Prestasi Siswa SMART di Ajang ALBACADABRA

Hari Rabu hingga Kamis tepatnya tgl 2 hingga 3 Mei 2013 lalu beberapa siswa SMART Ekselensia Indonesia mengikuti ALBACADABRA (Albayan Competition as Development of Achievement and Big Revolution for All) yang diselenggarakan oleh SMA PU. Al- Bayan Sukabumi dengan mengangkat tema “Let The World Know The Magic of Your Talent. Starts, Kabum and Glass.” .  Diantara siswa Sekolah SMART  yang telah mengikuti lomba tersebut antara lain :

Lomba Daur Ulang : Afdal Firman, Tedi, Farid, Faisal, Andrian & Sukrismon, Afdal Kurnia, Rein & Sutrisno ( Kelas 2 SMP) serta Rizka, Iqbal, Somad, Fatqur, Jajang & Firman (kelas 3 SMP)
Lomba Speech : Yoga & Azzam (kelas 1 SMP)
Lomba Baca Puisi : Ihda & Ade ( Kelas 2 SMP) serta Fajar (kelas 3 SMP)
Lomba Story Telling : Renald & Doni ( Kelas 2 SMP)
Lomba 3D Wall Magz : Yodie, Mufid, Dian, Farhan ( Kelas 3 SMP)
Lomba Cerpen : Reza (kelas 3 SMP)
Lomba Cerpen : Fajar & Reza (Kelas 3 SMP)

Dalam kesempatan kali ini  dari 7 kategori lomba yang diikuti oleh beberapa siswa SMART  3 diantaranya berhasil menyabet juara diantaranya dalam lomba story telling yang berhasil meraih juara pertama oleh Doni Septian serta juara dua oleh Renald Maulana kemudian  juara dua lomba speech contest oleh M. Ikrom Azzam  dan kategori lomba terakhir yang brhasil dimenangkan oleh siswa SMART adalah berhasil menjadi juara tiga dalam lomba 3D Wall Magazine antara lain oleh Yodie Ikhwana, Mufid Muhyiyudin dan Dian Kurnia A.

Dua kategori lomba yang berhasil dimenangkan oleh siswa SMART masuk dalam kategori lomba GLASS (Great Language and Literature School Contest),merupakan acara yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa di bidang bahasa dan sastra. Dalam lomba tersebut ada beberapa aspek penilaian dewan juri seperti Pronunciation , Intonation , Accuracy , Expression dan Performance pada story telling serta knowledge, relevance, fluency, accuracy, confidence, communicativeness, grammer pada speech contest.  Kriteria penilaian yang cukup ketat terbukti tak membuat siswa SMART kewalahan. Hal itu dapat terlihat dari prestasi yang berhasil digondol dalam kedua lomba tersebut.

Beda halnya dengan lomba 3D Wall Magazine dimana setiap tim yang terdiri dari tiga orang  peserta diharuskan membuat sebuah karya berukuran 1.5 m x 1.5 M bertemakan ” Developing Technology Without Decreasing Cultural Value for Educational Purposes” dengan waktu pembutan selama 3 jam (180 Menit)

Walaupun tidak semua kategori lomba berhasil dimenangkan oleh siswa SMART akan tetapi prestasi mereka kali ini dapat membuktikan bahwa mereka merupakan siswa berprestasi yang di miliki oleh Sekolah SMART Ekselensia Indonesia. (znl)