Akhirnya Kami Lulus!

Kemarin malam (27/05) kami, Angkatan 8, mengadakan acara kumpul untuk terakhir kalinya. Suasana mendung, semua seperti dirundung murung. Mungkin karena nanti setelah lulus kami akan sulit untuk sekadar berkumpul atau bercengkrama seperti dulu. Mengingat itu sedih rasanya, tapi apa mau dikata, memang fasenya seperti itu kan? Malam itu banyak hal kami bicarakan, mulai dari yang sedih sampai menyenangkan. Lalu tiba-tiba kami teringat kalau pakaian wisuda kami belum disetrika, dan kami seperti lupa kalau besok ternyata…. wisuda.

Mari menyetrika, lalu istirahat….

Udara hari ini (28/05) terasa menusuk, dingin dan enak untuk menarik selimut kembali, bahkan sampai membuat mata kami seolah tak mau berkompromi, mungkin karena semalam kami tidur terlalu larut. Namun semangat kami untuk melaksanakan prosesi wisuda mengalahkan itu semua, dengan semangat super akhirnya kami bergegas mandi, memakai pakaian wisuda yang sudah licin disetrika, lalu ramai-ramai menuju Kelas Kimia untuk mengambil toga. Di Kelas Kimia bu Dina sudah menanti kami, mengingatkan agar kami jangan sampai terlambat. Ah segera saja kami memakai toga dan sedikit wefie di sana sini hehe lalu meluncur ke tenda besar tempat dilaksanakannya wisuda. Sesampainya di sana ternyata acara intinya belum dimulai dan kami harus menunggu selama beberapa menit, banyak dari kami yang mengeluh kepanasan karena tebalnya baju wisuda, tapi yasudahlah yang penting hari ini hari besar untuk kami.

Wisuda 16

Akhirnya kami dipanggil masuk ke dalam ruangan wisuda, beberapa dari kami mulai menitikkan air mata ketika lagu Gaudeamus Igitur dan Mars SMART dikumandangkan. 5 tahun, sungguh tak terasa. Rasanya baru kemarin kami ribut masalah sepele, menangis bersama-sama kerena rindu orang tua, dan melakukan kegiatan bersama-sama. Sekarang kami harus berhadapan dengan bab baru dalam hidup kami, bab kelulusan. Sedih, namun kami kuat. Berjauhan dengan orang tua dan saudara dalam waktu 5 tahun membuat kami semua terlatih menghadapi kesedihan, walau akhirnya air mata pasti akan tumpah juga.

Wisuda 13

Oke balik ke prosesi wisuda ya. Mengusung tema ‘Membentang Kebaikan, Menggapai Harapan, Melukis Masa Depan’ di wisuda Angkatan 8 ini banyak hal istimewa kami dapatkan. Seperti misalnya wejangan dan pembelajaran menjadi pribadi sukses dari pak Sendy Aditya Kamesvara, Marketing & Operation Director PT. Metra Digital Media by Telkom Indonesia, menurutnya yang penting dalam hidup itu perjuangan dan keinginan sungguh-sungguh untuk menggapai mimpi yang kita punya, tanpa itu semua maka mimpi kita hanya akan jadi bualan semata. Selain pak Sendy ada juga ibu Sri Nurhidayah, GM Divisi Pendidikan Dompet Dhuafa yang membesarkan hati kami semua agar tidak minder dengan keadaan karena yang terpenting adalah bagaimana kela bisa sukses dan bermanfaat luas bagi orang lain. Wah pokoknya dua pembicara keren ini sungguh membuat kami merinding dan makin semangat untuk menggapai yang kami cita-citakan. Pun di prosesi wisuda tahun ini kami juga bisa melihat kemajuan adik-adik kelas kami yang tergabung dalam Tim Ansamble, Tari Saman, dan juga Paduan Suara. Sekarang mereka hebat-hebat, musikalitas dan harmonisasi gerakan mereka juga lebih selaras, kerenlah.

Wisuda 2

Wisuda 3

Wisuda 4

Wisuda 6

Wisuda 7

Wisuda 9

Sesi demi sesi berlalu, sampailah kami di sesi di mana kami resmi menjadi alumni SMART Ekselensia Indonesia, sesi pengalungan dan pemberian sertifikat selama belajar di sini. Satu per satu nama kami dipanggil, satu per satu tali topi toga kami dipindah, senang dan sumringah terpancar di raut wajah kami. Jelas kami senang karena akhirnya bisa menamatkan pendidikan tingkat sekolah menengah dengan hasil yang baik, tak ada yang lebih menyenangkan dari itu. Setelah semua nama dipanggil, setelah kami semua duduk di bangku masing-masing, tak dinyana ternyata ada pengumuman tambahan, pengumuman wisudawan terbaik. Dag dig dug dag dig dug kami menerka-nerka kira-kira siapa yang berhasil menyabet gelar bergensi tersebut. Wisudawan terbaik merupakan gelar yang diberikan pada siswa terbaik selama belajar di SMART dalam kurun waktu lima tahun, penilaiannya sendiri dilakukan oleh para guru dan juga guru di asrama. Kami masih menanti, menanti dan menanti. Hingga akhirnya nama Muhammad Fatih Daffa terucap dari mulut pak July, Kepala Sekolah kami, sorak sorai sontak memenuhi ruangan karena Fatih memang selama ini dikenal menjadi siswa yang selalu di depan. Karena Fatih terpilih menjadi wisudawan terbaik maka ada dua tugas menanti Fatih di atas panggung, serah terima kendi ilmu pada adik kelas kami di Angkatan 13 –yang baru akan mulai belajar selepas Lebaran nanti- dan pembacaan ikrar alumni. Alhamdulillah semua dilakukan Fatih dengan baik.  Tak ketinggalan pada kesempatan tadi 11 orang yang berhasil lolos SNMPTN juga mendapatkan sesinya sendiri.

Wisuda 15

Wisuda 14

Wisuda 12

Oh iya seperti wisuda tahun-tahun sebelumnya alumni SMART dari berbagai angkatan pasti datang. Namun pada kesempatan kali ini agak berbeda karena salah satu alumni SMART, panggil saja ia kak Ama, yang saat ini sedang mengambil S2 di ITB memaparkan tentang IKA SMART Ekselensia Indonesia alias Ikatan Keluarga Alumni SMART Ekselensia Indonesia. Jadi IKA SMART Ekselensia Indonesia merupakan wadah bagi semua alumni SMART, para alumni akan ditempatkan dalam satu “rumah”, nah ada beberapa ketentuan yang harus diikuti para alumni agar hubungan mereka kian erat. Eh ternyata baru sadar kalau kami saat ini telah resmi menjadi alumni SMART. Bikin baper sih.

Wisuda 11

Setelah melewati beberapa sesi yang agak membosankan, sampailah kami dipenghujung acara, lebih tepatnya acara puncak. Di acara puncak ini para tamu undangan kami “paksa” menyaksikan video angkatan kami, syukurlah hasilnya melegakan karena banyak dari mereka yang terpingkal-pingkal. Sebelum video berakhir teman kami membawakan teatrikal puisi yang mampu menyihir tamu undangan yang datang dan membuat guru kami menangis. Tangisan makin banyak terlihat ketika kami yang ber-32 tampil menyanyikan lagu untuk guru kami tersayang, usai menyanyikan lagu kami semua meminta maaf pada mereka dengan berderai air mata. Berat rasanya meninggalkan SMART, berat rasanya meninggalkan kenangan indah selama lima tahun bersama, berat rasanya melupakan semua hal indah indah ketika kami di sini. Berat sekali *baper lagi deh.

Wisuda 8

Tak ada kata yang bisa kami ucapkan selain terima kasih, ini bukanlah perpisahan hanya sebuah pertemuan kembali yang tertunda. Terima kasih SMART atas pengalaman lima tahun yang tak terlupakkan.

 

KAMI SUDAH LULUS! DUNIA KAMPUS TUNGGU KAMI!