi tinggi untuk membuat mereka bangga.

Foto 17-Cover

Satu hal yang pasti Pulang Kampungnya SMART tahun ini banyak hal berkesan, banyak pengalaman berharga kami petik, banyak cinta dan kasih yang diberikan orang-orang tersayang disekitar kami. Kami rindu kampung halaman, namun rasa rindu ini akan kami dekap dalam hati, jadi ketika masanya tiba semua rindu akan tercurah tanpa henti.

Pak, bu, adik, kakak, paman, bibi, nenek,kakek, kami semua di sini baik-baik saja. Mohon doanya selalu dan sampai jumpa di Pulang Kampungnya SMART tahun depan :”). (AR)

 

2

Libur Telah Usai, SMART Kami Datang!

(Bagian 1)

“Neng kono kowe ati-ati,,jogo awakmu, ojolali mangan karo dongakno ibumu neng kene. Kene kabeh ngangeni awakmu, ojolali telpon”.

Nasihat ibuku sebelum aku naik pesawat. Nasihat sejenis (disertai tangisan) terdengar diberbagai sudut. Aku yang sedari tadi duduk termangu tiba-tiba merasakan kehangatan mengalir di pipi, aku menangis, seakan lupa kalau bukan aku saja yang berada di bandara. Untung saja aku tak sendirian, semua teman seperjalananku semuanya menangis, menangis dalam dekapan orangtua masing-masing. Pemandangan langka yang hanya bisa kulihat setahun sekali. Setelah momen penuh haru, kulihat satu persatu mereka berfoto bersama keluarganya

 

2

 

4

 

Sayang momen kebersamaan tersebut harus segera selesai karena dari pengeras suara terdengar panggilan untuk penumpang tujuan Jakarta, kami bergegas menuju gate yang telah ditentukan.

“Sampai jumpa tahun depan”

Kalimat perpisahan di atas menyadarkanku kalau hari ini, Sabtu (14-1) liburan Pulang Kampungnya SMART resmi berakhir. Kami semua harus menerima kenyataan jika kesenangan di kampung halaman harus kami tinggalkan dan kami harus kembali berjuang untuk belajar demi cita yang kami dambakan. Di dalam pesawat aku termenung, membayangkan wajah-wajah terkasih yang kutinggalkan ratusan menit yang lalu, lagi-lagi aku menitikkan air mata. Pesawat pun lepas landas, terbang meninggalkan semua kenangan manis di tanah kelahiran. Jakarta kami datang.

***

Pukul 10.43 kami sampai di Bandara Soekarno Hatta, kami menunggu di pintu kedatangan bersama teman-teman lainnya. Rombongan kami tiba terlebih dahulu, itu artinya kami harus menunggu rombongan lain datang. Setelah semua rombongan tiba kami segera naik ke bus untuk menuju SMART. Selama diperjalanan di dalam bus kami saling bertukar pengalaman di kampung halaman, gelak tawa dan kisah penuh canda tak terelakkan, ramai sekali sampai sampai rasa sedih yang kurasakan sirna entah ke mana. Ah rindunya aku pada mereka.

Kalau boleh jujur aku sebenarnya sangat tak sabar ingin kembali ke SMART. Ingin segera bertemu teman-teman sejawat, guru-guru, wali asrama, dan lainnya. Selama di SMART nanti aku bertekad untuk lebih baik lagi di semester baru, aku tak mau mengecewakan orangtuaku di kampung halaman. Aku ingin membuktikan kalau aku bisa berprestasi, pokoknya aku akan berjuang.

“Hei kamu kenapa?” tanya temanku terheran-heran. Aku terperanjat seraya berkata “Gak apa-apa kok hehe”. Aku baru sadar ternyata aku nampak berbicara sendiri sambil mengepal-ngepalkan tangan ke udara, tak heran temanku kebingungan.

***

Hmmm perjalanan dari bandara ke SMART jauh sekali, sejauh mata memandang yang kulihat hanya gedung bertingkat dan kemacetan. Jenuh melanda, kubuka gawai (yang nantinya akan ku titipkan ke sekolah), kulihat foto teman-temanku yang sedang dalam perjalanan menuju SMART juga.

2 (2)

Puas berselancar di dunia maya akhirnya aku tertidur pulas. (AR)

 

Bersambung…..

26695370_542626282782750_1529561654_o

Banyak Belajar, Banyak Bermain di Pulang Kampungnya SMART

26732198_542626272782751_380926566_o

Oleh: Syehan Rizki Anesa.

Pada 15 Desember lalu adalah hari penerimaan rapor bagi seluruh siswa SMART Ekselensia Indonesia, semua siswa nampak sumringah karena setelah pembagian rapor kami kembali ke kampung halaman masing-masing. Beragam hal telah kusiapkan jauh-jauh hari; mulai dari koper berisikan pakaian,buku, barang-barang yang diperlukan selama pulang ke kampung halaman, hingga oleh-oleh khas Bogor untuk keluarga tercinta.

26732370_542626296116082_840547189_o

Malamnya kami berangkat dari sekolah menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 23.00 WIB  dengan menaiki bus pariwisata. Kami dibagi menjadi dua bus yang disesuaikan dengan terminal keberangkatan, aku yang pulang ke Pekanbaru dan turun di Terminal 1C disatukan dengan teman-teman dari Batam, Kupang, dan Bangka Belitung. Kami berdoa agar diberikan keselamatan selama perjalanan.

Kami pun menunggu waktu keberangkatan di bandara dengan tidur untuk menghemat energi. Setelah terlelap sebentar akhirnya waktu check in pun tiba, kami berpamitan kepada ustaz pembimbing dan langsung menuju ke dalam pesawat. Pesawat kami tujuan Jakarta-Pekanbaru Alhamdulillah mendarat dengan selamat pada pukul 07.25 di Bandara Sultan Syarif Kasim II. Aku , Kak Rahim, Dede, dan Malik akhirnya tiba di kampung halaman. Bahagia rasanya.

Pulang kampung kali ini selain berlibur aku dan teman-teman lainnya juga melakukan sosialisasi tentang SMART ke beberapa Sekolah Dasar (SD) di Pekanbaru didampingi oleh Kak Lily, mitra dari Dompet Dhuafa Riau.  Oh iya sosialisasi sendiri bertujuan mengenalkan SMART dan juga memberikan motivasi ke siswa siswa SD berprestasi untuk mengikuti seleksi SMART.

Secara bergantian kami memberikan penjelasan kepada mereka tentang SMART Ekselensia Indonesia. Mulai dari kegiatan belajar,kehidupan di asrama, hingga prestasi yang telah diraih SMART. Hal ini merupakan salah satu upaya dari Dompet Dhuafa Riau untuk mencari calon-calon siswa SMART Angkatan ke-15. Alhamdulillah setelah selesai melaksanakan sosialisasi banyak yang antusias bertanya tentang SMART lebih jauh lagi. Selain ke SDN 20, kami juga memberikan sosialisasi ke SD lainnya,seperti SDN 165,SDN 137, dan SDN 81.

Hari-hari selanjutnya hanya Kuisi di rumah. Melakukan kegiatan-kegiatan seperti biasa. Beberapa hari juga kuisi dengan pergi ke pasar atau toko untuk memenuhi kebutuhan selama di sekolah nanti. Seperti pakaian dan perlengkapan lainnya. Melihat diriku hanya berdiam diri di rumah sepertinya membuat ibuku memutuskan untuk mengajakku, adik, serta Malik dan Dede (kawanku di SMART) untuk berkunjung ke tempat Wisata Ulu Kasok,Candi Muara Takus, dan Sungai Hijau yang terletak di Kabupaten Kampar. Ulu Kasok ialah tempat wisata yang sedang populer di kalangan banyak orang karena menyakijan pemandangan yang terlihat seperti Raja Ampat, tak heran jika tempat ini dijuluki “Raja Ampat KW”. Butuh beberapa jam untuk bisa menjangkau lokasinya karena lokasinya yang memang agak sulit diterjang, namun semua perjuangan ke sana terbayar dengan pemandangan yang indah.

26695080_542626306116081_1450332227_o

Setelah puas berfoto-foto dan menikmati pemandangan yang indah, kami melanjutkan perjalanan ke Candi Muara Takus. Setelah tiba di sana,kami beristirahat dan makan di sebuah pondok. Senangnya bisa makan bersama, karena aku yakin bisa menguatkan tali silaturrahmi. Setelah selesai makan, kami melanjutkan berkeliling kawasan candi. Kawasan candinya tidak terlalu luas jadi kami bisa meikmatinya secara menyeluruh.

26732275_542626302782748_1747494030_o

Tidak lama berada di Candi Muara Takus, kami langsung pergi mencari tempat Wisata Sungai Hijau. Dikarenakan lokasi yang agak terpelosok menyebabkan kami beberapa kali menanyakan lokasi pada warga setempat. Setelah tiba di sana kami langsung membentang tikar, mengganti pakaian, dan langsung berenang. Saya, Malik,Dede,dan adik berenang dengan sangat bahagia. Airnya dingiiiiiiiin sekali dan arus yang cukup deras membuat berenang menjadi semakin seru. Setelah puas berenang kami  langsung pulang ke rumah masing-masing.

Alhamdulillah liburan Pulang Kampung kali ini membuatku banyak belajar terutama di bidang public speaking dan juga cara menguasai panggung, aku berharap di masa depan aku bisa menjadi public speaker handal, aamiin.

 

26735642_542626349449410_1028051847_o

IMG_20180106_170641

Liburan Penuh Makna di Awal Tahun

Oleh: Fahmi Ammar

Kelas V Jurusan IPA

 

Selama liburan, aku hanya menghabiskan waktu di rumah saja. Nonton teve, bermain gawai cerdas, bercengkrama di Facebook, dan masih banyak lagi. Ada sih beberapa kegiatan di luar rumah seperti mengantar adik ke sekolah, bermain di warnet, mengikuti kajian seru di masjid, berwisata ke Dieng dan terakhir yang menurutku terbilang sangat seru adalah ketika acara di  Pantai Anyer bersama sebuah organisasi. Tentu tak hanya pengalaman kudapatkan, tetapi juga hal lain yang membuatku semakin dewasa.

IMG_20180106_170641

Nama saya Fahmi, pada Minggu (07-01) kemarin saya mengikuti kegiatan di Pantai Anyer bersama orangtua dan teman-teman dari sebuah organisasi. Setelah melakukan berbagai persiapan, saya dan ayah pergi menuju tempat bis yang akan membawa kami ke tempat tujuan. Aku sedikit terkejut karena tak seorangpun yang kukenali, awalnya sedikit khawatir namun aku lega karnea akhirnya mengenali sesosok wajah di sana, Bagas namanya.

Ketika bus berjalan, tiba-tiba Bagas menyalakan air conditioner padahal kemarin kondisiku sedang kurang enak. Ingin kukatakan hal tersebut padanya namun tak enak, ya sudah kuberanikan diri saja mematikan ac seraya berkata “Gas, ac-nya kumatikan ya”. Alhamdulillah ternyata keputusanku tepat karena bukan aku saja yang sedang tidak enak badan, setelahnya aku terlelap. Setelah terlelap cukup lama kami tiba di Pantai Anyer, kami segera turun dari bis dan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai daerah tempat tinggal. Kelompokku berkumpul dan kami saling berkenalan satu sama lain, sesi perkenalan pun selesai. Selanjutnya kami, Kelompok Idris, mulai berjalan  menuju panggung utama untuk makan hingga waktu Zuhur tiba. Sungguh nikmat bersantap di alam apalagi ditemani pohon kelapa dan angin sepoi-sepoi yang sejuk, kami semua bercengkrama dipenuhi canda tawa.

Setelah Salat Zuhur dan menanti beberapa lama, kami melaksanakan berbagai kegiatan seru yang mengasah kemampuan kami dalam berorganisasi dan memimpin. Seru sekali karena aku bisa belajar banyak dan berkenalan dengan teman-teman hebat dari berbagai daerah.

Banyak pelajaran bisa kuambil dari kegiatan kemarin adalah jangan lupakan silaturahmi. Kenapa aku bisa berkata begini? Karena aku sedih melihat teman lama yang kukenal lama di sana namun seolah tak mengenaliku, padahal menurutku penting sekali untuk menjalin silaturahmi. Kenapa? Karena menjaga silaturahim itu banyak hikmahnya seperti rezeki bertambah, terbentuknya keberkahan, dan sebagainya. Setelah mengikuti kegiatan ini aku semakin yakin untuk mempersiapkan masa depan lebih baik lagi.

cover Annual Report DD Pendidikan 2017

Public Expose Dompet Dhuafa Pendidikan 2017

cover Annual Report DD Pendidikan 2017

Program- program pendidikan dari Dompet Dhuafa Pendidikan telah menginjak usia 24 tahun semenjak Dompet Dhuafa lahir.

Proses belajar bersama masyarakat telah menghantarkan DD Pendidikan sebagai salah satu lembaga yang konsisten dalam memperjuangkan pendidikan kaum marjinal dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Advokasi berupa program-program pendidikan sebagai solusi nyata dalam usaha mewujudkan cita-cita lahirnya negara Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Program-program DD Pendidikan telah memberikan inspirasi, dampak bagi penerima manfaat maupun lembaga lain.

Tahun 2017 DD Pendidikan melakukan proses revitalisasi program untuk memperkuat pondasi program di tahun 2018. Berbagai perbaikan dilakukan salah satunya melakukan re-branding program sekolah model SMART Ekselensia Indonesia menjadi Islamic Leadership Boarding School, pembentukan asosiasi konsultan Sekolah Literasi Indonesia untuk memperluas dampak pendampingan sekolah, menyelesaikan metode USWAH menjadi metode pembinaan kepada seluruh penerima manfaat program DD Pendidikan, perluasan wilayah program menjangkau Merauke sampai Aceh.

Program yang semakin besar penerima manfaat dan luas wilayahnya membuat DD Pendidikan terus meningkatkan kualitasnya. Berbasis tiga divisi yaitu Makmal Pendidikan, Sekolah Model dan, Beastudi Indonesia, sistem manajemen pengelolalaan sesuai standar ISO 9001:2015.

Peningkatan kualitas manajemen pengelolaan program DD Pendidikan dilakukan berdasar Research and Development disetiap program, Human Capital, sistem Knowledge Management Center, finance, marketing communication dan enggagment alumni, relawan dan komunitas pendidikan membuat kami optimis menatap masa depan pendidikan Indonesia.

Bermodal pengelolaan organisasi berbasis knowledge management yang berjalan secara efektif dan efisien guna menyongsong 25 tahun kedua dan 100 tahun Indonesia merdeka menjadi pintu pembuka harapan.

Semoga Dompet Dhuafa Pendidikan bisa terus menghasilkan program masterpiece yang berdampak lebih besar bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik berikut ini kami lampirkan Laporan Tahun 2017 dan Program Strategis Dompet Dhuafa Pendidikan tahun 2018 yang dapat diakses secara online melalui tautan berikut ini:

bit.ly/laporantahunanDDpendidikan2017

P_20171216_100915-1024x576

Sampai Berjumpa Lagi SMART!

Pulang Kampungnya SMART merupakan kegiatan besar yang dilaksanakan rutin setiap tahun agar kami dapat bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta di kampung halaman. Seperti yang  kamu ketahui jika kami semua berasal dari berbagai daerah di Indonesia, pada momen ini kami akan pulang ke kampung halaman setelah satu tahun lamanya tak pulang demi menuntut ilmu di perantauan. Kepulangan kami bukan sekadar pelepas rindu semata, tetapi juga berbagi semangat untuk menginspirasi keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.

Pulkam (2)
Seperti janji kami kemarin, kali ini kami akan mereportase kegiatan Pulang Kampungnya SMART 2017 hari kedua. Tahukah kamu kalau sebagian dari kami telah pulang ke kampung halaman masing-masing dan menyisakan mereka yang berasal dari Papua, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jogjakarta? Mereka merupakan grup terakhir yang ada di asrama, grup Jawa Timur berangkat pukul 10.00, grup Jawa Tengah berangkat pukul 13.00, Papua serta Jogja pukul 18.00. Karena jadwal berangkat berbeda dengan yang lain, maka kami memiliki banyak waktu untuk mengecek kembali barang-barang untuk dibawa. Ada perasaan sedih karena asrama tak lagi sama seperti dulu.

Pulkam (1)

Pulkam (3)

Pulkam (4)

Pulkam (5)

Asrama sudah sangat lengang, kamar-kamar terlihat sangat kosong karena pemiliknya telah pergi, beberapa siswa terlihat masih setia menunggui kamarnya, pemandangan langka yang hanya bisa kami lihat setahun sekali. Walau sepi, tetapi kamu bisa lihat kalau kami meninggalkan kamar dengan sangat rapi, kami tak ingin kebiasaan bersih yang diajarkan SMART menguap begitu saja.

Pulkam (6)

Pulkam (7)

Pulkam (9)

Pulkam (10)

Tak banyak yang kami lakukan di dalam kamar selain menghabiskan waktu dengan melihat posan foto teman-teman kami di sosmed, Alhamdulillah mereka telah sampai di tempat tujuannya masing-masing dengan selamat. Kami bahagia melihat senyum lebar mereka, rasa-rasanya senyuman itu akan kami rindukan selama beberapa minggu ke depan.

Pulkam (8)

Ketika asyik menikmati foto-foto dengan teman sekamar, tiba-tiba:

“Assalamualaikum, kepada siswa yang akan pulang kampung pukul 10.00 nanti, diharapkan segera bersiap, karena bus sudah menanti di depan”. Kami hentikan semua kegiatan dan mulai  bersiap-siap.

Pulkam (11)

Kami melirik ke arah jam, waktu masih menunjukkan pukul 09.30. Langkah kami terhenti di satu kamar, kamar teman-teman grup Papua dan Jawa Tengah (yang menjadi grup terakhir) berkumpul. Dengan berat hati kami berpamitan pada mereka. “Hati-hati ya sampai jumpa tahun depan,” menjadi kalimat “perpisahan” sebelum langkah kaki membawa kami ke bus yang telah menanti.

Pulkam (2)

Di Lapangan Apel SMART bus besar telah berdiri dengan gagahnya, seakan ia telah siap mengantar kami menuju destinasi utama. Namun sebelum berangkat kami menyempatkan diri untuk berpamitan dengan gedung sekolah tercinta.

***
“Sudah sampai di mana?” tanya salah satu teman grup Papua yang masih setia berada di SMART via pesan singkat. “Kami sudah di perjalanan menuju Kediri. Kalian sudah berangkat?” balas  kami. Sejurus kemudian datang sms balasan yang berisi “Kami masih di SMART-lah, doakan ya”. Alhamdulillah ternyata mereka masih bersabar untuk menuju kampung halaman tercinta.
Semilir angin sore membelai wajah-wajah lelah kami, kami ingin segera bertemu orang-orang terkasih di kampung. Kami berharap di Pulang Kampung tahun ini akan banyak keseruan, inspirasi, dan petualangan seru.

P_20171216_130330-576x1024

Sampai jumpa di cerita Pulang Kampung kami selanjutnya ya. (AR)

 

Foto Main poster

Libur Telah Tiba! Saatnya Pulang Kampung!

Beberapa hari terakhir asrama dipenuhi hingar bingar dan euforia Pulang Kampung yang tak terbendung. Setelah Ujian Semester berakhir beberapa waktu lalu dan bagi rapor selesai dilaksanakan hari ini, pikiran kami melayang dan serasa sudah tak berada di sekolah lagi. Kami sudah membayangkan betapa menyenangkannya bisa pulang ke rumah, bertemu ayah dan ibu, saudara-saudara, dan tentu saja kembali bertemu dengan makanan lokal favorit. Membayangkannya saja sudah membuat bahagia, apalagi kalau sudah berada di sana kan?

Pulkam (2)

Pulang Kampung merupakan kegiatan besar yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya agar kami dapat bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Seperti yang telah kamu ketahui jika kami semua berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, pada momen ini kami akan pulang ke kampung halaman setelah satu tahun lamanya tak pulang demi menuntut ilmu di perantauan. Kepulangan kami bukan sekadar pelepas rindu semata, tetapi juga berbagi semangat untuk menginspirasi keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.

Pulkam (14)

***

Hari ini (15-12) kami resmi Pulang Kampung, penantian selama ini akhirnya datang jua. Kami telah berbenah dan mempersiapkan banyak hal untuk dibawa, kami sudah mencuci hingga melipat baju, menyetrika baju, sampai membeli oleh-oleh untuk sanak saudara.

Pulkam (4) Pulkam (5)

 

Sedari pagi beberapa kakak kelas kami telah sibuk menurunkan berboks-boks kue lapis khas Bogor untuk dibagikan kepada mereka yang memesan jauh-jauh waktu sebagai buah tangan khas Bogor.

Pulkam (21)

Beberapa dari kami juga sibuk ke sana ke mari seperti orang kebingungan, mengemas ini itu, padahal yang kami bawa tak banyak. Beberapa dari kami masyuk bermain gitar, menjahit, membaca buku di asrama dan Perpustakaan Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan, hingga mencukuri rambut kawan lainnya.

Pulkam (3) Pulkam (19)

Pulkam (7)

Pulkam (15) Pulkam (6)

 

Untuk pulang kampung kali ini kami dibagi ke dalam tiga kelompok, kelompok mereka yang naik pesawat terbang, naik kereta, dan naik bus. Jadwal keberangkatan beserta nama ketua kelompok dan pendamping pun telah kami kantongi, hanya satu yang belum kami kantongi yakni tiket pulang. Menurut kabar yang berhembus ternyata tiket baru akan diberikan lepas Isya nanti. Pihak asrama dan sekolah memaparkan beberapa hal terkait Pulang Kampung tahun ini termasuk jadwal keberangkatan, juga banyak menjelaskan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama di kampung halaman. Sesudah memberikan pemaparan pihak asrama membagi kami berdasar bus yang kami naiki.

 

***

Pagi jadi siang, siang jadi sore, sore jadi malam. Waktu berlalu sangat cepat namun rasanya kegiatan kemas mengemas tak kunjung selesai. Asrama sudah mulai lengang, tapi masih saja ada yang masih panik mau membawa apa untuk pulang ke kampung halaman hihi. Teman-teman kami yang berdomisili di Jabodetabek telah kembali sehari sebelumnya namun ada juga yang baru pulang hari ini.

Pulkam (18)

Menjelang dini hari nanti teman-teman kami yang berasal dari Lampung, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan lainnya akan berangkat menuju Bandara Soekarno Hatta. Menyisakkan mereka yang berasal dari Papua dan Jawa, konon mereka akan berangkat ke kampung halaman masing-masing pada keesokan harinya. Ah seketika SMART yang biasanya ramai menjadi sangat sepi, sepi sekali.

Pulkam (17)

Ini baru babak pertama reportase Pulang Kampung SMART 2017, nantikan reportase lanjutan tulisanya esok ya. (AR)

 

IMG_7490

Ini Dia Ekspresi Kami ketika Bagi Rapor

IMG_7490

Oleh: Muhammad Zikru Rahman, Alumni SMART Angkatan 9, Berkuliah di UNPAD Jurusan Komunikasi

Ingin rasanya berbagi hasil observasiku seputar ekspresi yang muncul selama musim bagi rapor datang selama aku bersekolah di SMART. Biasanya kalo di akhir semester pasti ada yang namanya pembagian rapor, betul gak? Ketika masuk pembagian rapor nasib kalian seolah dipertaruhkan untuk bisa melaju ke semester selanjutnya. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, bagi rapor tahun ini nampak lebih greget karena ekspresi yang muncul lebih banyak dari sebelumnya dan aku harus menerima kenyataan kalau ternyata ini menyenangkan.

Di bawah ini merupakan beberapa ekspresi yang aku temukan di SMART, unng kalau di luar SMART aku gak tau sih hehe. Mau tahu apa saja? Yuk disimak

Gembira

Ini ekspresi pertama yang selalu kutemukan tiap tahunnya. Kamu semua pasti tahulah wajah gembira seperti apa. Senyum terukir di wajah, 2 cm kanan dan 2 cm kiri, mata berbinar seakan masa depan penuh kegemerlapan, dan seterusnya. Biasanya mereka yang mendapatkan nilai wow yang akan menampilkan ekspresi ini.

Biasa Saja

Ini ekspresi wajahku banget, soalnya terlihat cool. Uhuk. Mereka yang berekspresi seperti ini biasanya mendapatkan nilai yang biasa-biasa saja atau nilainya bagus sekali hanya saja tak mau terlihat sombong. Nah, kalo aku  biasanya sih masuk yang bagus banget, tapi bohong

Pura-pura Biasa

Ekspresi yang sebenarnya butuh hiburan karena nilai mereka biasanya jatuh namun mencoba untuk tak terlihat sedih dihadapan siswa lain.

Menangis Berlinang Air Mata

Ini ekspresi yang muncul akibat tidak naik kelas. Biasanya hanya adik-adik kelas yang terjangkit saja yang memiliki ekspresi ini, kalau yang sudah duduk di bangku SMA sih kebanyakan bersikap seakan tak peduli padahal nyesek.

Senyum Tegar dan Berkaca-kaca

Ekspresi ini muncul khusus untuk mereka yang duduk di bangku SMA. Nilai mereka jelek, tapi mereka tidak ingin memasang ekspresi menangis sambil berlinang air mata, apalagi di depan adik-adik kelas. Pasti sangat memalukan.

Nah itulah macam-macam ekspresi yang yang aku tangkap selama pembagian rapor di SMART dari tahun ke tahun, tapi tentu saja observasiku ini hanya sekadar observasi biasa dan tak mendalam dan tak bisa dijadikan tolak ukur, tapi aku senang. Ah aku jadi penasaran bagaimana ekspesi adik-adik kelasku nanti ketika pembagian rapor.