,

FOKUS!

IMG-20180228-WA0000(1)

Di SMART Ekselensia Indonesia para siswanya diajarkan banyak keahlian melalui ragam ekstrakulikuler yang diadakan sekolah, salah satunya Pencak Silat. Dalam sejarah panjangnya di SMART, ekstrakulikuler  ini telah menyabet berbagai penghargaan hingga tingkat nasional. Alhamdulillah pada 15 Februari lalu tim silat SMART Ekselensia Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Kota Baru Open 2018 yang diadakan oleh Satria Muda Indonesia (SMI) Tingkat Nasional.

Kejuaraan silat yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan silat seperti Tapak Suci, Pagar Nusa dan perguruan silat lainnya diadakan di Kota Baru, Bekasi. SMART sendiri mengirimkan empat kontingen untuk berlaga di ajang bergengsi tersebut antara lain Nefri, Ijat, Edi, dan Dendi Anugrah Pratama. Keempatnya terplih untuk mengikuti kejuaraan silat ini karena memenuhi kualifikasi yang menjadi syarat utama mengikuti kejuaraan. Banyaknya sekolah yang berpartisipasi tak menyurutkan semangat mereka menyabet gelar juara.

Dendy yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan duduk di kelas VII A mengaku gugup lantaran ini kali pertama ia turut serta berkompetisi di bidang silat, namun ia teringat nasihat Master Khairul kalau tak boleh panik dan jangan memandang tubuh lawan ketika bertanding. Selain itu menurutnya ia harus mengincar lawan jarak dekat serta presisi agar serangan yang dilakukan maksimal.

“Saya masuk ke dalam kategori Fight untuk Kelas E dengan berat 39 kg, ketika bertanding anggota tim yang lain menyemangati saya agar bertanding dengan baik. Karena itulah saya bertekad agar tak lesu dan fokus saat bertanding,” ujarnya penuh semangat.

Berkat usaha, tekad, dan kemauan kerasnya untuk terus berprestasi, Alhamdulillah Dendy berhasil meraih medali emas dan mampu mengharumkan nama SMART di jagat silat. “Saya bersyukur, senang sekali bisa menang karena ini pertama kalinya saya berkompetisi dan langsung juara,” ucapnya bahagia. “Saya juga sudah menghubungi orangtua di rumah dan mereka bangga sekali, hanya saja keduanya sempat bertanya apakah saya cedera atau tidak, saya jawab saja tidak Alhamdulillah,” lanjutnya penuh haru.

Termotivasi, itulah kata pertama yang Dendy sampaikan terkait pengalamannya memenangkan kejuaraan Kota Baru Open 2018, ia berujar ingin lebih baik lagi dalam silat karena lawan yang ia hadapi bukan sekadar lawan biasa melainkan orang-orang hebat dengan kemampuan mumpuni.

“Saya ingin terus belajar serta berlatih sungguh-sungguh dan rajin menghapal gerakan-gerakan silat setiap dua kali seminggu agar kemampuan saya meningkat,” tuturnya. “Di ekstrakulikuler  silat saya diajarkan untuk selalu fokus, hal tersebut sangat membantu saya untuk fokus juga ketika belajar di kelas. Saya berharap teman-teman di SMART dan teman-teman di luar sana juga bisa menerapkan hal ini (fokus.red) supaya bisa terus mengukir prestasi hebat,” tutupnya.

Selamat Dendy, terus pertahankan prestasimu ya (AR).