SMART Kami Kembali, Kami Siap Menjemput Asa

Foto 1a

Aku terbangun dari tidur pulasku di kereta, ternyata keretaku masih tertahan di sebuah stasiun yang ku tak tahu apa namanya. Pandanganku nanar, seharusnya kalau tak tertahan mungkin aku akan sampai di SMART setelah Asar. Aku tak mau waktuku terbuang begitu saja, maka kulahap buku SBMPTN dan UN yang telah kupersiapkan sebelumnya.

Detik berubah menit; menit berubah jam, rasanya perjalanan menuju SMART lamaaa sekali, aku menatap sekeliling tampak wajah-wajah cemas dan tak sabaran teman-temanku yang lain. Ah mungkin mereka juga merasakan yang kurasakan. Lalu aku kembali terpekur ke buku yang kubaca, lalu aku kembali terlelap.

Aku terkejut karena ada tangan yang membangunkanku, ah ternyata sebentar lagi kami akan memasuki Stasiun Senen, “Alhamdulillah,” ujarku dalam hati. Pukul 08.30 pagi kami sampai juga di SMART, dengan tertib kami menuruni tangga bus dan mengambil barang bawaan kami yang super duper banyak layaknya pemudik.

Foto 1

Foto 2

Waaah senang rasanya memasuki lapangan apel yang sudah kami kenal bertahun-tahun, tiba-tiba “eh eh eh apa itu?” ujarku dalam hati, kulihat antrean mengular di depan ruang ex guru. Ooooh ternyata sedang ada pemeriksaan barang-barang yang kami bawa.

Foto 3 Foto 4

 

“Kok diperiksa sih?”

Ya jelas diperiksa, siapa yang tahu jika beberapa dari kami membawa barang yang tidak diizinkan sekolah kan? Karena lebih baik mencegah dan mengantisipasi  daripada nantinya malah membawa dampak yang tidak baik ke depannya kan? Selama beberapa lama menunggu  akhirnya pemeriksaan selesai dan tak ditemukan satu pun hal ganjil di barang bawaan kami, Alhamdulillah.

Asramaaaa kami dataaaaang!

Berbondong-bondong kami menaiki tangga asrama yang cukup curam namun ngangenin, barang bawaan kami yang berat tak menyurutkan langkah ceria kami menapaki anak tangga, riuh rendah suara kami membahana di selasar. Tanpa banyak bicara kami bersegera untuk mengeluarkan baju dalam koper dan memasukannya ke dalam lemari, membagi oleh-oleh menjadi beberapa bagian untuk warga Dompet Dhuafa Pendidikan, dan terakhir kami membersihkan kamar bersama-sama.  Senangnyaaaa.

Foto 9 Foto 10

 

Bebersih asrama selesai, saatnya bebersih diri karena Salat Jumat akan segera tiba. Kami menuju masjid dengan hati gembira, selepas Jumatan kami makan bersama di Aula Makan SMART lalu segera ke ruangan masing-masing untuk melepas kangen (kembali).

***

Azan Subuh memanggil kami yang terlelap dibalik hangatnya selimut, beberapa dari kami berinisiatif untuk membangunkan yang lain. Gontai kami berjalan ke arah masjid, namun semangat kami untuk menuntaskan kewajiban tetap besar. Lepas Subuh segelintir angkatan melakukan berbagai aktivitas di asrama, mulai dari mencuci, mengobrol, bercanda, mencuci, dan tidur lagi.

Foto 11 Foto 12

Foto 13 Foto 14

Foto 15 Foto 16

Senin  nanti kami –yang duduk di Kelas 5- akan disibukkan dengan jadwal belajar yang padat merayap dan akan sangat sesak karena harus fokus untuk sidang karya ilmiah, Try Out (TO), Ujian Nasional (UN), SNMPTN, dan SBMPTN. Untuk adik-adik kelas kami mereka akan disibukkan dengan banyaknya ulangan dan lainnya. Semua sibuk, semua memprioritaskan banyak hal, semua ingin meraih yang terbaik, dan kami yakin kami bisa mencapai yang ingin kami capai.

***

Satu tahun. Jelas bukanlah waktu yang sebentar, tetapi kami yakin keluarga kami di kampung halaman mengerti bahwa di perantauan kami tengah berjuang menggapai mimpi. Mimpi tinggi untuk membuat mereka bangga.

Foto 17-Cover

Satu hal yang pasti Pulang Kampungnya SMART tahun ini banyak hal berkesan, banyak pengalaman berharga kami petik, banyak cinta dan kasih yang diberikan orang-orang tersayang disekitar kami. Kami rindu kampung halaman, namun rasa rindu ini akan kami dekap dalam hati, jadi ketika masanya tiba semua rindu akan tercurah tanpa henti.

Pak, bu, adik, kakak, paman, bibi, nenek,kakek, kami semua di sini baik-baik saja. Mohon doanya selalu dan sampai jumpa di Pulang Kampungnya SMART tahun depan :”). (AR)