,

Asal Yakin Semua Hal Bisa Kamu Raih Sob!

Asal Yakin Semua Hal Bisa Kamu Raih Sob!

 

 

“Berawal dari sebuah mimpi yang dituliskan di sebuah kertas ketika masih menjadi maba, dan kini mimpi tersebut nyata adanya dan gelar Mahasiswa Berprestasi Fakultas Bahasa dan Seni 2019 itu pun dinobatkan padanya”.

 

 

Halo Sob! Perkenalkan nama saya Muhammad Ikrom Azzam, saya  lahir di Jakarta pada 02 April 2000, anak pertama dari empat bersaudara. Saya adalah alumni SMART Ekselensia Indonesia Angkatan IX. Dua tahun yang lalu, pada saat mengikuti masa pengenalan akademik sebagai mahasiswa baru Universitas Negeri Jakarta (UNJ), saya pernah menuliskan sebuah impian di sebuah kertas. Ketika itu, panitia meminta untuk menuliskan tiga impian sebelum resmi menjadi mahasiswa di UNJ. Tak banyak berpikir panjang, saat itu segera saja saya tuliskan impian yang ingin dicapai dari dahulu, yakni: Selama kuliah ingin sekali rasanya bisa keluar negeri naik pesawat, ingin memenangkan berbagai macam perlombaan antar universitas dan menjadi Mahasiswa Berprestasi UNJ. Impian yang agak mustahil sebenarnya bisa saya capai pada saat itu, tapi tekad kuat membuat saya ingin merealisasikan impian tersebut. Alhasil dengan beraninya saya menempelkan kertas impian tersebut di lemari buku asrama.

 

 

Awal perjuangan belajar di kehidupan perkuliahan dimulai ketika masuk semester pertama, kesan manis dan pahit terhampar di masa ini. Awalnya merasa kewalahan dengan pembelajaran yang saya ikuti di perkuliahan karena merasa salah jurusan semakin menguat tiap harinya. Terlebih lagi karena memang dasar pelajaran yang belum banyak di bidang bahasa Arab membuat saya seringkali kesulitan. Tapi komitmen membuat saya terus berusaha, meskipun berat akan saya hadapi dengan kemampuan terbaik. Yang terpenting sudah berani mencoba.

 

 

Kesulitan pembelajaran selama kuliah pernah membuat hampir putus asa dan memutuskan mengubur jauh-jauh tiga mimpi di atas. Tapi rasa-rasanya akan sangat sayang sekali jika saya harus berhenti dan kerja keras yang sudah saya lakukan sampai saat ini, beasiswa demi beasiswa yang saya dapatkan sejak SMP hingga kuliah saat ini tak sepatutnya  manfaatnya berhenti hanya untuk saya, tapi sudah seharusnya terus dilanjutkan manfaatnya ke banyak oranglah yang memacu semangat saya untuk terus berusaha, belajar, dan bekerja keras untuk menggapai semua mimpi-mimpi saya. Pada saat semester dua, entah kenapa rasa optimis untuk tetap berjuang dan berprestasi kembali semakin memuncak. Karena itulah saya mulai mengikuti beragam perlombaan di beberapa PTS dan PTN di wilayah Jabodetabek, nasional, dan memberanikan diri untuk mengikuti perlombaan internasional.

 

 

Selama proses mengikuti dan memenangi berbagai perlombaan di bidang public speaking, literasi, dan penelitian Ilmiah selama semester dua dan semester tiga berkuliah di UNJ. Alhamdulillah semua prestasi saya mampu mengantarkan menjadi peserta termuda pada seleksi pemilihan Mahasiswa Berprestasi di UNJ pada 2019. Tak ada yang menyangka memang, mahasiswa semester tiga yang sebenarnya agak salah jurusan kuliah ini karena dasar bahasa Arabnya yang belum banyak dibandingkan mahasiswa pendidikan bahasa Arab UNJ lainnya mampu diamanahkan untuk mewakili prodi ke tingkat fakultas dan universitas sebagai mahasiswa berprestasi. Bukan sebuah undian berhadiah saya bisa terpilih menjadi Perwakilan Prodi Pendidikan Bahasa Arab maju pada pemilihan mahasiswa berprestasi karena pada saat itu syarat utamanya adalah harus punya IPK sementara di atas 3,5 dan Alhamdulillahnya IPK sementara saya dari semester 1-3 masuk syarat kualifikasi tersebut yakni 3,65 dan memiliki poin lebih karena punya 9 prestasi individu tingkat nasional, 1 prestasi kelompok tingkat nasional, dan 2 prestasi Internasional selama berkuliah dari semester 1-3 kuliah di UNJ.

 

 

Dalam pemilihan mahasiswa berprestasi, saya harus sering berlatih dan mempersiapkan mental karena aspek yang diujikan dalam pemilihan mahasiswa berprestasi meliputi kemampuan bahasa Inggris, kemampuan komunikasi, nilai IPK yang setinggi mungkin (rata-rata IPK di atas 3,5), memiliki karya ilmiah yang solutif, memiliki kepribadian yang baik dan lolos tahap wawancara psikologi. Saya selalu menekankan pada diri bahwa kalah menang itu biasa, yang penting ialah tetap semangat. Setiap mengikuti seleksi menjadi mahasiswa berprestasi di UNJ, saya selalu menyempatkan diri berdoa, berharap menjadi yang terbaik, dan tak lupa meminta restu orangtua. Meskipun saya pada saat itu masih semester tiga, dan harus bersaing dengan kakak kelas saya dari jurusan lainnya di Fakultas Bahasa dan Seni tak membuat gentar karena saya percaya bisa mengejar cita-cita selama kuliah sesuai impian di kertas lemari saya sebagai pemacu agar terus menampilkan yang terbaik. Alhamdulillah, “Kun FA Yakun” Allah menakdirkan saya menjadi Juara dua Mahasiswa Berprestasi Fakultas Bahasa dan Seni di UNJ setelah melewati proses seleksi di Grand Final Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fakultas Bahasa dan Seni 2019 secara ketat dan kompetitif. Tangis haru dan sujud syukur saya panjatkan Kepada Allah Swt. di depan panggung pada saat prosesi pembagian hadiah pemilihan mahasiswa berprestasi, sungguh terharu karena mampu merealisasikan mimpi yang di catatan kala itu, tak sia-sia usaha keras pada awal menjadi mahasiswa baru. Meskipun pada awalnya tidak ada yang pernah percaya bahwa mahasiswa semester 3 tanpa dasar pelajaran Bahasa Arab dan sering mengira kalau ia salah masuk jurusan kuliah namun dengan semangat dan tekad ia mampu melawan semua keterbatasan.

 

 

Terima kasih atas segala doa, dan dukungan yang diberikan terkhusus untuk orang tua, para donatur, ustaz ustazah SMART Ekselensia Indonesia, dan para dosen di UNJ sehingga gelar dan kepercayaan menjadi Mahasiswa Berprestasi ini mampu saya raih dan semoga bisa jadi motivasi bagi adik-adik kelas dan kamu semua ya Sob supaya berani menuliskan mimpi dan berusaha melawan semua keterbatasan dengan tekad dan keyakinan yang besar bahwa kita mampu meraih segala mimpi yang kita harapkan. Aaamin. Semangat Berprestasi!