Bakal Kangen Ramadan

 

Sebentar lagi Ramadan akan meninggalkan kita. Rasa sedih pasti dirasakan umat muslim di seluruh dunia, namun ada satu doa yang bisa kita panjatkan agar dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan.

 

أَللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Allahumma laa taj’alhu aakhiral ‘ahdi min shiyaamina iyyaah, fa-in ja’altahu faj’alnii marhuuman wa laa taj’alnii mahruuma.



Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata”.

Make Up Tepat Buat Hari Raya

Idulfitri tinggal menghitung hari, Sahabat pendidikan –terutama yang perempuan- pasti ingin tampil paripurna. Tapi jangan sampai deh momen Idulfitri malah jadi arena julid karena pemilihan make up yang kurang tepat, nah supaya tetangga, saudara, puan, dan nyonya terpesona sila simak tips di bawah

Baik-Baik Pilih Alas Bedak

Warna alas bedak dan concealer yang tepat untuk warna kulit akan membuat penampilan lebih natural. Pokoknya jangan terlena dengan warna foundation yang terangnya melebihi warna kulit, nanti beda di muka beda di leher.

Highlighter Ditambahin Sedikit Coba

Jangan lupa aplikasikan sedikit highlighter agar penampilan kita lebih greget dan terlihat sedap diipandang saat. Ingat jangan terlalu berlebihan ya. 

Cek Cek Alis Cek

Alis adalah kuncian, siapa setuju?! Sebelum silaturahmi pastikan alis Sahabat Pendidikan telah terukir indah serta presisi. Jangan lupa pilih pemulas sesuai warna alis ya.

Fokuskan Juga ke Mata

Mata adalah jendela dunia, juga jendela agar perhatian hanya tertuju ke kita. Sahabat Pendidikan bisa memakai soft lens dengan warna lembut dipadu bulu mata lentik, eye shadow warna muda, dan aksen mata sederhana. 

Blush On? Boleh Banget! 

Pilih sesuai warna kulit, jangan memaksakan diri memilih warna ngejreng. Biasanya terdapat tiga warna pilihan perona pipi yaitu soft pink (merah muda lembut), light coral (krem agak terang), dan peach (jingga terang), sila pilih yang sesuai.  

Aplikasikan blush on sesuai bentuk wajah dan mengikuti tulang pipi. Cukup mengerucutkan bibir lalu sapu tulang pipi dengan satu atau dua sentuhan. Pastikan tak berlebihan.

Jangan Lupa, Lipstiknya!

Konon lipstik ialah salah satu faktor keberhasilan riasan. Banyak sekali pilihan lipstik di luar sana mulai dari creamy lisptik untuk tampilan warna intens, lipstik matte yang tahan lama namun tak berkilau, atau lipstik glossy yang menawarkan efek kemilau; karena itulah ada baiknya memilij pemulas bibir yang pas agar penampilan di Hari Raya semakin cetar membahana.

Menghafal Al-Qur’an dengan Mudah dan Cepat Bagi Pemula

Bisa menghafal Al-Qur’an adalah keinginan sebagian besar umat Islam. Meski begitu, menghafal Al-Qur’an ternyata bukan perkara mudah bagi sebagian orang.

Meski sudah mencoba berkali-kali, ayat-ayat Al-Qur’an belum juga tertanam dalam ingatan. Imam Syafi’i saja pernah mengalami kesulitan dalam menghafal Al-Qur’an. Padahal, Imam Syafi’i menggunakan berbagai cara menghafal Al-Qur’an sejak berusia 7 tahun.

Pengalaman Imam Syafi’i dapat ditemukan dalam kitab I’anatuth Tholibin.

” Aku pernah mengadukan kepada Waki’ (guru) tentang jeleknya hafalanku. Lalu beliau mengatakan untuk meninggalkan maksiat. Beliau memberitahukan padaku bahwa ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidaklah mungkin diberikan pada ahli maksiat.”

Bisa jadi, apa yang dialami Imam Syafi’i sebenarnya terjadi pada kita. Karena, dosa yang kecil saja bisa menjadi penghalang untuk menghafal Al-Qur’an.

Selain itu, Allah menjamin bahwa ayat-ayat Al-Qur’an mudah dipelajari. Jadi, jika kamu mengalami kesulitan, mungkin cara menghafal Al-Qur’an kamu yang harus diubah.

Berikut tips cara menghafal Al-Qur’an 30 juz dengan mudah dan cepat bagi pemula.

1. Meluruskan Niat dengan Ikhlas karena Allah

Niat yang benar itu merupakan salah satu syarat cara menghafal Al-Qur’an. Jika niatnya salah seperti ada riya (pamer), ujub (bangga pada diri sendiri), atau menghafal karena ingin dipanggil ‘al-hafidz, maka itu sangat fatal akibatnya. Dengan niat yang lurus dan hati ikhlas karena Allah maka rasa lelah, malas, dan perasaan sulit tidak akan jadi penghalang dalam menghafal Al-Qur’an.

2. Melaksanakan Salat Hajat

Tips cara menghafal Al-Qur’an dengan mudah selanjutnya adalah melaksanakan sholat hajat. Jadi, setelah menata niat karena mengharap ridho dan pahala Allah, hendaknya kita melaksanakan sholat hajat sebelum mulai menghafal Al-Qur’an dengan cepat dan benar. Mohon kepada Allah agar mudah saat proses menghafal Al-Qur’an. Karena pemilik Al-Qur’an adalah Allah, maka kita memohon kepada pemiliknya agar diberi kemudahan.

3. Menanamkan Keyakinan

Tanamkanlah pada diri kita bahwa menghafal Al-Qur’an itu sangat mudah, maka kita akan merasa mudah. Namun jika kita menanamkan pikiran bahwa menghafal Al-Qur’an itu sulit, maka ia akan terasa sulit. Jadi, selalu motivasi diri sendiri agar tumbuh keyakinan bahwa cara menghafal Al-Qur’an yang kita lakukan itu mudah.

4. Mengakrabkan Diri dengan Al-Qur’an

Akrab dengan Al-Qur’an merupakan salah satu cara menghafal Al-Qur’an dengan mudah dan cepat yang paling ampuh. Jangan pikirkan metode menghafal Al-Qur’an yang ribet terlebih dahulu. Tapi pikirkanlah bagaimana caranya mulai hari ini saya bisa membaca 5 juz per hari atau hari ini harus hafal 1 ayat per hari.

5. Memperbaiki Bacaan

Sebelum mulai menghafal Al-Qur’an dengan mudah, kita sebaiknya memperbaiki bacaan. Hal ini perlu agar kita terhindar dari salah baca dan membuat kekeliruan. Menghafal Al-Qur’an memang mempunyai keutamaan yang banyak, tapi kalau cara membaca Al-Qur’an masih banyak yang keliru, bisa membuat pahala berkurang.

6. Menggunakan Satu Jenis Mushaf Al-Qur’an

Karena struktur dan tampilan halaman Al-Qur’an terkadang berbeda-beda tiap penerbit, pastikan menghafal dengan mushaf yang sama sampai selecek-leceknya. Analogi menghafal Al-Qur’an itu sebenarnya mirip dengan merekam gambar ke dalam memori. Sehingga bentuk mushaf itu akan memengaruhi struktur hafalan kita di memori otak.

7. Murojaah (Baca Berulang-ulang)

Semakin sering mengulangi satu ayat, akan lebih mudah ayat tersebut melekat di dalam ingatan kita. Jadi, jangan sampai karena sudah merasa hafal beberapa halaman, kita tinggal hafalan tersebut tanpa mengulanginya dalam waktu yang lama. Hal ini akan menyebabkan hilangnya hafalan tersebut.

8. Pasang Target Menghafal Al-Qur’an

Terkadang, di tengah menghafal Al-Qur’an, kita biasanya mengalami kendala seperti susah masuk atau hafalan yang sudah dihafal lupa lagi. Kalau sudah begitu, semangat kita  biasanya akan berkurang. Sehingga kita merasa bahwa Al-Qur’an susah untuk dihafalkan. Agar kita tidak patah semangat, kita harus pasang target dalam menghafal Al-Qur’an.

 

Sedekah Lagi Sedekah Terus 

 

 

Menafkahkan harta di jalan Allah memang tidak selalu mudah. Kadang ada ujian, godaan, atau hambatan lainnya yang membuat kita enggan bersedekah dari harta yang kita miliki. Namun tentu saja, dibalik sulitnya hal tersebut, selalu ada kemudahan. Apalagi di bulan Ramadan di mana semua pahala dilipatgandakan, rasanya sayang jika bersedekah dilewatkan begitu saja. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan supaya sedekah lebih mudah dilakukan, di antaranya: 

 

Jangan Ragu Bersedekah Walaupun Kecil

Terkadang, keraguan bersedekah muncul karena kita malu dengan jumlah yang kita sedekahkan. Hal ini harus ditepis. Pahamilah bahwa walaupun kecil, tapi berasal dari rezeki halal kita serta niat ikhlas untuk konsisten melakukannya, pasti akan membawa keberkahan dan pahala yang besar bagi kita.

 

Buat Anggaran Khusus untuk Bersedekah

Jika memang berniat bersedekah, ada baiknya membuat anggaran khusus agar bisa konsisten bersedekah. Niatkan dan lakukan secara konsisten bahwa anggaran tersebut memang untuk bersedekah. Namun, jika kita tidak bisa melakukan cara ini, maka jangan tunda sedekah agar amalan bisa langsung kita laksanakan.

 

Ingat Teladan Nabi dan Sahabat 

Agar bisa mendapatkan makna bersedekah, kita bisa mepelajari bagaimana Nabi dan para Sahabat dalam menginfakkan hartanya di jalan Allah. Bagaimana Umar Bin Khattab, Abu Bakar, Utsman, tidak ragu menggelontorkan hartanya untuk mereka yang membutuhkan. Mereka adalah teladan terbaik dalam bersedekah.

 

Semoga rezeki kita semakin berkah dengan bersedekah! Jangan ragu mengeluarkan sebagian harta kita untuk memberi manfaat pada sesama, di bulan Ramadan ini Allah akan menggantinya dengan keberkahan berkali-kali lipat.

Kalau tak mudik, kira-kira apa yang bisa kita lakukan selama #DiRumahAja ya? Nah kami punya beberapa kegiatan yang bisa kita lakukan. Yuk cek sama-sama.

 

Sedekah Lagi Sedekah Terus 

 

 

Menafkahkan harta di jalan Allah memang tidak selalu mudah. Kadang ada ujian, godaan, atau hambatan lainnya yang membuat kita enggan bersedekah dari harta yang kita miliki. Namun tentu saja, dibalik sulitnya hal tersebut, selalu ada kemudahan. Apalagi di bulan Ramadan di mana semua pahala dilipatgandakan, rasanya sayang jika bersedekah dilewatkan begitu saja. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan supaya sedekah lebih mudah dilakukan, di antaranya: 

 

Jangan Ragu Bersedekah Walaupun Kecil

Terkadang, keraguan bersedekah muncul karena kita malu dengan jumlah yang kita sedekahkan. Hal ini harus ditepis. Pahamilah bahwa walaupun kecil, tapi berasal dari rezeki halal kita serta niat ikhlas untuk konsisten melakukannya, pasti akan membawa keberkahan dan pahala yang besar bagi kita.

 

Buat Anggaran Khusus untuk Bersedekah

Jika memang berniat bersedekah, ada baiknya membuat anggaran khusus agar bisa konsisten bersedekah. Niatkan dan lakukan secara konsisten bahwa anggaran tersebut memang untuk bersedekah. Namun, jika kita tidak bisa melakukan cara ini, maka jangan tunda sedekah agar amalan bisa langsung kita laksanakan.

 

Ingat Teladan Nabi dan Sahabat 

Agar bisa mendapatkan makna bersedekah, kita bisa mepelajari bagaimana Nabi dan para Sahabat dalam menginfakkan hartanya di jalan Allah. Bagaimana Umar Bin Khattab, Abu Bakar, Utsman, tidak ragu menggelontorkan hartanya untuk mereka yang membutuhkan. Mereka adalah teladan terbaik dalam bersedekah.

 

Semoga rezeki kita semakin berkah dengan bersedekah! Jangan ragu mengeluarkan sebagian harta kita untuk memberi manfaat pada sesama, di bulan Ramadan ini Allah akan menggantinya dengan keberkahan berkali-kali lipat.

Kalau tak mudik, kira-kira apa yang bisa kita lakukan selama #DiRumahAja ya? Nah kami punya beberapa kegiatan yang bisa kita lakukan. Yuk cek sama-sama.

Tak Mudik? Enaknya Ngapain ya?

 

Kalau tak mudik, kira-kira apa yang bisa kita lakukan selama #DiRumahAja ya? Nah kami punya beberapa kegiatan yang bisa kita lakukan. Yuk cek sama-sama.

  • Video call dengan teman atau keluarga besar di kampung

Meski berjauhan jangan sampai silaturahmi terputus, manfaatkan fitur video call agar silaturahmi tetap terjaga

  • Kirimkan Bingkisan 

Sebelum Lebaran menjelang kita bisa kirimkan bingkisan kepada keluarga tersayang apalagi jika dikreaksikan dengan banyak hiasan penuh kenangan. Dijamin makin mengeratkan kekeluargaan.

  • Mendekor Kamar/Rumah 

Saat tak mudik, menata ulang kembali kamar/rumah bisa menjadi alternatif lo. Selain membuat rumah semakin terlihat rapi dan estetik, menata ulang kamar/rumah juga dipercaya bisa mendatangkan kebahagiaan tersendiri bagi pemiliknya. 

  • Memasak atau membuat kue 

Meski memasak dianggap lumrah, namun saat tak mudik bisa mengeksplorasi ragam resep yang bisa mengasah kemampuan dan keeratan dengan keluarga di rumah. Siapa yang tau lepas pandemi nanti bisa memiliki usaha kuliner sendiri. 

Jangan Sampai Lupa, Zakat Fitrah!

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang perlu dikeluarkan umat muslim tiap Ramadan, biasanya dilakukan sejak awal Ramadhan hingga menjelang salat Idul Fitri.

Para ulama membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara 1 sha’ beras. Rasulullah saw. bersabda:

“Rasulullah telah mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang berpuasa dari perkataan serta perbuatan keji, dan sebagai bekal makan bagi orang miskin” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah).

Lalu apa sih keutamaan zakat fitrah? Sahabat Pendidikan bisa membacanya di bawah ya berdasarkan hadis tersebut.

  1. Membersihkan Diri

Menunaikan zakat fitrah dapat membersihkan diri dari dosa, perbuatan keji, dan sebagai penyempurna puasa. Sebab itulah zakat fitrah hadir sebagai penyempurna Ramadan.

  1. Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama

Zakat fitrah ialah bukti kepedulian kita terhadap sesama, karena nantinya zakat fitrah akan disalurkan untuk fakir miskin sebagai penerima manfaatnya.

  1. Bikin Kita Bahagia

Berbagi itu menyenangkan dan bisa membuat kita bahagia, sebab kita telah menyunggingkan senyum mereka yang membutuhkan untuk berhari raya.

Cie Udah Dapet THR

Tunjangan Hari Raya (THR) akan selalu diidentikan dengan Hari Raya, ketika THR sudah masuk rekening maka dapat dipastikan banyak hal ingin segera diborong. Kira-kira bagaimana cara memanfaatkan uang THR secara bijak? Kami harap strategi berikut bisa membantu ingin menggunakan THR dengan sebaik mungkin.

 

1. Bikin Anggaran Khusus Lebaran

Lebaran sudah dekat maka kita bisa membuat rancangan pengeluaran khusus Lebaran sedini mungkin. Jangan sampai lebih menuruti keinginan pribadi untuk berbelanja di luar rancangan pengeluaran yang telah dibuat.

 

2. Wajib Bayar Hutang

Jika memiliki hutang atau melunasi kewajiban lainnya ada baiknya memprioritaskan uang THR untuk menutup semuanya. Kita harus ingat ketika kita meninggal kelak dan membawa hutang maka kita akan terhalang masuk surga meskipun mati syahid. Wallahualam.

 

3. Jangan Lupa Sedekah

Kalau anggaran Lebaran dan THR berlebih ada baiknya memanfaatkan uang THR untuk keperluan produktif dengan bersedekah atau berdonasi. Dengan melakukan dua hal tersebut maka kita telah berinvestasi jangka panjang di dunia dan di akhirat.

 

Nah kita juga bisa berbagi dengan mendukung program pendidikan bagi anak marginal melalui nomor rekening 2881 2881 26 BNI Syariah a.n. Dompet Dhuafa Republika sertakan kode 24 di belakang nominal donasi, misalnya Rp100.024

Kenapa Iktikaf?

Di sepuluh hari terakhir Ramadan, Allah memberikan banyak pahala. Semakin banyak berbuat kebaikan, maka semakin banyak pula pahala yang didapatkan. Ada satu amalan yang dianjurkan di sepuluh hari terakhir Ramadan yakni iktikaf.

 

Iktikaf atau berdiam diri di masjid sambil melakukan kegiatan memiliki lima keutamaan yang perlu Sahabat Pendidikan ketahui.

1.      Mencari malam Lailatulqadar

Untuk bisa mendapatkan Lailatulqadar, kita harus memperbanyak ibadah di kala malam. Dengan melakukan iktikaf, kita akan lebih fokus melakukan beribadah.

 

  1. Terjaga dari perbuatan maksiat

Iktikaf ibarat healing, kita sejenak menjauh dari ramainya dunia, terlindungi dari bermacam jenis perbuatan maksiat, hingga mencegah kita dari kebiasaan bergosip serta urusan zuhud lainnya.

 

3. Salat menjadi lebih khusyuk

Iktikaf juga akan membentuk cara kita beribadah. Jika awalnya salat kurang khusyuk karena terlalu banyak distraksi, saat iktikaf distraksi akan berkurang karena fokus dan niat kita hanya untuk Allah.

 

4. Memberi kesempatan untuk evaluasi diri

Iktikaf memberi kita ruang introspeksi diri sebab di saat inilah hubungan kita dengan Sang Maha kian terbangun. Harapannya, setelah iktikaf kita bisa menjadi pribadi lebih baik lagi.

 

5. Mengajarkan berlaku sabar dalam menjalankan amal saleh

Iktikaf juga mengajarkan kita bersabar selama menjalankan ibadah. Kita diharapkan tidak tergesa-gesa melaksanakan salat, membaca Qur’an, berzikir, dan amalan baik lainnya.

Kejar Lailatulqadarnya!

Malam Lailatulqadar ialah malam penuh keagungan dan keistimewaan sehingga orang yang menghidupkannya memiliki keagungan dan keistimewaan. Meski Allah merahasiakan kepastian waktunya, tetapi Allah telah menempatkan banyak malaikat di Bumi hingga sesak.

Lalu kenapa Lailatulqadar kudu dikejar? Hal tersebut karena adanya keutamaan dan keistimewaan di dalamnya, maka layaklah jika kita mengejar Lailatulqadar. Apa saja keutamaan malam Lailatulqadar?

1.Malam diturunkannya Al-Qur’an;

2.Malam yang lebih baik dari seribu bulan

  1. Di malam ini malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril turun membawa berkah dan rahmat.

 

Yuk manfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan ini untuk raih kemuliaan di malam Qadar! Caranya? Perbanyak ibadah di malam hari, bisa tilawah, salat malam, /berzikir, tafakur (kontemplasi) dan lain-lain. Jangan biarkan kemuliaan malam Qadar berlalu begitu saja, nanti menyesal lo.