An9kasa Siap Mengangkasa

1

Rasanya seperti baru kemarin kami datang ke SMART. Kami yang hanya anak daerah tiba-tiba “dipaksa” untuk merantau seorang diri, jauh dari orangtua serta sanak saudara, bahkan rasa takut sempat menyergap. Namun seiring berjalannya waktu semua perasaan itu hilang dan sirna entah ke mana, sekarang yang ada hanyalah perasaan cinta dan suka. Cinta, karena di SMART kami bertemu saudara baru, kami semua disatukan sebuah tali super kuat sehingga ikatan kami tak mudah dipisahkan. Suka, karena di SMART kami bisa belajar dari guru-guru hebat sehingga kami mampu mengeskplorasi bakat tanpa harus khawatir ada yang mencela.

Setelah melewati berbagai ujian sekolah, Sidang Karya Ilmiah Siswa SMART (KAISS), Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), kami si kelas tertinggi dari Angkatan XI akhirnya menanggalkan status kami sebagai anak SMA. Iya, hari ini (21-05) kami diwisuda, setelah lima tahun menempuh pendidikan di SMART akhirnya sampai juga di hari di mana kami harus merelakan semua orang terkasih “pergi” dari kehidupan kami. Kami ingat betul selama lima tahun banyak hal terjadi, banyak suka dan duka kami lewati bersama, banyak pertengkaran kami lalui, bahkan tak jarang perdebatan sengit menjadi santapan sehari-hari. Namun begitu kami semua tetap solid, kami tetap melalui semuanya dengan kebersamaan, kami tak kenal dengan kata baper (bawa perasaan.pen), karena kami satu.

2

Sebut saja kami An9kasa, Angkatan Sembilan SMART Ekselensia Indonesia, sebagai angkatan dengan jumlah siswa cukup banyak yakni 47 orang kami merasa entah kenapa waktu cepat sekali pergi tahu-tahu sudah diwisuda saja. Pagi ini kami telah mempersiapkan diri untuk menyambut hari besar, pukul 04.00 pagi kami telah rapi serta percaya diri. Kami melangkah pasti mengambil toga dan memakainya dengan bangga hati, tak ada yang mengalahkan sensasi seperti ini. Jika pada tahun-tahun sebelumnya prosesi wisuda dilakukan di sekolah, tahun ini pihak sekolah memilih Aula Masjid Al-Madinah untuk melakukan seremonial penting dalam hidup kami. Sesampainya di lokasi kami langsung berfoto di photobooth yang telah bertengger manis seraya menyambut kami beserta keluarga dari kampung halaman, puas berfoto kami berfoto lagi dengan para guru kesayangan, lalu barulah prosesi wisuda dimulai. Acara dibuka dengan penampilan Tari Saman SMART, para tamu undangan terlihat begitu menikmati tarian penuh semangat tersebut. Belum juga mereda euforia penampilan Tim Tari Saman SMART, para tamu kemudian disuguhkan penampilan Tim Ansamble dengan instrumen indah menggugah.

3

4

Pada wisuda tahun ini, SMART mengundang Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A. Ed, M. Phil sebagai pembicara utama. Hamid Fahmy ialah putra KH. Imam Zarkasyi, pendiri Pesantren Modern Gontor Ponorogo. Saat ini ia menjabat sebagai Direktur Institute for The Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), serta  Wakil Rektor Universitas Islam Darussalam. Ia memberikan banyak wejangan berharga untuk kami salah satunya agar kami tak pantang menyerah untuk menggapai mimpi karena kami adalah calon-calon pemimpin bangsa mumpuni. Sungguh kami banyak belajar dari paparan Dr. Hamid, terima kasih Dok.

5

Angkatan XI dikenal karena menorehkan banyak prestasi selama bersekolah di SMART, pada prosesi wisuda beberapa waktu lalu Pak July, Kepala Sekolah SMART, mengumumkan sederet prestasi angkatan kami dengan penuh kebanggaan. Sebagai perwakilan Angkatan 9, Aldy dari Kelas XII IPA, maju ke depan podium untuk menerima penghargaan dari sekolah.

6

Sesi demi sesi berlalu sampailah kami pada prosesi sakral, prosesi yang mengejewantahkan semua teori masa depan kami, prosesi akhir sebelum kami benar-benar pergi menggapai mimpi tinggi kami. Satu persatu nama kami dipanggil, tali topi toga kami diubah arah haluannya, tabung berisi ijazah dan kelengkapan lainnya telah kami pegang dengan pasti, dan penuh haru kami menyalami satu satu guru-guru terkasih. Lima tahun sungguh waktu yang sangat cepat, isak tangis menghiasi jalannya prosesi. Prosesi sukses kami lewati, sampai jua di pengumuman wisudawan terbaik, Wisudawan Terbaik SMART 2017 jatuh pada Satrio, ia sepertinya senang sekali karena berkali-kali menangis karena bahagia, selamat ya.

7

8

 

Sebagai penutup kami menayangkan video angkatan berdurasi pendek penuh kejutan, syukurlah para tamu terhibur dibuatnya. Selesai memutar video kami melancarkan kejutan lainnya dengan melakukan monolog dengan pesan penuh makna untuk orang-orang tercinta di SMART, ketika para tamu terbawa suasana, kami serang lagi titik sedih mereka dengan menyanyikan theme song An9kasa. Rasa haru tak dapat terbendung, kami menangis sepanjang menyanyikan lagu yang liriknya kami gubah bersama-sama. Rasa sedih ini, rasa sakit di dada ini, bukanlah sesuatu tanpa arti. Ini bukan perpisahan, ini adalah sebuah awal mula perjumpaan baru di dunia baru.

10

Selamat berjuang kawan, terima kasih SMART Ekselensia Indonesia! (AR)