Yuk Bentengi Diri Sekarang Juga

Sob, Alquran merupakan pedoman utama khususnya bagi umat Islam dan bagi siapapun yang ingin mengambil pelajaran darinya. Alquran bukan sekadar bacaan melainkan pedoman yang mengandung langkah demi langkah dalam menghadapi setiap permasalahan kehidupan. Melihat kondisi sekarang yang sangat memprihatinkan di mana akhlak dan sopan santun seolah diabaikan. Salah satu solusi dari hal ini ternyata ada di dalam Alquran contohnya: ketika remaja seusia kita sudah bisa diajak berkomunikasi maka kita kudu mau diajarkan mengenal Allah melalui nash-nash Alquran sehingga kita merasa diawasi setiap saat bahkan ketika orang tua tidak berada di dekat kita. Jangan lupa kita juga perlu tahu tentang batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan melalui pemahaman Alquran. Pemahaman dan pendekatan melalui ayat-ayat Alquran akan membuat kita merasa bahwa Alquran sebagai pedoman yang harus ditaati dalam kehidupan.     Kuy kita berkenalan dengan Alquran agar terbentuk imunitas diri dari beragam maksiat yang mengintai. Tahukah kamu jika maksiat diibaratkan seperti virus yang akan menyerang siapa saja dengan memiliki imunitas lemah lho, begitulah dengan maksiat yang akan menyerang siapapun yang memiliki iman yang lemah, maka membentengi diri dengan hafalan Alquran menjadi solusi agar kita terjauh dari kemaksiatan Sob. Wallahu A’lam.   Sumber: https://www.kaskus.co.id/thread/5aabccf91ee5df9b208b4568/al-quran-solusi-kenakalan-remaja/

Jumat Berkah Bikin Kegiatan Kian Berkah

Surah Asy-Syams (bahasa Arab: الشّمس‎) adalah surah ke-91 dalam Alquran, terdiri atas lima belas ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr. Dinamai Asy Syams (matahari) diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

 

 

Surat Asy Syams menerangkan bahwa orang yang menyucikan jiwanya akan memperoleh keberuntungan dan orang yang mengotori jiwanya akan diazab Allah, Naudzubillah. Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa mensucikan jiwa dan mendapat keberuntungan di sisi Allah.

 

 

Haqers pasti sudah mengenal kak Fathur ya, ia adalah penerima BAKTI NUSA Dompet Dhuafa angkatan 8. Kalau kak Ihsan adalah santri eTahfizh. eTahfizh merupakan program investasi SDM strategis yang berfokus pada Tahfizh-plus (Alquran, Islamic studies, dan leadership), yang diperuntukkan bagi anak-anak pilihan lulusan SMP/MTs/sederajat yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan potensi kepemimpinan, namun memiliki keterbatasan finansial.

 

 

Cita-cita Ekselensia Tahfizh School adalah mencetak para pemimpin yang tidak hanya cakap dalam memimpin, tapi juga mampu menjadi penghafal Alquran.

 

 

 

 

e

Mau Gaul Sehat? Baca Tulisan Ini ya Sob!

Sob seperti yang kita ketahui kalau bergaul merupakan salah satu cara kita berinteraksi, pokoknya Allah tidak pernah melarang hamba-hamba-Nya untuk saling berinteraksi. Dalam Islam pergaulan sudah diatur dengan etika dan berbagai syariatnya lho, nah untuk lebih memahami pergaulan dalam Islam, yuk simak lima belas ayat Alquran tentang pergaulan dalam Islam di bawah Sob!   1. Allah menciptakan manusia beraneka ragam Allah dengan kuasa-Nya menciptakan manusia beraneka ragam, tidak ada dua orang yang mirip dalam segi apapun walaupun merupakan kakak adik atau saudara kembar. Allah menciptakan setiap hamba dengan berbagai keunikannya dengan tujuan saling mengenal, saling toleransi, menghargai, serta saling berinteraksi secara Islami.
  • QS Al Hujarat Ayat 13
“Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya kamu saling kenal mengenal”.   2. Pergaulan secara syariat Islam Dalam Islam, diperbolehkan interaksi dengan cara Islami sesuai syariat yang telah diatur dalam Alquran dan Hadis, interaksi hendaknya sesuatu yang membawa kepada kebaikan dan saling mengingatkan agar tidak terjerumus pada kemungkaran.
  • QS Ali Imran Ayat 104
“Hendaklah ada diantara kami segolongan yang meneru kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan munkar. Itulah orang yang paling bahagia”.    4Pergaulan dengan orang solih Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa diri kita adalah teman kita, bagaimana kebiasaan atau tingkah laku seseorang dapat dilihat dari teman-teman pergaulannya, sebab itulah dalam Islam dianjurkan bergaul dengan orang-orang saleh sehingga kita nantinya dapat mencontoh teladan kebaikannya, dapat mengambil ilmu darinya, serta dapat mencegah kita dari pergaulan yang tidak sehat (tidak sesuai syariat Islam) sehingga pergaulan tersebut berdampak positif dan menjadi sarana kita memperbaiki diri. Berikut firman-firman Allah tentang hal tersebut :
  • QS Ali Imran Ayat 101
“Bagaimana mungkin kalian menjadi kafir sedangkan ayat-ayat Allah dibacakan pada kalian dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kalian?”. Tindakan yang paling mudah dicontoh adalah kebiasaan dari tindakan dan tutur kata, jika kita bergaul dengan orang-orang yang bertindak dan bertutur kata baik secara langsung kita akan mencontoh dan hal tersebut ikut menjadi kebiasaan baik diri kita pula.
  • QS At Taubah Ayat 119
“Dan hendaklah kamu bersama orang orang yang benar (jujur)”.
  • QS Asy Syu’ara Ayat 99 – 101
“Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang berdosa. Maka kami tidak memberi syafaat seorangpun dan tidak pula mempunyai teman yang akrab”. Jika ada seseorang yang sering mengajak kemaksiatan, ada baiknya menjauh dari orang tersebut sebab manusia bisa saja dalam kondisi iman yang lemah dan mudah dipengaruhi oleh orang lain atau godaan syetan.
  • QS Ali Imran Ayat 118
“Hai orang orang yang beriman janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang di luar kalanganmu karena mereka tidak henti-hentinya menimbulkan kemudharatan bagimu”.   5. Pergaulan untuk silaturahmi dan menjaga edamaian Pergaulan dalam Islam ditujukan untuk hal positif, untuk menjalin persaudaraan dengan bersilaturahmi dan menjaga kedamaian dengan sesama. Silaturahmi yang dilakukan dengan niat ibadah dan saling tolong menolong dalam kebaikan. Hukum tolong menolong dalam Islam memang sangat dianjurkan.
  • QS An Nisa Ayat 1
Allah memerintahkan hamba-Nya untuk bersilaturahmi dengan jalan pergaulan yang sesuai syariat Islam, hal itu merupakan salah satu perbuatan yang disukai Allah, dengan silaturahmi, akan memperbanyak saudara dan melapangkan rejeki. “Dan peliharalah hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu”.
  • QS An Nahl Ayat 90
Selain pergaulan dengan niat silaturahmi, tolong menolong dalam kebaikan juga dianjurkan dalam Islam, hal itu dapat memberikan kebahagiaan dan bermanfat untuk orang lain. “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi bantuan pada orang lain dan kerabat, dan Dia melarang perbuatan keji, kemungkaran, serta permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”.   6. Pergaulan dengan niat menyebarkan ilmu Rasulullah pernah bersabda, “Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR Bukhari no 3461). Hadis tersebut merupakan salah satu dari perintah Rasulullah untuk menyampaikan sebuah ilmu (ayat Alquran dan Hadis) walaupun hanya satu ayat atau satu kata. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pergaulan yang sehat dengan niat ibadahh karena Allah. Sesedikit ilmu yang disampaikan tetap akan menjadi amal jariyah bagi orang yang melakukannya.
  • QS An Nahl Ayat 44
“Dan Kami turunkan kepadamu Alquran agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya”. Dalam firman tersebut contohnya ialah pergaulan dalam sebuah majelis atau pengajian yang membahas tentang syariat agama. Hal yang demikian selain menambah saudara dan ilmu, juga mendapat pahala dari Allah.
  • QS Al Furqon Ayat 57
“Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan mengharapkan kepatuhan orang orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhannya”. Dalam menyampaikan ilmu tak harus menerima upah atau imbalan, memberikan ilmu yang bermanfaat dijamin pahala kebaikannya oleh Allah.   7. Pergaulan Bukan dengan Niat Zina Contohnya yang demikian ialah pergaulan yang tidak ada batasan antar lawan jenis, misalnya pacaran, berduaan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya, atau bepergian bersama dengan yang bukan mahram nya tanpa alasan sesuai syariat Islam. Hal itu tentu tidak diperbolehkan dalam Islam, sebab termasuk perbuatan yang menjurus kepada zina, sedangkan pergaulan dalam Islam boleh dilakukan dengan syarat bertujuan untuk kebaikan dan tetap enjaga diri serta kehormatan.
  • QS An Nisa Ayat 25
Wanita yang baik menurut Islam ialah yang baik dalam pergaulannya, mampu menjaga diri dan tidak berbuat sesuatu yang hanya bertujuan untuk hawa nafsu duniawi semata. “Sedang mereka pun wanita wanita yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan pula wanita wanita yang mengambil laki laki hanya sebagai teman mainnya”.
  • QS Al Mu’minun Ayat 7
Pergaulan yang tidak sehat seperti pacaran tentu tidak diijinkan dalam Islam, sebab termasuk perbuatan zina yang melampaui batas dan tidak di ridhoi Allah. “Barang siapa mencari zina maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas”.   8. Menjaga Diri dalam Pergaulan Di jaman yang sangat terbuka seperti saat ini dimana berbagai contoh baik dan buruk mudah sekali didapat di media baik televisi maupun internet, sebagai umat mukmin wajib menghindari segala sesuatu yang tidak sesuai syariat Islam, iman adalah yang menjadi pondasinya, dengan memiliki iman yang kuat, seseorang akan mampu membedakan yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hendaknya dalam pergaulan tetap disertai dengan rasa istiqomah untuk menjaga diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat.
  • QS An Nuur Ayat 31 – 32
“Katakanlah kepada laki laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita wanita yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan kemaluannya”. Penjelasan dari firman Allah tersebut ialah perintah untuk laki laki dan perempuan mukmin agar senantiasa menjaga diri dan memelihara kehormatannya dengan jalan pergaulan yang sesuai dengan syariat Islam.   9. Pergaulan dengan tetap teguh pada syariat Islam Tidak bisa dipungkiri bahwa kita hidup di lingkungan yang beraneka ragam, berbagai agama, suku, dan status sosial. Sebagai umat mukmin kita wajib berpegang teguh pada syariat Islam dalam pergaulan kita, boleh saja memiliki tetap bebrbagai agama dan suku, tetap syariat Islam tetap yang utama, dalam contoh kehidupan sehari hari ialah misalnya kita berteman dengan orang yang beragama lain yang mereka memiliki kebiasaan merayakan hari tertentu seperti hari Natal, hari Valentine, dll yang tidak ada dengan Islam maka kita tidak seharusnya untuk ikut merayakan sebab tidak ada dalam syariat agama Islam.
  • QS Asy Syura Ayat 15
“Bagi kami amal amal kami dan bagi kamu amal amal kamu”. Tetap berteman dengan semua orang di lingkungan kita tanpa terpengaruh hal hal yang di luar syariat Islam. Amal kita lah yang akan menjadi bekal di akherat nanti dan biar setiap hamba Allah bertaanggungjawab atas amalnya masing masing.
  • QS Al Kafirun 4 – 6
“Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu dan untukku lah agamaku”. Tiap agama tentu memiliki kepercayaan masing masing terhadap sesuatu yang mereka sembah. Tak perlu saling menjauhi, menghina, atau memusuhi, tetap lakukan pergaulan dengan lingkungan sekitar dan kuatkan diri dengan rasa iman.

Jangan Sampai Kamu Lewatkan Peluang Sob

Sob pernah mendengar pepatah “banyak jalan menuju Roma” dong? Nah pepatah kudu banget kita sematkan dalam pikiran sebagai pemantik semangat agar kita tetap fokus berkarya dan berkembang. Sebagai milenial perubah masa depan bangsa, sudah sepatutnya kita tak henti berinovasi sesuai bakat dan peminatan masing-masing. Seperti Jerome Polin, si jagoan matematika yang juga selebgram dan peraih beasiswa di Waseda University, Jepang. Ternyata Jerome Polim memiliki rahasia supaya bisa langgeng mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Yuk ah baca di bawah sini

 

1. Berkomitmen mau belajar giat untuk mengumpulkan prestasi sebanyak-banyaknya. Komitmen dan konsistensi dalam mengejar mimpi adalah kunci utama dalam menggapai tujuan lho Sob. Karena atas dasar keyakinan tersebut kita bisa membuka diri dan percaya akan kemampuan diri. Ketekunan dan kerajinan juga diperlukan untuk meraih prestasi sebanyak-banyaknya agar mampu membuka jalan beasiswa.

2. Pantang menyerah, berusaha mampu menyelesaikan soal yang sulit. Habiskan seluruh jatah kegagalanmu, maka selanjutnya kamu akan memetik buah kesuksesan. Jangan takut dan jangan merasa lelah, cari teman sesama pejuang untuk sama2 menjalani hari dalam rangka berproses mencari beasiswa.

3. Tangkap peluang dan berani mencoba.
Bung Karno pernah berkata, bermimpilah setinggi langit. Maka jika gagal kamu akan jatuh di antara para bintang. Carilah informasi sebanyak-banyaknya dan buka jaringan seluas-luasnya. Dengan cara ini pintu beasiswa akan bisa datang dari mana saja.

4. Gak hanya berusaha, berdoa juga penting. Tuhan adalah penentu segalanya. Percaya pada kekuatanNya, dan yakin pada takdir terbaik yang telah Tuhan berikan kepada kita. Karena usaha tanpa berdoa akan celaka, dan berdoa tanpa berusaha akan sia-sia.

5. Bersungguh-sungguh dalam bekerja keras demi mencapai target.
Lakukan setiap rinci proses beasiswa dengan teliti dan semangat. Persiapkan jauh – jauh hari, ambil banyak referensi, dan bayangkan target itu ada di depan matamu. Karena usaha maksimal, tidak akan mengkhianati hasil.

 

Tetap semangat Sob, kamulah pemenangnya. Maka taklukkan dunia, dengan prestasi supaya dapat beasiswa 😇

Loncatan Suksesmu di 2020 Dimulai Dari Sini!

“Apa resolusimu tahun ini Sob?”

 

Yap, kata resolusi sering didengungkan bersamaan dengan pergantian tahun. Tahun baru menjadi sebuah check point dalam hidup untuk tiap individu meninjau kembali telah sejauh apa melangkah dan untuk menyiapkan strategi ke depannya. Strategi ini kerap dibungkus dengan kata ‘resolusi’. Namun yang seharusnya terjawab lebih dahulu adalah pertanyaan: bagaimana dengan resolusimu tahun sebelumnya? Apakah ‘berhasil’ melaksanakannya?

 

Berdasarkan riset, ‘resolusi’ yang dibuat saat pergantian tahun hanya ‘hidup’ selama tiga bulan. Setelah itu, kita cenderung melupakannya hingga akhirnya tidak terasa waktu akan membawa kepada pergantian tahun berikutnya, dan kita kembali membuat resolusi baru. Akhirnya, resolusi hanya menjadi wacana dan tidak ada perubahan berarti dalam hidup.

 

Mewujudkan resolusi yang telah kita buat memang tidak mudah Sob, tetapi bisa dilakukan jika kita memiliki kemauan kuat. Ada beberapa tips untuk mempermudah kita mewujudkan resolusi kita, antara lain:

  1. Tetapkan resolusi secara spesifik. Kebanyakan, resolusi mati karena bentuknya yang terlalu abstrak, misalkan: menjadi lebih berprestasi tahun ini. Berprestasi dalam apa? Yang bagaimana? Coba ubah dengan: menjadi lebih aktif dalam kegiatan yang menunjang akademik dan ketrampilan non-akademik. Dengan begitu kita lebih bisa mendorong diri kita sendiri untuk terlibat lebih sering dalam kegiatan – kegiatan yang sesuai dengan resolusi kita.
  2. Uraikan dalam bentuk aksi yang lebih konkrit dan dapat dilakukan secara rutin. Dari resolusi yang telah kita daftar, coba jabarkan dalam bentuk aktifitas dan kebiasaan yang dapat kita lakukan agar kita lebih dekat dengan tujuan yang ingin kita capai. Misalkan: Dapat nilai seratus di semua mata pelajaran atau bisa menghafal Alquran minimal lima juz dalam seminggu.
  3. Mulailah dengan aksi yang paling mudah. Inilah yang bagian yang terpenting, yaitu: Memulai. Diantara aktivitas yang telah kalian jabarkan di nomor dua, manakah yang menurut kalian paling mudah untuk kalian lakukan maka segera lakukanlah. Semua hal dimulai dari hal kecil dan selalu akan lebih mudah ketika kalian telah memulai.

 

Jadi bagaimana, apa kalian sudah siap mewujudkan resolusi tahun ini Sob?

Anti Mager Mager Club di Hari Sabtu

Surah Asy-Syams (bahasa Arab: الشّمس‎) adalah surah ke-91 dalam Alquran, terdiri atas lima belas ayat, termasuk golongan surah Makkiyah, diturunkan sesudah surah Al-Qadr. Dinamai Asy Syams (matahari) diambil dari perkataan Asy Syams yang terdapat pada ayat permulaan surat ini.

 

 

Surat Asy Syams menerangkan bahwa orang yang menyucikan jiwanya akan memperoleh keberuntungan dan orang yang mengotori jiwanya akan diazab Allah, Naudzubillah. Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa mensucikan jiwa dan mendapat keberuntungan di sisi Allah.

 

 

Kamu pasti sudah mengenal kak Fathur kan? Iya dia adalah penerima BAKTI NUSA Dompet Dhuafa angkatan 8. Kalau kak Ihsan adalah santri eTahfizh. eTahfizh merupakan program investasi SDM strategis yang berfokus pada Tahfizh-plus (Alquran, Islamic studies, dan leadership), yang diperuntukkan bagi anak-anak pilihan lulusan SMP/MTs/sederajat yang memiliki kemampuan akademik tinggi dan potensi kepemimpinan, namun memiliki keterbatasan finansial.

 

 

Cita-cita Ekselensia Tahfizh School adalah mencetak para pemimpin yang tidak hanya cakap dalam memimpin, tapi juga mampu menjadi penghafal Alquran.

 

 

 

 

Tiga Langkah Menuju Harapan Bukan Lagi Impian Sob

Oleh: Rosyid, SH

Setiap orang ingin sukses. Tidak ada yang ingin menjadi pecundang, gagal, dan kalah. Mungkin arti sukses di dunia ini sebanyak jumlah manusia itu sendiri, karena setiap orang memiliki arti sukses mereka sendiri. Sukses adalah sesuatu yang kasat mata. Ia ada dalam diri kita, ada dalam pikiran kita. Sebenarnya untuk apa kita mengejar kesuksesan? Apa yang menjadi dasar alasan yang mendorong kita untuk meraih kesuksesan? Ada banyak hal yang menjadi alasan kenapa kita rela bekerja keras demi meraih kesuksesan yang kita impikan.

 

Being Happy

 

Menjadi bahagia adalah sebuah hal yang harus dimiliki semua orang tanpa terkecuali. Tubuh yang bahagia akan lebih mudah dalam menjalankan aktivitas. Ketika kita sukses menyelesaikan sekolah, kuliah, atau pekerjaan, kita akan merasa bahagia. Ketika kita sukses menjadi seorang pengusaha kita bahagia. Saat kita sukses menjadi apa yang kita inginkan, kita akan merasa bahagia. Kebahagiaan tidak hanya kita rasakan saat kesuksesan tersebut sudah dapat kita raih. Tapi melalui proses yang kita lalui, bekerja, dan berusaha meraih kesuksesan.

 

Being a Child

Sebenarnya ketika kita ingin menjadi orang sukses kita harus berpikir seperti anak kecil. Mengapa? Ternyata banyak sekali sifat positif anak kecil yang tidak dimiliki oleh orang dewasa. Sifat pantang menyerah, seorang anak kecil memiliki sifat ini yaitu pada umumnya seorang anak kecil atau baby selalu berusaha mempelajari sesuatu hingga mereka berhasil, coba kamu perhatikan ketika anak kamu mulai belajar berjalan, dia mulai dari merangkak kemudian berdiri dan terjatuh lagi, entah tak terhitung berapa kali seorang anak kecil terjatuh dalam proses belajar berjalan namun tak pernah berhenti untuk belajar meskipun selalu terjatuh, bandingkan dengan diri kamu sudah berapakali kamu terjatuh dan bangkit lagi karena itu jika kamu ingin sukses miliki sifat pantang menyera, karena itu jangan lihat berapa kali kamu gagal tapi lihatlah sudah berapa kali kamu bangkit dari kegagalan.

 

Kedua mudah memaafkan, kalau kita mencermati perilaku anak kecil kadang mereka bertengkar satu sama lain hingga sala satu diantara mereka menangis, namun uniknya sesudah mereka menangis mereka kembali bermain bersama. Semua ini bisa terjadi karena adanya sifat yang mereka miliki yaitu mudah memaafkan kesalahan orang lain, dan susah melupakan kebaikan orang lain, bagaimana denganmu? Apakah kamu memiliki sifat pemaaf ini?

 

Ketiga positif thinking, seorang anak kecil di dalam pola pikirnya selalu melihat masalah secara positif dan dalam benaknya tak pernah ada kata gagal dan selalu ingin belajar dan mencoba hingga berhasil,coba saja kamu tanya anak kecil mau jadi apa dia pasti dia menjawab mau jadi polisi bahkan presiden mungkin juga kasus seperti ini kamu alami juga di waktu kecil, kenapa cita-cita mereka sangat tinggi semua itu disebabkan pikiran positif pada anak kecil sangat dominan, nanti setelah dewasa karena adanya faktor lingkungan maupun keluarga hingga pikiran negatif itu mulai mendominasi sehingga mereka tidak mengejar lagi cita-citanya, karena itu jika kamu ingin sukses bumi dan langit senantiasa berfikir positif dalam menghadapi masalah termasuk berpikiran positif kepada Tuhan.

 

Being a Striker

Konsentrasi dalam mengerjakan sesuatu atau fokus ketika menjalani kehidupan sekitarnya bahkan ketika mereka bermain bola selalu fokus pada saat itu, mereka tidak berfikir akan hari esok bahkan hari kemarin,mereka menyadari eksistensinya pada saat itu juga, sehingga mereka senantiasa bahagia,sangat kontras dengan kamu yang lebih fokus akan hari esok sehingga selalu gelisah dan tak tenang, karena itu kalau kamu ingin sukses maka fokuslah. Kekuatan fokus ini sungguh dahsyat lihat saja cahaya matahari kalau difokuskan bisa membakar apapun. Karena itu fokuslah sebagai langkah awal kamu menjadi sukses.

 

 

, ,

Udah Siap Daftar SMART?! Mampir Sini yuk

Assalamualaikum Sob, bagi kamu yang sedang mencari Beasiswa SMP dan Beasiswa SMA yuk daftarkan dirimu di SMART Ekselensia Indonesia Islamic Leadership Boarding School. SMART merupakan sekolah kepemimpinan berasrama tingkat SMP dan SMA di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sekolah ini didanai oleh lembaga zakat Dompet Dhuafa. SMART merupakan salah satu program di bawah naungan Dompet Dhuafa Pendidikan, memiliki visi menjadi sekolah model yang melahirkan generasi berkepribadian Islami, berjiwa pemimpin, mandiri, berprestasi,  dan berdaya guna.

 

Di SMART kamu akan mendapatkan fasilitas seru Sob diantaranya:

  1. Pusat Sumber Belajar (PSB) yang menyediakan sumber belajar seperti buku paket, teacher’s resources, buku referensi, novel, majalah, koran, software pembelajaran dan media pembelajaran.
  2. Laboratorium komputer
  3. Laboratorium IPA
  4. Ruang kelas ber-AC
  5. Asrama sebagai tempat tinggal siswa
  6. Lapangan olahraga (Futsal, Basket, Badminton, Lapangan Sepak Bola)
  7. Sarana Ekstrakurikuler
  8. Ruang seni dan musik

 

Kurikulum yang diajarkan di SMART memadukan sistem pendidikan sekolah dan asrama. Sistem pendidikan asrama merupakan sistem yang membimbing dan membina siswa supaya mempunyai kepribadian yang mulia, bertanggung jawab dan mandiri. Sistem ini dituangkan dalam program asrama meliputi:

  • Program vocational skill
  • Program public speaking
  • Program praktik ibadah
  • Program dasar-dasar kepemimpinan

 

Lalu apa saja syarat masuk SMART. Yuk cek di bawah:

    1. Beragama Islam
    2. Berasal dari keluarga dhuafa
    3. Laki-laki
    4. Lulus / akan lulus SD atau sederajat (khusus peserta yang mengikuti Seleksi SMP)
    5. Lulus / akan lulus SMP atau sederajat (khusus peserta yang mengikuti Seleksi SMA)
    6. Usia maksimal 14 tahun pada 31 Juli 2020 (khusus peserta yang mengikuti Seleksi SMP)
    7. Usia maksimal 17 tahun pada 31 Juli 2020 (khusus peserta yang mengikuti Seleksi SMA)
    8. Memperoleh izin orang tua / wali untuk tinggal di asrama
    9. Rata-rata nilai rapor kelas IV – V minimal 7,0 (Seleksi SMP)
    10. Rata-rata nilai rapor kelas VII – VIII minimal 7,5 (Seleksi SMA)
    11. Berbadan sehat dan tidak memiliki penyakit menular
    12. Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku
    13. Tidak memiliki anggota keluarga (saudara kandung) yang sedang atau pernah mendapatkan beasiswa Dompet Dhuafa

 

Nah untuk detail lebih lengkap sila mengklik pranala ini ya Sob > KLIK AKU

 

Kamu juga bisa langsung menghubungi panitia pusat: Uci Febria (0812 8299 6939). Batas waktu pendaftaran kami tunggu sampai  25 JANUARI 2020 ya Sob.

Bergerak! Kita Sumbang Negara dengan Kemampuan

 

Pemuda merupakan suatu gelar yang sangat istimewa. Adapun peranan pemuda yang tidak akan berubah ,yaitu agent of change, social control, dan iron stock.  Agent of change adalah peran pemuda dalam melakukan perubahan menuju arah yang lebih baik. Pemuda yang sedang berada tahap belajar, mulai memahami kaidah- kaidah yang semestinya yang diterapkan pada kehidupan bernegara.

 

 

Jika ada sesuatu yang tidak berada dalam aturannya, maka mahasiswalah yang akan mengembalikan ke jalur yang semestinya. Social control adalah peran pemudadalam mengamati lingkungan dan negaranya. Seringkali, pemerintah yang berada diatas hirarki bernegara melakukan hal yang tidak bermanfaat bagi masyarakatnya atau dapat dikatakatan menguntungkan diri sendiri. Maka itulah peran pemuda memperbaiki hal tersebut dengan tanpa kepetingan tertentu di dalamnya. Yang terakhir adalah Iron stock, pemuda diharapkan menjadi pemimpin- pemimpin negara yang lebih baik. Karena pemudatelah mengetahui bagaimana hal yang semestinya diperbaiki untuk menyejahterakan negara, hal tersebut Karena pemuda telah mengkaji kebijakan-kebijakan pemimpin sebelumnya. Dengan mengetahui hal yang dipaparkan tersebut hendaknya kita sebagai pemuda menjadi pemimpin yang dapat berguna bagi rakyat.

 

Kontribusi dalam kamus besar bahasa Indonesia dapat berarti sumbangan. Nah, sumbangan seperti apa yang dibutuhkan bangsa ini. Menilik dari permasalahan bangsa ini di saat sekarang sudah jelaslah solusi dari permasalahn tersebut, dibutuhkan kesadaran pemuda bangsa ini untuk menjadi pemimpin negeri ini dalam memberantas krisis ideologi yang tengah terjadi. Seorang pemimpin yang terus mempelajari dan berbagi mengenai seluk beluk ideologi pancasila yang sebenar–benarnya.

 

Adalah suatu kesia-siaan jika gelar pemuda ini tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sangat mubazir jika kita hanya menjadi seorang apatis yang hanya kuliah-pulang atau kuliah-kafe. Belum lagi peran kita sebagai manusia yang diciptakan dimuka bumi untuk menjadi pemimpin umat sedunia.

 

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik” (QS. Ali ‘Imran: 110).

 

Berbicara tentang pemimpin, pemimpin Indonesia hendaknya dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi zaman sekarang, seharusnya pemimpin Indonesia dapat membuat terobosan terbaru yang efektif dan efesien dan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat. Biarlah terobosan tersebut hanya hal kecil. Bisa saja hal kecil seperti sebuah akun khusus dan laman khusus yang akan otomatis ada ketika sebuah akun pemuda Indonesia aktif. Akun khusus inilah nantinya yang menjadi media berbagi serta menguatkan prinsip – prinsip Pancasila kepada setiap pengguna media sosial di tanah air.

 

Selain itu, pemimpin juga harus mengetahui segala problematika yang terjadi di Indonesia. Permasalahan saat ini sebenarnya dapat teratasi jika generasi muda sebagai calon pemimpin benar-benar menerapkan nilai-nilai yang ada dalam pancasila. Namun sayangnya ada pemuda yang menganggap pancasila itu tidak relevan. Meskipun ada pemuda yang mengaku mencintai pancasila, tapi mereka tidak memahami nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila seutuhnya. Mereka memang mempunyai nilai nasonalisme yang cukup tinggi, tapi apakah nasionalisme saja sudah cukup untuk memahami makna pancasila? Tidak, karena dalam pancasila telah dirumuskan nilai-nilai untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan kepada nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial. Untuk itu, pemimpin dengan pemahaman tinggi terhadap ideologi sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia.

 

Oleh karena itu janganlah kita menyia-nyiakan waktu yang kita miliki, karena Ahmad Rifa’i Rif’an seorang penulis buku Hidup Sekali, Berarti lalu Mati pernah menyampaikan dalam bukunya:

Bukankah kezaliman yang tak terkira jika kita menjadikan maha karya yang istimewa ini hanya numpang lewat dalam sejarah? Lahir, hidup, mati tanpa meninggalkan warisan berharga bagi generasi selanjutnya.

 

 

Orang Sukses Mana Pernah Menyerah

Sesuatu yang besar pastilah berawal dari kecil. Sebab semua bertahap. Ibarat mendaki dimulai dari bawah, hingga akhirnya sampailah di puncak tertinggi. Dia yang saat ini berada di puncak pastilah pernah berada di bawah. Semua memang di mulai dari bawah, dari tingkatan terendah. Seperti bayi yang kemudian tumbuh besar dan menjadi dewasa. Semua pernah berada di bawah, tidak ada sukses yang datang dengan tiba-tiba. Semua memerlukan proses. Benar bukan? Tidak ada sesuatu pun yang instan di dunia ini. Tidak ada hal yang besar dengan tiba-tiba. Hal besar pastilah datang dari hal kecil. Sebab semua pastilah melewati sebuah tahapan yang dinamakan proses, termasuk kamu. Jadi sudah siapkah kamu untuk berproses? Setiap pribadi itu unik. Setiap individu itu luar biasa. Sebab kalian tidak pernah terlahir sia-sia. Tidak ada insan yang diciptakan dengan sia-sia. Tuhan tidak pernah menciptakan sesuatu dengan alasan yang tidak jelas.

 

 

Kita memang tidak dilahirkan dengan sempurna, tidak ada manusia yang sempurna di muka bumi ini. Sebab kesempurnaan hanya milik Tuhan. Ketidak-sempurnaan bukan alasan merasa rendah apalagi tidak berdaya. Karena semua manusia diciptakan sama, sama-sama terlahir sepaket. Lengkap dengan kekurangan serta kelebihan masing-masing. Kamu mungkin pernah merasa bukan siapa-siapa, tidak punya apa-apa, lalu berpikir bahwa kamu tidak berhak untuk bermimpi. Merasa tidak pantas bahkan tidak punya hak sama sekali untuk bermimpi. Benar? Jika diam-diam jawabmu adalah iya. Maka bacalah tulisan ini sampai selsai. Jangan di skip, apalagi di close. Sebab melalui tulisan ini saya akan berusaha menyadarkanmu bahwa tidak peduli siapa kamu, kamu tetap berhak melangitkan mimpi. Karena sejatinya setiap dari kita punya kesempatan yang sama, sama-sama berhak bermimpi. Merajut asa, menggapai prestasi.

 

 

Saat merasa bukan siapa-siapa, tidak punya apa-apa. Merasa tidak berguna, lantas berpikir tidak ada harapan. Kamu mungkin melupakan sesuatu. Mau tahu apa? Kamu adalah makhluk dari Sang Kuasa. Tuhan tidak akan diam, Dia akan selalu bersama hambaNya yang mau berjuang dengan sebenar-benarnya perjuangan. Usaha yang selalu melibatkan Sang Kuasa tidak akan pernah jadi sia-sia. Tidak percaya? Buktikan sendiri! Dan jadilah bagian dari seorang yang telah memetik keajaiban. Keajaiban datang dari ketidak-mungkinan. Kamu masih punya Tuhan, Dia akan selalu membersamaimu. Ingat baik-baik. Lagipula apa kamu tahu? Dia yang saat ini adalah siapa, berada di posisi teratas, di puncak tertinggi pun pernah menjadi bukan siapa-siapa. Mereka pernah berada di posisimu saat ini. Merasa bukan siapa-siapa, tidak punya apa. Merasa tidak berdaya dalam menghadapi setiap rintangan. Mereka yang saat ini berhasil menyandang gelar sukses adalah dia yang berhasil menapik semua ragu, menghapus takut, serta mengalahkan gelisah kemudian bertindak sebagai bagian dari usaha.

 

Orang sukses adalah dia yang selalu melangitkan harapan dalam doa terbaik, percaya akan setiap ketentuan Sang Kuasa. Meyakini dengan segenap hati apa yang telah Tuhan tentukan adalah yang terbaik. Orang sukses adalah dia yang tidak pernah menyerah. Melakukan segala cara terbaik. Dia tidak sampai di posisi ini dengan cuma-cuma, pernah merasakan pahit serta asam-manisnya berjuang. Bahkan bukan tidak mungkin pernah merasakan bagaimana tidak enaknya bertemu kegagalan. Tapi apa dia menyerah? Tidak, dia sama sekali tidak pernah menyerah. Jatuh, kemudian bangkit lagi, jatuh, bangun. Begitu terus sampai keberhasilan datang menghampiri. Begini, ya… Sebelum menjadi orang tua, Ayah dan Ibumu pastiah pernah merasakan menjadi anak. Pendidik pastilah pernah menjadi peserta didik. Sebelum menjadi tenaga pengajar, seorang pengajar pastilah pernah menjadi pelajar. Guru pernah berada di posisi sebagai murid. Seorang pemimpin besar bukan tidak mungkin pernah merasakan bagaimana rasanya menjadi bawahan. Mereka yang saat ini berada di atas, di puncak. Tidaklah melewati semua dengan mudah. Mereka adalah orang-orang hebat yang berhasil melewati semua, segala rintangan dalam jalan yang membawa mereka menemukan keberhasilan. Sukses adalah hadiah dari kegigihan serta tekad mereka yang begitu kuat. Jangan lihat mereka yang sekarang. Tapi cobalah untuk melihat bagaimana mereka terdahulu.

 

Perjuangan serta pengorbanan yang telah mereka lalui tidak bisa dianggap remeh, apalagi enteng. Semua tidak pernah mudah, selalu ada rintangan di setiap langkah. Bahkan terkadang mereka harus mencari jalan yang baru. Belajarlah dari kegigihan serta ketangguhan mereka. Ketangguhan saat bangkit ketika terjatuh, kala memilih tetap melangkah di saat harus melewati jalan terjal. Saat memutuskan untuk tetap melangkah meski harus tertatih. Milikilah tekad kuat serta semangat membara seperti mereka. Tidak harus melewati jalan yang sama memang, tapi setidaknya contohlah mereka dalam berproses menjadi manusia hebat.