Karena Alumni Mampu Menginspirasi

Screenshot_20180316-200224_1

“Meraih PTN terbaik memang tidak mudah. Kuatnya usaha dan mentalitas berpengaruh besar terhadap keberhasilan meraih PTN yang dicita-citakan. Hal itu bukanlah mustahil, kita bisa meraihnya!,” seru Kak Kurnia Sandi Girsang, Alumni SMART Ekselensia Indonesia angkatan IV yang kini menjadi mahasiswa di Fakultas Teknologi Industri ITB, menyemangati dan membangkitkan semangat para siswa Kelas V untuk meraih PTN terbaiknya dalam salah satu diskusi.

Sore itu tidak seperti biasanya. Pada Minggu (18-03) sebanyak 53 siswa Kelas V mengikuti kegiatan 9 bertajuk “Alumni Menginspirasi”. Kegiatan ini diinisiasi oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMART Ekselensia Indonesia dengan tujuan memberikan inspirasi dan dorongan untuk sukses berdasarkan pengalaman nyata alumni SMART Ekselensia Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 6 orang alumni yang berasal dari berbagai PTN favorit datang langsung untuk berbagi pengalamannya perihal dunia perkuliahan, mulai dari perencanaan masuk, kehidupan kampus, organisasi hingga perencanaan karir pasca kuliah.

Acara alumni menginspirasi dibuka dengan acara diskusi panel antara kakak alumni dengan siswa-siswa Kelas V. Salah satu alumni, yaitu Kak Sandi, berbagi cerita mengenai perjuangan awalnya masuk kampus terbaik. Beliau mengatakan bahwa untuk masuk ke kampus favorit butuh perjuangan dan pengorbanan yang besar. “Saya berlatih sekitar 300 soal perhari di 2 bulan terakhir menuju SBMPTN. Target saya memang besar yaitu FTI ITB tapi saya sadar bahwa hal tersebut butuh perjuangan dan pengorbanan yang besar dalam banyak hal,” kata Kak Sandi. “Saya juga yang menentukan nasib saya sendiri untuk benar-benar sukses atau benar-benar gagal,” tambahnya.

Tidak hanya perjuangan awal masuk kampus terbaik, para alumni menyampaikan pula mengenai spesifikasi jurusan dari masing-masing bidang, baik rumpun sosial maupun rumpun sains. Hal ini dimaksudkan untuk menambah wawasan siswa Kelas V dalam pemilihan jurusan dalam SNMPTN maupun SBMPTN.

Salah satu Alumni yang berbagi tentang hal tersebut adalah Kak Rizky dan Kak Khairunnas yang mewakili bidang sains dan sosial. Mereka menyampaikan bahwa setiap jurusan di masing-masing kampus kurikulumnya sama. Hal yang membedakan adalah keseriusan masing-masing personal dalam menempuh pendidikannya selama kuliah. “Sebenarnya tidak ada perbedaan yang mendasar dalam sebuah jurusan yang sama di masing-masing kampus,” ujar Kak Khairunnas. Kita juga bisa memaksimalkan potensi dalam bidang akademik dengan rajin berlatih soal tahun-tahun sebelumnya. “Kita bisa meraih nilai yang baik salah satunya dengan rajin berlatih soal tahun-tahun sebelumnya karena ada beberapa mata kuliah yang menggunakan pola soal yang sama,” tambah Kak Khairunnas.

Selain berbagi mengenai spesifikasi jurusan di kampus, para alumni berbagi pengalaman mereka dalam dinamika kehidupan dan organisasi yang ada di kampus. Salah satu alumni, yaitu Kak Reza yang berasal dari IPB menuturkan bahwa banyak pilihan untuk mengikuti organisasi kampus. Hal tersebut dapat berdampak positif dan negatif bagi kita sebagai orang yang menjalankannya. Salah satu hal positifnya kita dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan kita sekaligus menambah relasi kita dengan orang-orang di dunia luar.

Hal terakhir yang dibagikan oleh para alumni adalah perencanaan karir pasca kuliah. Salah satu alumni yang membagikan pengalaman tersebut adalah Kak Cahya. Beliau menuturkan bahwa kita dapat berlatih untuk berani tampil di depan publik karena hal tersebut merupakan salah satu nilai penting dalam dunia kerja. “Kita juga dapat berlatih untuk memulai karir saat kuliah, salah satunya dengan mengajar bimbel ataupun menjadi asisten riset,” tutur Kak Cahya.

Pada akhir kegiatan “Alumni Menginspirasi” para siswa kelas V dibangkitkan kembali semangatnya untuk meraih PTN yang dicita-citakan. Semoga harapan untuk meluluskan 100 persen siswa SMART masuk PTN terbaik tercapai dan berjalan dengan lancar serta optimal. (SR)