Training Motivasi UN: Totalitas bukan Formalitas

Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2018, SMP dan SMA SMART Ekselensia Indonesia mengadakan Training Motivasi UN bagi para siswa. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (02-03) bertempat di Aula Al Insan ini dihadiri oleh 40 siswa SMP dan 53 siswa SMA serta beberapa guru yang mendapatkan suntikan motivasi dari trainer ABCo, Kang Fajar.

Dalam materinya, Kang Fajar membuat suasana dengan hangat dan bersemangat dengan slide dan audio visual yang menyengat. Menurut beliau, menjadi seorang pelajar, penting untuk memaknai perubahan. Ujian Nasional bisa dikatakan musim peralihan menuju sebuah perubahan status seorang pelajar. Siswa SMP nantinya akan berubah status menjadi siswa SMA dan siswa SMA akan menempuh perkuliahan.

Salah satu video yang diputarkan, nampak seorang Indian yang menunggangi kuda. Dia memacu kudanya agar tidak tertangkap oleh gerombolan pasukan lain. Beberapa rintangan yang menghalangi dapat dilewati hingga mereka terdesak di ujung jurang. Pada titik krusial ini, sang Pemuda meyakinkan hati untuk melompat bersama kudanya. Setelah ambil ancang-ancang, sang Pemuda menerjang angin dan melayang di antara dua tebing. Dengan mantap, mereka mendarat di seberang tebing dan pada akhirnya selamat dari kejaran serdadu.

Kang Fajar menyiratkan bahwa tantangan pasti akan datang, pertanyaannya, apakah kita akan memilih melompat menuju status baru penuh keyakinan atau menyerah. Karena pada fitrahnya, kita lahir dari sebuah perjuangan. Sejak di dalam rahim, embrio kita sudah bersaing dengan ribuan tantangan hingga berhasil lahir dan tumbuh sebagaimana hari ini. Bukankah kita sudah melewati masa dimana kaki-kaki mungil kita tertatih-tatih menjejakkan langkah demi langkah agar kita dapat berjalan bahkan berlari. Inilah bukti bahwa kita adalah pejuang tangguh.

UN serupa tebing yang penting dilangkahi untuk membuktikan kelayakan dan kepatutan menyandang status perubahan itu.

Perjuangan menjadi pemenang memang bukan hal yang mudah tapi ada prinsip yang harus dipegang teguh yang membuatnya indah. Prinsip yang meyakini bahwa tujuan kita jelas dan mulia karena Allah Maha Tinggi dan Maha Mulia. Menyandarkan tujuan kepada-Nya tentu adalah sumber kekuatan utama. Prinsip optimis pasti ditolong-Nya karena Allah Maha Besar dan Maha Penolong. Dialah yang memiliki alam semesta dan mudah saja untuk mengatur urusan hamba-Nya. Tak kalah pentingnya, prinsip tekun belajar dan mengajarkan karena Allah Maha Adil, Maha Bijaksana dan Maha Tahu Segalanya. Allah tahu yang terbaik bagi hamba-Nya yang berusaha sungguh-sungguh memperjuangkannya.

Pada penghujung training, Kang Fajar, membuka kelapangan hati para siswa dengan perenungan mendalam. Merenung tentang apa arti sebuah perjuangan, kesungguhan dan dukungan sahabat, orang tua dan guru serta orang-orang sekitar yang turut berdoa dan memperjuangkan mereka.

Lembaran putih dilayangkan agar satu per satu siswa menulis jurus pamungkas yang menjadi resolusi beberapa bulan ke depan hingga impian yang dicita-citakan bersama dapat terwujud. Lebih giat belajar, latihan soal-soal yang pernah keluar beberapa tahun belakangan, menyiapkan mental, serta memperbaiki kualitas silaturrahim, ibadah dan doa-doa.

Training ini dipahat manis dengan itikad untuk menjadi lebih baik dan bersiap siaga menghadapi Ujian Nasional dan ujian-ujian lain yang menantang. Para siswa sudah menempuh proses pendidikan sekian tahun serta bimbingan belajar setiap pukul 06.00 pagi sejak bulan Oktober. Harapan kami, semoga para siswa dapat lulus dengan hasil terbaik dan membanggakan aamiin (SYHTR).