Kemerdekaan ala SMART

Oleh: Asep Rogia, Kesiswaan SMART Ekselensia Indonesia

Orang berjuang itu harus ikhlas. Kita berjuang dan bukan sekadar bekerja. Berjuang itu bagai terus memberi dan memberi, bukan hanya mengambil hasil baru memberi, atau (na’udzubillah) hanya berorientasi pada mengambil untung dari hasil saja. Berjuang itu standarnya Allah swt., bukan persepsi orang, bukan pula nominal keduniaan. kalau orientasi ikhlas ini hilang, maka namanya jelas bukan lagi perjuangan tapi penghambaan kepada dunia.

Tidak akan ada kata Merdeka sebelum rasa terjalin untuk bisa bersatu. Berukhuwah, bersaudara, saling memiliki, saling melindungi, saling memercayai, saling membantu, dan saling mencintai antar sesama muslim. Para siswa di SMART selalu diajarkan pentingnya menjaga ukhuwah ini. Agar mereka paham bahwa bagaimanapun keras dan terjalnya perjuangan ini, tidak akan terwujud tanpa adanya ukhuwah islamiyyah yg kokoh.

Merdeka…… Inilah manifestasi tauhid yg diajarkan di SMART. Bahwa saya tidak akan tunduk kecuali kepada Allah, bahwa saya tidak mengikuti perintah siapapun kecuali perintah Allah, bahwa saya tidak akan meninggalkan hal apapun, kecuali hal itu dilarang oleh Allah, saya tidak akan menghamba kecuali kepada Allah…manifestasi tauhid inilah yg merupakan tolak ukur kemerdekaan yg hakiki.

Wallahualam.

Komentar

komentar



Donasi Pendidikan
Mari bantu anak-anak Indonesia agar merdeka dari kemiskinan dan kebodohan melalui :

Yys Dompet Dhuafa Republika
Rekening BNI Syariah 2880 2880 13

Kantor:
Bumi Pengembangan Insani Jl. Raya Parung Bogor KM, 42 Ds. Jampang Kec. Kemang Kab. Bogor Jawa Barat 16310

Telp:
(0251) 8610817, 861818, 8612044