Babay Kulit Kering

Babay Kulit Kering

Seperti yang kamu ketahui Sob jika air memiliki banyak manfaat yang dibutuhkan oleh sistem pencernaan, sistem sirkulasi, dan penyerapan nutrisi. Tubuh akan menunjukkan gejala tertentu bila sedang kekurangan cairan, gejala yang sering muncul yakni konstipasi (sembelit), sakit kepala, pusing, mudah lelah, bibir pecah-pecah, dan kulit kering; karena itu Sob kita dianjurkan mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup sepanjang malam sebelum melanjutkan puasa sejak dini hari agar terhindar dari kulit kering.
Selama Ramadan, tak sedikit dari kita yang kekurangan asupan air padahal kebutuhan air pada tubuh akan terpenuhi dengan konsumsi minimal delapan gelas per hari. Perlu diingat jika ada baiknya kamu menghindari makanan pedas dan panas ketika sahur dan berbuka karena akan membuat lebih haus. Kurangi konsumsi garam, soda, alkohol, ataupun kafein karena bersifat diuresis (membuang air dari tubuh). Ketiga bahan tersebut akan menyebabkan kebutuhan air tubuh meningkat dan meningkatkan keinginan untuk buang air kecil sementara jumlah cairan dalam tubuh mudah berkurang selama berpuasa.
Jangan lupa untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayuran segar seperti semangka, nanas, pepaya, atau mangga supaya bisa menambah asupan air bagi tubuh. Selain membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, jenis buah tersebut juga membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Hal ini tentu meminimalkan rasa lapar dan haus selama berpuasa. Buah dan sayuran juga mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan kulit. Baik dimakan langsung maupun diolah menjadi jus memiliki khasiat yang sama baiknya; asalkan Anda tidak menambah banyak pemanis yang berisiko membuat tubuh menimbun kalori.
Dengan mengikuti langkah di atas, meskipun sedang berpuasa kulitmu akan tetap terjaga dan tidak kering deh. Tetap semangat puasanya ya Sob.

Selamat Berjuang Siswa SMART

Selamat Berjuang Siswa SMART

oleh Asep Rogia, Guru Islamika SMART

 

بِالإِمْتِحَانِ يُكْرَمُ المَرْءُ أَوْ يُهَانُ
Dengan ujian, seseorang bisa menjadi mulia atau sebaliknya menjadi hina.
Kembali ungkapan pepatah arab memberikan kita makna dan pembelajaran hidup. Adalah seorang Yusuf Shalahuddin Al-Ayubi, disaat ia menawan banyak tentara salib namun tidak memiliki makanan yang cukup untuk para tawanan, ia dihadapkan pada dua pilihan: membuat mereka mati kelaparan atau membebaskan mereka. Dan ia pun memilih membebaskan mereka. Setelah mereka bebas, mereka membentuk kesatuan tentara untuk menyerang balik tentara Islam. Al-Ayubi sang pemberani itu pun tak menyesali keputusannya, karena ia berkayakinan bahwa membunuh mereka di medan perang, jauh lebih terhormat daripada membunuh mereka sebagai tawanan yang kelaparan. Dan kalah sebagai kesatria, jauh lebih mulia daripada menang sebagai pecundang.
Pagi ini, Selasa 14 Mei 2019, di bulan penuh rahmat, 117 siswa SMART Ekselensia Indonesia mengikuti Penilaian Akhir Tahun. Sebelum mengikuti ujian para siswa mendapatkan wejangan terkait pentingnya belajar dan kejujuran, salah satu wejangan tersebut disampaikan Ustaz Abdul Gani sebagai Ketua Panitia PAT di apel pagi; beliau menyampaikan bahwasanya ujian adalah tolak ukur sejauh mana para siswa SMART memahami pelajaran-pelajaran yang telah diberikan, selain itu beliau juga turut menyemangati para siswa agar tak pantang menyerah ketika ujian.
Rasulullah dalam sabdanya “puasa adalah perisai, yang dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka” (HR. Ahmad). Maka sebagaimana perisai yang digunakan dari pukulan, senjata, dan serangan musuh ketika perang maka puasa akan menjaga pelakunya dari berbagai  bentuk kemaksiatan di dunia.
Selamat melaksanakan ujian siswa SMART, jadilah pemenang bukan pecundang. Raihlah kesuksesan tanpa kecurangan. semoga Rabb Jalla Jalaluh senantiasa menaungi dan menghujani kita dengan rahmatNya. Aamin Ya Robbal arsyil adzim.
مَا مِنْ اجْتِهَادٍ وَدُعَاءٍ وَتَوَكُّلٍ إِلاَّ سَيَأْتِي مِنْ بَعْضِهَا حُسْنُ النَّجاَحِ
Tidaklah akan datang kesuksesan kecuali setelah ijtihad/usaha, doa, dan tawakkal.

Selamat Kepada 50 Siswa Terpilih Penerima Beasiswa SMART Ekselensia Indonesia Angkatan 16

Selamat Kepada 50 Siswa Terpilih Penerima Beasiswa SMART Ekselensia Indonesia Angkatan 16

SMART Ekselensia Indonesia (SMART) baru saja menyelesaikan Seleksi Nasional Beasiswa (SNB) untuk mencari siswa terbaik sebagai penerima manfaat program ini. Seleksi sendiri merupakan rangkaian proses yang dirancang untuk menjadi saringan paling efektif, guna memastikan para penerima manfaat SMART benar-benar layak. Hal tersebut dilakukan karena dana SMART berasal dari zakat masyarakat, sehingga harus dipastikan sampai kepada yang berhak.
SNB sendiri telah dimulai dari tujuh bulan lalu, tepatnya sejak November 2018. Rangkaian panjang proses seleksi tersebut meliputi publikasi, pendaftaran, seleksi berkas, test akademik, psikotes, home visit, rapat penentuan akhir dan pengumuman. Adapun sistem seleksi yang digunakan adalah sistem gugur, setiap pendaftar yang tidak lolos pada satu tahap, tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya.
Dari 360 pendaftar yang masuk, SMART hanya menerima 40 siswa untuk jenjang SMP. Sedangkan untuk  SMA hanya 10 anak yang diterima dari 174 pendaftar. Para siswa tersebut mewakili semua wilayah seleksi, yaitu Sumatera utara, Riau, kepri – batam, kepri – natuna, Sumatera Barat, jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, banten, jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah – semarang, jawa tengah – Purwokerto, yogyakarta, Jawa Timur, Malang, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, NTB, NTT, Maluku, sabah, Serawak
Selamat kepada para siswa baru Angkatan 16! Selamat datang di keluarga besar SMART Ekselensia Indonesia! Selamat menjadi calon pemimpin bangsa ini, dan selamat menebar kemanfaatan yang lebih luas!
Informasi lebih lanjut kunjungi www.smartekselensia.net atau kontak ke 08812374484 atau 08128833840 (Markom Dompet Dhuafa Pendidikan)

Ibu Hamil Berpuasa? Boleh Gak Sih Sob?

Ibu Hamil Berpuasa? Boleh Gak Sih Sob?

 

Sob pasti kamu tahulah kalau puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, namun ternyata bagi ibu hamil ada kelonggaran boleh tidak berpuasa demi kesehatan ibu dan janin. Kira-kira apa saja sih yang harus diperhatikan sebelum ibu hamil memutuskan untuk berpuasa? Yuk simak penjelasan di bawah dan beritahu kakakmu, tante, atau tetangga yang sedang mengandung untuk membaca tulisann ini ya.

Saat hamil seorang wanita berada pada masa rentan dan disarankan untuk tidak berpuasa. Jika memaksakan berpuasa, ibu hamil akan rentan dehidrasi dan kekurangan asupan bagi janin, hal ini tentu berbahaya karena pertumbuhan janin dapat terhambat.

Jika ibu merasa cukup kuat dan merasa sehat untuk berpuasa, maka diperbolehkan untuk berpuasa. Tetapi ada beberapa hal yang harus dipersiapkan jika ibu hamil ingin berpuasa:


• Selalu berkonsultasi dengan dokter atau bidan langganan • Kurangi asupan kafein.
• Jika ibu hamil masih tetap bekerja selama berpuasa, komunikasikan keadaan dengan orang-orang di tempat kerja agar tidak terjadi hal-hal yang tak dinginkan.
• Harus rajin membuat catatan kondisi dan harus rajin menghitung berapa jumlah asupan kalori per hari sehingga dapat mencegah terjadinya kekurangan asupan

Kamu Kudu Tahu Keutamaan Ramadan Di Sini Sob!

Kamu Kudu Tahu Keutamaan Ramadan Di Sini Sob!

Kamu pasti sudah tahu kalau bulan Ramadan merupakan bulan baik kan Sob, cuma di bulan Ramadan semua perbuatan baik akan diganjar berkali lipat. Tapi tahukah kamu kalau di bulan Ramadan terdapat banyak karunia Allah Swt. lho Sob, karena itulah inilah saatnya kita memperbanyak pahala dengan memaksimalkan ibadah kita. Di bawah ini kita akan berkenalan dengan keutamaan Ramadan yang perlu kamu tahu:

  1. Salat Malam

Salat malam adalah salah satu amaliyah yang sangat ditekankan oleh Nabi Saw. terutama di bulan Ramadan. Salah satu keutamaan Salat Malam di bulan Ramadan yaitu itu mendapatkan pengampunan dosa yang telah dikerjakan di masa lalu.

 

  1. Sedekah

Sedekah maupun berbagi di bulan Ramadan merupakan perbuatan yang harus diperhatikan seorang muslim. Bahkan Nabi termasuk dari orang yang paling dermawan saat bulan Ramadan.

 

  1. Membaca Al-Qur’an

Sahabat Pendidikan salah satu amalan yang dianjurkan untuk ditingkatkan selama Ramadan ialah memperbanyak membaca Al-Qur’an. Bahkan membaca satu huruf dalam Al-Qur’an di bulan Ramadan akan diberikan sepuluh kebaikan.

 

  1. Duduk di Masjid Hingga Matahari Terbit

Keutamaan berdiam diri di masjid di bulan Ramadan sudah barang tentu pahala yang didapatkan akan dilipatgandakan. Sudah selayaknya, agar kita mengoptimalkan salah satu keagungan ini dengan mengindari segala aktivitas malam yang dapat melalaikan untuk bangun di subuh hari.

 

  1. I’tikaf

Pada sepuluh malam terakhir Ramadan Rasulullah Saw. selalu melaksanakan I’tikaf di masjid dalam rangka meningkatkan ketaatan kepada Allah Swt. dan melupakan sejenak  aktivitas duniawi untuk merenung, membersihkan diri, dan mengharap ridho Allah Swt.

 

  1. Menghidupkan Lailatul Qadar

Selama Ramadan Rasulullah Saw. tak pernah berhenti mencari Lailatul Qadar, bahkan ia  senantiasa membangunkan keluarganya pada malam sepuluh hari terakhir dengan harapan mendapatkan Lailatul Qadar.

 

  1. Memperbanyak Zikir, Doa, dan Istighfar

Saat Ramadan ada waktu khusus yang mustajab untuk berdoa seperti saat berbuka, sepertiga malam terkahir saat Allah Swt, dan beristighfar di waktu sahur.

 

Puasa Sambil Diet atau Diet Sambil Puasa? Bolehkah? Simak Tulisan Kami Dulu Dong.

Puasa Sambil Diet atau Diet Sambil Puasa? Bolehkah? Simak Tulisan Kami Dulu Dong.

 

Seperti yang kita ketahui Sob jika berpuasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat muslim, tapi jika puasa diniatkan untuk berdiet kira-kira hukumnya apa ya?

Ketika kita berpuasa namun memiliki niatan lain maka hal ini bisa dijelaskan ke dalam dua keadaan Sob:

Pertama: Niat puasanya hanya untuk Allah, perihal mendapatkan kesehatan atau turun berat badan hanya bonus artinya yang besangkutan berpuasa niat ikhlasnya hanya untuk Allah saja namun dia menginginkan agar badan lebih sehat atau turun berat badan maka ibadah puasanya sah.

 

Kedua: Mungkin banyak dari kita yang memanfaatkan momen Ramadan sebagai sarana untuk menurunkan berat badan, namun ternyata jika kita niat berpuasa semata-mata agar turun berat badan dan bukan karena Allah maka kita tidak mendapatkan pahala apa-apa. Sebagaimana firman Allah:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا

“Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa (balasan dunia) yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami inginkan, kemudian Kami jadikan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir” (QS al-Israa’: 18).

 

Jadi jika kamu tetap menyelipkan niat karena Allah dan tak menjadikan turun berat badan sebagai tujuan utama berpuasa maka puasamu tetap sah Sob, yang tidak boleh adalah ketika kita tidak melibatkan Allah sama sekali di dalam niat kita berpuasa.

 

Segarkan Dirimu Dengan Air Nabeez Sob. Yuk Kita Buat!

Segarkan Dirimu Dengan Air Nabeez Sob. Yuk Kita Buat!

Alhamdulillah ya Sob kita masih bisa bertemu lagi dengan Ramadan, bagaimana puasa Ramadanmu hari ini?

 

Yang semangat dong supaya tetap kuat sampai Ied tiba. Nah supaya kamu tetap semangat kami ada resep Air Nabeez alias air rendaman (infused water) kurma kesukaan Rasullulah. Dilansir dari deerham.com, Air Nabeez merupakan minuman beralkali, artinya, minuman ini bisa bantu menyeimbangkan kandungan asam dalam tubuh. Sangat baik untuk membantu proses detoksifikasi tubuh dengan membuat racun-racun dari dalam tubuh dan menjaga sistem pencernaan tubuh. Selain itu Air Nabeez juga baik untuk menstabilkan tekanan darah, menghilangkan kolesterol jahat dalam tubuh, dan meningkatkan daya tahan tubuh lho.

 

Resep Air Nabeez ini kiriman dari Kak Ima yang bisa kamu buat dan minum ketika berbuka ataupun sahur. Reesepnya mudah dan bahannya tersedia di mana pun, daripada berlama-lama yuk ikuti langkah-langkahnya.

 

Yang kamu butuhkan:

1. Tiga sampai empat buah kurma favoritmu

2. 300-400ml air matang

3. Wadah tertutup (boleh gelas, tempat minum, apapun)

 

Cara Membuat:

Masukan kurma ke dalam wadah tertutup yang telah diisi air lalu diamkan selama 8-12 jam. Jadi deh, mudah kan? Air Nabeez paling enak diminum ketika dingin lho Sob. Hmmm segaaar.

 

Nah gak sabar mau buat juga kan? Yuk kita buat sama-sama.

Hmmm Pilih 13 atau 27 Rakaat ya? Gaperlu Bingung, Baca Tulisan Ini Dulu Sob!

Hmmm Pilih 13 atau 27 Rakaat ya? Gaperlu Bingung, Baca Tulisan Ini Dulu Sob!

Wuiiiiiih MasyaAllah gak kerasa ya Sob esok kita sudah bertemu lagi dengan Ramadan, itu tandanya malam ini aku; kamu; dan kita semua akan bebondong-bondong ke masjid untuk melaksanakan Salat Tarawih berjamaah. Namun setiap tahunnya suka ada kebingungan tersendiri terkait jumlah rakaat dalam Salat tarawih nih Sob. Tapi kamu gak perlu bingung karena kami akan membahas berapa jumlah maksimal rakaat dalam Salat Tarawih.
Hampir semua ulama mengatakan jika tidak ada batas maksimal untuk jumlah rakaat Salat Tarawih. Diantara dalil yang menunjukkan tidak ada batas untuk jumlah rakaat Salat Tarawih adalah hadis dari Ibnu Umarradhiyallahu ‘anhuma: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat malam sebanyak 13 rakaat”- HR. Abu Daud
Para ulama memahami hadis ini bukanlah pembatasan, karena Rasulullah tidak pernah membatasi jumlah rakaat Salat Tarawih Sob. Itu artinya ketika kamu melaksanakan Salat Tarawih sebanyak 23 rakaat maka itu sah-sah saja, namun sayangnya banyak praktik yang kurang maksimal di beberapa tempat. “Gak maksimal gimana kak?” Iya karena sebagian masjid yang melaksanakan Tarawih 23 rakaat mengenyampingkan faktor tumakninah dan malah terkesan terburu-buru.
Yang perlu kita ingat itu Sob, berapapun jumlah rakaatnya jangan sampai mengorbankan kualitas Salat Tarawih kita karena tumakninah bagian dari rukun salat. Seperti itu.
Oke, selamat menunaikan ibadah puasa ya Sob, Bismillah kita pasti sukses di Ramadan tahun ini aamiin.

Sekarang Menghafal Quran Satu Juz Selama Ramadan Tak Susah Lagi, Kan Ada Metode Salaman

Sekarang Menghafal Quran Satu Juz Selama Ramadan Tak Susah Lagi, Kan Ada Metode Salaman

 

Kami tahu deh kalau kamu semua pasti ingin sekali menghafalkan satu juz Qur’an selama Ramadan, tapi sayangnya kamu bingung memulai dari mana? Sekarang gak perlu bingung Sob karena kamu bisa mengikuti Metode Salaman alias Sehari Sehalaman. Metode Salaman merupakan cara mudah menghafal satu juz Quran dan satu halaman setiap hari buat kita para pelajar yang penuh kesibukan.

 

Seperti yang kita tahu kalau satu juz Al Qur’an terdiri dari 20 halaman, buat sebagian dari kita pasti menghapalnya butuh perjuangan banget deh. Tapi dengan Metode Salaman dan kalau kamu istiqomah, dalam 20 hari saja kami yakin kamu semua bisa menghafal 20 halaman alias satu juz.

 

“Lalu jika sebulan 30 hari mana 10 hari lainnya?” 20 hari bisa kamu pakai untuk menghafal dan sepuluh harinya lagi untuk muroja’ah. Kamu hanya perlu menargetkan hafal satu halaman sehari menggunakan jadwal Salat Fardhu, empat waktu buat menghafal dan satu waktu untuk murojaah. Satu halaman Quran bisa kita bagi menjadi empat bagian, seperempat halaman dihafal lepas Subuh (sebelum Subuh juga boleh) sampai benar-benar hafal. Seperempat bagian kedua bisa dihafalkan lepas Zuhur, seperempat selanjutnya lepas Asar dan Magrib. Jika mau, selepas Isya dan Tarawih kamu bisa mengulang lagi satu halaman. Lakukan secara berkala hingga hari ke-20 dari lepas Subuh hingga Tarawih. Jika konsisten, di hari 20 kamu sudah hafal satu juz. Tinggal muroja’ah di sepuluh hari berikutnya sambil I’tikaf atau sembari menikmati perjalanan mudik ke kampung halaman.

 

Agar menghafal lebih menyenangkan, sediakan mushaf yang paling kamu sukai. Jika menggunakan aplikasi Qur’an di gawai pastikan notifikasinya tidak mengganggu ketika menghafal. Pilih tempat terbaik dan nyaman buat menghafal. Jika tak punya partner untuk setoran, kamu bisa merekam suara di gawai lalu diputar sambil menyimak dengan seksama sembari melihat mushaf, jadi bisa mencek posisi kesalahannya.

 

Selamat mencoba ya, semoga Ramadanmu tahun ini penuh dengan keberkahan aamiin

Bingung Sama Target Ramadan? Baca Tulisan Ini Sob!

Bingung Sama Target Ramadan? Baca Tulisan Ini Sob!

 

Wah gak kerasa ya Sob dua hari lagi kita akan bertemu lagi dengan Bulan Ramadan. Nah kalau boleh tau target Ramadan kamu apa nih Sob?

 

Memang gak mudah membuat target selama bulan Ramadan Sob, tapi gak ada salahnya juga kalau kita mulai menyusun strategi agar Ramadan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Jika kamu masih bingung menyusun target Ramadan, kami punya tujuh tips jitu supaya target Ramadanmu tercapai. Yuk simak tulisan di bawah.

 

1. Berpuasa Penuh Satu Bulan Ramadan

Karena hukumnya wajib maka sudah seharusnya kita melaksanakan puasa Ramadan sebulan penuh, sesibuk dan sebanyak apapun PR kita kecuali jika ada kondisi yang mengharuskan untuk tidak berpuasa. Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

2. Melaksanakan Salat Malam Setiap Hari

Melaksanakan salat malam selain berpahalan, juga baik untuk kesehatan badan. Oleh karena itu Rasulullah Saw. Pernah bersabda, “Barangsiapa mendirikan shalat malam di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala Allah semata, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

3. Melaksanakan Itikaf

I’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka mencari keridhaan Allah Swt. dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatan yang telah kita lakukan selama ini. Iktikaf ada baiknya diniatkan semata-mata untuk mendekatkan diri dan mengharapkan ridho Allah Swt. I’tikaf dianjurkan dilaksanakan jelang sepuluh hari terakhir Ramadan

 

4. Mencari Lailatul Qadr

Di sepuluh hari terakhir Ramadan kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dikarenakan adanya Lailatul Qadar atau malam kemuliaan, malam yang lebih mulia dari 1000 bulan atau setara dengan 83 tahun 4 bulan.

 

5. Memperbanyak Sedekah dan Memberi Makan Orang yang Berpuasa

Bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah, di bulan ini Allah Swt. melipatgandakan pahala dari kebaikan yang kita perbuat, maka tidak ada salahnya jika kita berbagi kepada sesama dengan bersedakah dan memberi makan orang berpuasa. Rasulullah Saw. Bersabda,“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi)

 

6. Memperbanyak Membaca Al Quran dan Mengkhatamkan Al-Quran

Ada baiknya kita meluangkan waktu dan mengkhususkan membaca Al-Qur’an minimal satu juz setiap hari sehingga bisa mengkhatamkan Al-Qur’an. Rasulullah Saw. bersabda, “Rasulullah adalah orang yang paling dermawan dan lebih akan dermawan lagi di bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya pada setiap malam, lalu saling membacakan al-Qur’an dengannya.” (HR. Bukhari)

 

7. Membayar Zakat

Zakat dalam segi istilah adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya (fakir miskin dan sebagainya). Nah jangan lupa ingatkan kakak atau keluarga di rumah tentang pentingnya mengeluarkan zakat fitrah ya Sob.

 

Mengejar target di atas bukan berarti kita meninggalkan ibadah lain seperti melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah. Mudah-mudahan target yang telah disebutkan diatas tercapai. Dan disaat kita selesai berpuasa di bulan Ramadan secara penuh, mudah-mudahan kita bisa menjadi orang yang semakin bertaqwa ya Sob. Aamiin.