Apa Kabar SMART? Kami Kembali!

Apa Kabar SMART? Kami Kembali!

 

Satu  bulan. Iya satu bulan serasa seperti satu minggu. Rasa liburan sekolah dan liburan Lebaran baru dimulai beberapa hari lalu, tiba-tiba hari ini kami sudah harus kembali ke SMART. Kulirik matahari menyembul malu-malu di balik jendela kereta yang kunaiki, sinarnya hangat membuatku kembali terlelap.

Aku terbangun dari tidur pulasku di kereta, ternyata keretaku masih tertahan di sebuah stasiun yang ku tak tahu apa namanya. Pandanganku kosong, seharusnya kalau tak tertahan mungkin aku akan sampai di SMART setelah Zuhur. Aku tak mau waktuku terbuang begitu saja, maka kulahap buku SBMPTN dan UN yang telah kupersiapkan sebelumnya. Iya sekarang aku sudah kelas 5, sudah harus mempersiapkan banyak hal demi masuk PTN impian.

Menit berubah jam, rasanya perjalanan menuju SMART lama sekali, aku menatap sekeliling tampak wajah-wajah cemas dan tak sabaran teman-temanku yang lain. Ah mungkin mereka juga merasakan yang kurasakan. Lalu aku kembali terpekur ke buku yang kubaca, lalu aku kembali terlelap.

Aku terkejut karena ada tangan yang membangunkanku, ah ternyata sebentar lagi kami akan memasuki Stasiun Senen, “Alhamdulillah,” ujarku dalam hati. Pukul 11.30 kami sampai juga di SMART, dengan tertib kami menuruni tangga bus dan mengambil barang bawaan kami yang super duper banyak layaknya pemudik. Tapi memang kami baru pulang mudik hehe.

Foto 2

Waaah senang rasanya memasuki lapangan apel yang sudah kami kenal bertahun-tahun, tiba-tiba kulihat antrean mengular di depan Ruang Ex Guru. Ooooh ternyata sedang ada pemeriksaan barang-barang yang kami bawa.

Foto 3

“Lalu kenapa harus diperiksa?”

Setiap tahun memang seperti ini Sob, sebab siapa yang tahu beberapa dari kami membawa barang terlarang kan? Karena lebih baik mencegah dan mengantisipasi  daripada nantinya malah membawa dampak tidak baik ke depannya. Selama beberapa lama menunggu akhirnya pemeriksaan selesai dan tak ditemukan satu pun hal ganjil di barang bawaan kami, Alhamdulillah.

Asramaaaa kami dataaaaang!

Berbondong-bondong kami menaiki tangga asrama, barang bawaan kami tentu saja berat tapi tak menyurutkan langkah ceria kami menapaki anak tangga, riuh rendah suara kami membahana di selasar. Tanpa banyak bicara kami bersegera mengeluarkan baju dalam koper dan memasukannya ke dalam lemari, membagi oleh-oleh menjadi beberapa bagian untuk guru serta warga Dompet Dhuafa Pendidikan, dan terakhir kami membersihkan kamar bersama-sama.  Senangnyaaaa bisa berjumpa teman-teman seperjuangan lagi.

Foto 9 Foto 10

Bebersih asrama selesai, saatnya bebersih diri karena Salat Asar akan segera tiba. Kami menuju masjid dengan hati gembira, selepas salat kami makan bersama di Aula Makan SMART lalu segera ke ruangan masing-masing untuk melepas kangen (kembali).

***

Azan Subuh memanggil kami yang terlelap dibalik hangatnya selimut, beberapa dari kami berinisiatif untuk membangunkan yang lain. Gontai kami berjalan ke arah masjid, namun semangat kami untuk menuntaskan kewajiban tetap besar. Lepas Subuh segelintir angkatan melakukan berbagai aktivitas di asrama, mulai dari mencuci, mengobrol, bercanda, mencuci, dan tidur lagi.

Foto 12

Foto 13

Foto 15 Foto 16

Senin  nanti kami –terutama yang duduk di Kelas 5- akan disibukkan dengan jadwal belajar yang padat merayap dan akan sangat sesak karena harus fokus untuk sidang karya ilmiah, Try Out (TO), Ujian Nasional (UN), SNMPTN, dan SBMPTN. Untuk adik-adik kelas kami mereka akan disibukkan dengan banyaknya ulangan dan lainnya. Semua sibuk, semua memprioritaskan banyak hal, semua ingin meraih yang terbaik, dan kami yakin kami bisa mencapai yang ingin kami capai.

***

Satu tahun. Jelas bukanlah waktu yang sebentar, tetapi kami yakin keluarga kami di kampung halaman mengerti bahwa di perantauan kami tengah berjuang menggapai mimpi. Mimpi tinggi untuk membuat mereka bangga.

Foto 17-Cover

Satu hal yang pasti Pulang Kampungnya SMART tahun ini banyak hal berkesan kami dapatkan, banyak pengalaman berharga kami petik, banyak cinta dan kasih yang diberikan orang-orang tersayang. Kami rindu kampung halaman, namun rasa rindu ini akan kami dekap dalam hati, jadi ketika masanya tiba semua rindu akan tercurah tanpa henti.

Pak, bu, adik, kakak, paman, bibi, nenek,kakek, kami semua di sini baik-baik saja. Mohon doanya selalu dan sampai jumpa di Pulang Kampungnya SMART tahun depan :”). (AR)