Temanku Si Sunyi

Karya Muhammad Habibur Rohman

Alumni SMART Angkatan 9 Berkuliah di FIB UNS

 

Bagi Kesunyian

Bagi kesunyian

Hening adalah bunga

Atau semacam cahaya

Yang menyala di rimbun angkasa

 

Bagi kesunyian

Senyap bukan ketiadaan

Atau tahun-tahun yang usang

Yang begitu jauh dan terlupakan

 

Sajak ini, bagimu

Hanyalah semacam nyanyian

Pada suatu pagi, pada sebuah kesunyian

 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440H, Sob!

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَا وَمِنْكُمْ. جَعَلَنَا الله وَإِ يَّاكَ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ كُلُّ عَامٍّ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Semoga Allah SWT, menerima amal kita semua dan kita termasuk orang-orang yang kembali suci serta selalu dalam kebaikan aamiin. Selamat berlibur ya Sob!

Mohon maaf lahir dan batin

Kamu Kudu Tahu Sunah Idul Fitri Di Sini!

 

Hari Raya Idul Fitri menjadi hari spesial bagi Muslim seluruh dunia, namun ada baiknya sebelum merayakan Idul Fitri kita melaksanakan sunnah Nabi seperti yang akan kami jelaskan di bawah ini:

 

Pertama: Ketika akan melaksanakan Salat Ied kita dianjurkan membersihkan badan dengan mandi dan memakai wangi-wangian. Dari Ibnul Qoyyim rahimahullah: “Dan Nabi Saw. memakai pakaian yang paling indah pada dua hari raya, maka beliau memiliki pakaian khusus yang dipakainya pada dua hari raya dan hari Jum’at”.

 

Kedua: Sebelum melaksanakan Salat Ied kita disarankan untuk makan terlebih dulu. Dari Anas Ra: “ Rasulullah Saw. tidak keluar pada pagi hari Iedul Fitri sehingga beliau memakan beberapa biji kurma dan beliau memakannya dalam jumlah yang ganjil”.

 

Ketiga: Pergi satu jalan dan pulang dari jalan yang lain. Dari Jabir ra berkata: Bahwa Rasulullah Saw. pada hari Ied (pergi dan pulang) pada jalan yang berbeda.

 

Keempat: Disunahkan mengerjakan Salat Ied di tanah lapang

 

Kelima: Mengumandangkan takbir sejak tenggelamnya matahari pada malam Ied dan diwajibkan sebagian ulama berdasarkan firman Allah Swt. dalam surat Al Baqarah ayat 185.

 

Keenam: Mengucapkan selamat di Hari Raya Iedul Fitri. Diceritakan dari sebagian sahabat bahwa mereka berkata pada hari Ied:

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ

(Taqabbalallahu minna wa minkum)

Yang artinya, semoga Allah menerima (puasa dan amal) dari kami dan (puasa dan amal) dari kalian.

Dalam riwayat sahabat dan salafush shalih yang sampai kepada kita, jawaban taqabbalallahu minna wa minkum adalah doa yang sama: taqabbalallahu minna wa minkum.

 

Ketujuh: Bergembira pada Hari Raya Idul Fitri. Imam Abu Dawud menerangkan dari hadis sahabat Anas berkata: “Pada suatu waktu Nabi datang ke Madinah, di sana penduduk Madinah sedang bersuka ria selama dua hari. Lalu Nabi bertanya “Hari apakah ini (mengapa penduduk Madinah bersuka ria)?” mereka menjawab ”dulu semasa zaman jahiliyah pada dua hari ini kami selalu bersuka ria”. Kemudian Rasulullah Saw. bersabda “Sesungguhnya Allah Swt. telah mengganti dalam Islam dua hari yang lebih baik dan lebih mulia yaitu Idul Adha) dan Idul Fitri”.

 

Surah Al-A’la adalah surat ke 87 dalam Al Qur’an tergolong surat makiyyah yang terdiri atas 19 ayat. Dinamakan Al A’laa berarti Yang Paling Tinggi diambil dari perkataan Al A’laa dan terdapat pada ayat pertama surat ini.

“Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) Maka kamu tidak akan lupa. Kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi” (QS. 87: 6-7).

Allah menjaga wahyu dan kitab-Nya dengan menurunkan malaikat Jibril yang terus memantau hafalan Nabi Muhammad Saw. dan mengeceknya terus. Sebagian ulama mengartikan bahwa Nabi Muhammad Saw dikaruniai hafalan sangat kuat sehingga tidak akan lupa. Kecuali hal-hal yang dikehendaki oleh Dzat Yang Maha Tahu. Dan hal tersebut tidak terjadi.

Tradisi Lebaran Ini Cuma Ada di Indonesia Sob!

Seperti yang kamu tau Sob kalau Lebaran menjadi momen paling ditunggu umat muslim di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, sebab saat perayaan Lebaran lah tradisi-tradisi unik naik ke permukaan. Kami yakin kamu pasti penasaran kan dengan tradisi unik Lebaran di Indonesia? Berikut empat tradisi Lebaran yang bisa kamu temui di Indonesia.

1. Beli baju baru

Salah satu tradisi yang rutin dilakukan orang Indonesia saat menjelang lebaran ilah membeli baju baru. Tak perlu heran jika mendapati pusat perbelanjaan besar bak pasar rakyat karena pengunjungnya tumpah ruah memenuhi tiap sudut lokasi diskon di sana.

 

2. Mudik

Untuk para perantau Lebaran menjadi momen sakral untuk pulang ke kampung halaman setelah sekian lama tak menemui sanak saudara. Pulang ke kampung halaman alias mudik menjadi tradisi yang pasti dilakukan setiap menjelang Lebaran. Uniknya para pemudik ini membawa banyak sekali barang dari kota sebagai buah tangan untuk saudara yang ada di kampung halaman.

 

3. Takbiran keliling

Malam menjelang Lebaran ialah malam paling dinanti, suasana di jalanan terlihat sangat meriah dengan takbiran keliling. Anak-anak hingga orang dewasa turut memeriahkan kegiatan ini sembari memekikkan kalimat takbir sebagai tanda kemenangan keesokan hari.

 

4. Halalbihalal

Halalbihalal atau saling mengunjungi sanak saudara dan kerabat untuk saling bermaaf-maafan menjadi tujuan dari Lebaran itu sendiri. Sebagai hari suci, Idul Fitri akan terasa sia-sia jika tidak saling meminta maaf dan saling memaafkan. Selain untuk ajang maaf-maafan, Halalbihalal juga menjadi ajang silaturahmi untuk saling mengunjungi tetangga dan anak saudara sambil menikmati ragam santapan khas Lebaran.

Saatnya Kita Raih Kemuliaan Malam Qadr Sob

 

“Sesungguhnya kami telah menurunkan Al-Quran pada malam Qadar. Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar” (QS Al-Qadr 1-5).

 

Sob, yuk manfaatkan 10 hari terakhir Ramadan ini untuk raih kemuliaan di malam Qadar! Caranya? Perbanyak ibadah di malam hari, bisa tilawah, salat malam, berzikir, tafakur (kontemplasi) dan lain-lain. Jangan biarkan kemuliaan malam Qadar berlalu begitu saja, nanti menyesal lho. Allah sendiri yang menjamin kemuliaan malam Qadar lho Sahabat, seperti yang disenandungkan Ihsan, santri Ekselensia Tahfizh School (e-Tahfizh).

 

Oh iya, sedekah juga termasuk salah satu amalan yang bisa memeriahkan malam kemuliaan. Yuk, sama-sama kita manfaatkan momen ini untuk membantu sahabat kami di e-Tahfizh agar bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

 

Donasi dapat kamu kirimkan melalui BNI Syariah 2881 2881 26 a.n Yys Dompet Dhuafa Republika. Sertakan kode “14” di belakang nominal donasi, contoh : 500.014. Saatnya kita berlomba-lomba meraih kemuliaan malam Qadar di penghujung Ramadan ini. Semoga kita semua layak mendapatkan gelar takwa karenanya. Aamii.