Belajar Kepemimpinan di Kemah Bakti SMART

IMG-20170513-WA0006-1

Lega. Hanya satu kata itu saja yang mampu menggambarkan perasaan kami (yang duduk di Kelas 3) setelah akhirnya selesai melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) beberapa hari lalu.

Untuk melepaskan semua penat dan mengasah jiwa kepemimpinan kami, pihak sekolah mengadakan kegiatan Kemah Bakti. Kemah Bakti merupakan kegiatan bakti sosial yang rutin diadakan setahun sekali, nah kali ini kegiatan Kemah Bakti diadakan di Desa Bantar Sari, Jawa Barat lho. Karena jaraknya cukup jauh maka kami berangkat pagi-pagi sekali agar terhindar dari kemacetan.

Selama di perjalanan kami disuguhkan dengan hamparan hijau persawahan serta perkebunan yang memanjakan mata, tak selang berapa lama kami melihat tulisan “Selamat Datang di Desa Bantar Sari”, itu artinya kami sudah sampai. Setelah turun dari mobil kami disambut Pak Lukmanul Hakim yang dikenal sebagai salah satu kepala desa terbaik Kabupaten Bogor. Pak Lukman mengarahkan kami ke Masjid Al-Ghomidi karena ia akan membeberkan banyak pelajaran berharga di sana. Selama acara berlangsung ia banyak memberikan motivasi kepada kami tentang pentingnya menjadi pemuda kontributif bagi Indonesia. “Kontribusi untuk membangun Indonesia dapat dimulai dengan membangun desa,” ujarnya penuh semangat. Ia juga banyak bercerita seputar pengalamannya dalam mengembangkan potensi desa dengan cara mengembangkan potensi masyarakat, sebab menurutnya apabila potensi masyarakat dikembangkan dengan baik, maka desa dapat berkembang dari berbagai aspek. “Pemimpin juga harus memiliki akhlak yang baik kepada masyarakat, karena pemimpin yang baik akan dicintai masyarakatnya,” tegas Pak Lukman.

IMG-20170513-WA0000-1

IMG-20170513-WA0005-1

Selain mendapatkan materi keren dari Pak Lukman, kegiatan Kemah Bakti turut diisi berbagai rangkaian acara melatih kepemimpinan yang menarik seperti pembukaan perpustakaan kecil untuk anak-anak warga Desa Bantar Sari, sharing menghafal al-Qur’an, qiyamul lail bersama, berbagi alat tulis untuk 50 anak yatim, hingga bekerja bakti membersihkan masjid warga.

IMG-20170513-WA0004-1

IMG-20170513-WA0006-1

Oh iya kami juga diajak untuk berkeliling melihat kebun jambu kristal yang menjadi komoditi Desa Bantar Sari, di sana kami melihat langsung bentuk pengembangan potensi desa. Wah senangnya, kami jadi banyak belajar tentang bagaimana mengelola kebun jambu yang baik dan benar.

IMG-20170513-WA0002-1

IMG-20170513-WA0003-1

Puas berkeliling kebun, kegiatan Kemah Bakti akhirnya harus berakhir dan ditutup dengan penanaman 400 bibit pohon di lingkungan rumah warga dan sekitar Desa Bantar Sari. Pengalaman ini akan kami ingat terus dan semua ilmu yang didapat akan kami aplikasikan agar kelak kami bisa menjadi generasi penerus bangsa yang hebat. (ARxPM)