Kami Tidak Takut! UNBK 2018 Akan Kami Taklukkan

SMART Ekselensia Indonesia

Kami Tidak Takut! UNBK 2018 Akan Kami Taklukkan

 

Rasa baru kemarin kami melaksanakan sidang Karya Ilmiah Siswa SMART (KAISS), tetiba Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 sudah datang saja. Sekadar informasi untuk kalian, Ujian Nasional (UN) tahun ini kami menggunakan sistem berbasis komputer alias UNBK seperti tahun sebelumnya. “Lalu apa sih UNBK?” Mungkin sebagian dari kamu  belum tahu apa itu UNBK, UNBK adalah Ujian Nasional Berbasis Komputer atau biasa juga disebut Computer Based Test (CBT) di mana sistem pelaksanaannya menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada 2014 secara daring (online.pen) dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Selanjutnya secara bertahap pada 2015 lalu akhirnya dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-daring yaitu soal dikirim dari peladen (server.pen) pusat secara daring melalui jaringan (sinkronisasi) ke peladen lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh peladen lokal (sekolah) secara luring (offline.pen). Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari peladen lokal (sekolah) ke peladen pusat secara daring. Yang jelas kami telah mempersiapkan dengan baik segala sesuatu yang berhubungan dengan ujian yang –katanya- menentukan nasib kami di masa depan ini.

Jauh sebelum UNBK tiba kami sudah sibuk belajar, belajar, istirahat, belajar, dan belajar. Kelihatannya belajar melulu ya? Padahal tidak juga kok, ada waktu di mana kami bisa bersantai, bahkan mungkin terlalu santai hehe. Mulai hari ini, Senin (09-04) hingga Kamis (12-04) kami akan berjuang dan bertarung dengan soal-soal yang menentukan kelulusan kami. Keheningan jelas menyelimuti SMART, karena selama Kelas XII melaksanakan UNBK, kelas di bawahnya (kelas VII, VIII, IX, X) tidak boleh ribut untuk menghormati kakak-kakak kelas yang sedang melaksanakan UNBK; para adik kelas juga dilarang ke Laboratorium Komputer SMP, tempat dilaksanakannya UNBK.

Dari tahun ke tahun ada ritual yang selalu kami lakukan sebelum masuk ke kelas untuk melaksanakan ujian lho, pukul 06.30 WIB kami sudah berkumpul di masjid untuk melaksanakan Salat Duha agar hati lebih tenang, sekaligus meminta kemudahan ketika mengerjakan soal yang diujikan. Setelahnya kami berkumpul untuk doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah. Ketika dirasa cukup dan hati kami sudah lebih tenang kami baru diizinkan masuk ke kelas. Berbeda dengan ujian di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini peserta ujian dibagi menjadi tiga shift yakni pukul 07.30-09.30 untuk Kelompok 1, pukul 10.30-12.30 untuk Kelompok 2, dan pukul 14.00-16.00 untuk Kelompok 3. Lalu kenapa dikelompokkan? Karena mencegah terjadinya keriuhan dan koneksi yang kurang stabil, oleh karenanya ujian dibagi menjadi tiga bagian.

Tahukah kamu kalau setiap tahunnya SMART (Alhamdulillah) berhasil meluluskan semua muridnya dan rerata capaian sekitar 97% diterima di PTN kenamaan? Oleh karenanya banyak pihak yakin kalau UNBK 2018 mampu membuat SMART meluluskan semua siswa-siswanya dan masuk PTN favorit, aamiin.

“Jujur deg-degan banget, tapi karena sudah belajar dan yakin pasti bisa, jadinya tak khawatir lagi. Bismillah saja pokoknya,” ujar Iqbal, Kelas XII IPS, harap-harap cemas. “Kalau saya sih yakiin bisa, saya merasa percaya diri sekali hari ini,” kata Devon, Kelas XII IPA, menimpali.

P_20180409_091509_HDR

Ada 53 siswa yang mengikuti UNBK, selama empat hari kami akan berjuang menyelesaikan mata pelajaran yang  di-UNBK-kan. Untuk mata pelajaran yang diujikan sendiri antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Lalu ada satu hari khusus untuk mata pelajaran pilihan yakni Biologi, Fisika, dan Kimia untuk jurusan IPA. Ekonomi, Geografi, Sosisologi untuk jurusan IPS.

Oh iya sekadar informasi untuk kalian, kalau setiap tahunnya banyak juga lho teman-teman kita yang stres menjelang dan saat ujian tiba, pun kami merasakan hal yang sama. Selain (mungkin) karena kurangnya persiapan dan kesiapan, bisa juga karena standar yang dipatok lumayan tinggi. Nah kami ada beberapa tips nih untuk kalian agar tidak stres menghadapi UNBK tahun depan:

  1. Kamu harus siap lahir batin! Jangan anggap UNBK sebagai momok menakutkan, anggap saja ulangan biasa dengan soal yang lebih menantang.
  2. Persiapkan mental dan diri sebaik mungkin, karena yang tahu kapasitasmu kan hanya kamu.
  3. Banyak-banyak berdoa karena kekuatan doa itu maha dahsyat.
  4. Jangan lupa sarapan sebelum ke sekolah, karena sarapan terbukti mampu menambah daya konsentrasi.
  5. Percaya diri dan jangan pernah menyontek!
  6. Kerjakan soal yang menurut kamu paling mudah.

Semoga tips tersebut membantumu

Kami mohon doamu ya, semoga kami bisa mengerjakan soal dengan baik, mendapatkan nilai yang baik, dan bisa masuk PTN yang kami inginkan. Kami juga mendoakan agar kalian semua juga lulus dengan nilai terbaik aamiin! Doakan kami juga ya Sobat SMART! (AR)

#SMARTSemangat #Ritme