Mendobrak Keterbatasan

DSC_0342

Berkarya di bidang jurnalistik merupakan pilihan tepat bagi Syahrizal Rachim (Bogor), Nasrul Azmi (Bekasi), dan Putra Ramadhan (Balikpapan), ketiganya merupakan siswa kelas 3 SMART Ekselensia Indonesia yang memilih untuk aktif berkarya dan mengembangkan bakatnya di bidang ini dengan mengikuti ekstrakurikuler Jurnalis di sekolah dan telah menelurkan buletin yang diberi nama S’Detik.

Keaktifan ketiganya di ekstrakurikuler jurnalistik baru-baru ini diganjar prestasi yang sangat membanggakan. Pada Jumat (05/10) lalu mereka mengikuti Lomba Karya Jurnalistik Siswa SMP Tingkat Nasional di Hotel Sultan Solo yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tak tanggung-tanggung, sebagai wakil Provinsi Jawa Barat mereka berhasil menyabet juara umum dalam kompetisi tersebut. Mereka berhasil mengalahkan 38 peserta lainnya yang merupakan wakil dari 28 provinsi di Indonesia.

“Kami sempat merasa pesimis mengikuti kompetisi tersebut. Berbekal peralatan jurnalistik yang seadanya karena kami hanya berhasil mendapat pinjaman 2 buah laptop dari sekolah, satu buah kamera serta perekam suara yang tidak berfungsi dengan baik”, ujar Nasrul Azmi yang merupakan reporter buletin S’Detik saat ditemui Selasa sore di SMART Ekselensia Indonesia.

DSC_0334

Proses penilaian dari lomba tersebut antara lain orisinalitas karya, artistik, dan tata bahasa. “Pada kesempatan kala itu kami mendapat tugas untuk meliput aktivitas di Desa Bekonang Sukaharjo yang merupakan Desa Budaya penghasil Batik Tulis, Gamelan, dan Genteng. Dari hasil liputan tersebut, kami diberi waktu produksi kurang lebih 6 jam untuk menuangkannya menjadi sebuah karya jurnalis yang dibagi ke dalam rubrik Opini, Sejarah, dan Lintas Impian. Kemudian secara tertutup kami mempresentasikan hasil karya dan aktivitas ekstrakurikuler jurnalis di sekolah kami di hadapan dewan juri. Mereka semua adalah orang yang kompeten di bidang ke-jurnalistik-an, ada perwakilan dari Kompas, Tempo, dan dosen jurnalis Universitas Padjajaran,” tutur Syahrizal Rachim, Pemimpin Redaksi Buletin S’Detik.

Saat pengumuman akhir, ketiganya tak berharap banyak. Karena dari segi fasilitas pendukung dan persiapan, sekolah lain jauh lebih baik dibandingkan mereka. Satu per satu juara dipanggil dari mulai juara ketiga hingga pertama. Dari tujuh tim yang mendapat peringkat ketiga, tim mereka tidak terpanggil. Demikian juga lima tim yang berhasil menduduki peringkat kedua. Dua tim terbaik telah dinobatkan sebagai peraih juara pertama, ini berarti tersisa satu posisi juara terbaik yang belum disebut. Dan di sanalah mereka ukir prestasi cemerlang, meraih juara umum dan juara kategori opini, artistik, dan fotografi terbaik.

DSC_0328

“Harapan kami, S’Detik bisa mengikuti kompetisi ini kembali di tahun mendatang dan mempertahankan gelar juara yang tentunya dengan kualitas karya yang lebih baik lagi. Mampu menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalistik seperti kejujuran dan keberanian”. Rubrik yang diangkat dalam Buletin S’Detik sendiri antara lain Laporan Utama, Lintas Karya, Kisah, Sekolahku, Ekstrakurikuler, Opini, Komik, Newsflash, dan Breaking News.

Tim Silat SMART Ekselensia Indonesia Memborong Medali Emas di Jampang Silat Competition

Assalamualaikum Sobat SMART, hei apa kabar kalian semua? Semoga selalu dalam keadaan baik ya. Pada Jumat (11/9) lalu tim silat SMART Ekselensia kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam kegiatan Jampang Silat Competition 2015 lho. Kegiatan yang lahir dari kerjasama Kampung Silat Jampang, Pemerintahan Kabupaten Bogor, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) ini diikuti puluhan sekolah di Gedung Tegar Beriman Bogor. Tapi banyaknya sekolah yang berpartisipasi tak akan menyurutkan semangat kami untuk menggondol emas.

DSC_0155

Wayan, Fahrul, Yoga, Aprulloh, Edy, Haikal, dan 4 teman kami lainnya menjadi perwakilan SMART Ekselensia Indonesia dalam ajang bergengsi kala itu. Kami mengikuti kompetisi silat sesuai dengan kelasnya masing-masing dengan penuh rasa percaya diri. “Selain ajang meraih prestasi, Jampang Silat Competition ini menjadi ajang silaturahmi pesilat seluruh Indonesia,” ujar Wayan penuh semangat.

Alhamdulillah enam dari sepuluh perwakilan SMART EI berhasil meraih medali emas antara lain Wayan Muhammad Yusuf siswa kelas 5 IPS (setara kelas XII di sekolah lain), Fahrul Hilman (5 IPS), Yoga Rikhaldi Putra (4 IPS), Aprulloh (4 IPA), Edy Kurniawan dan Haikal Ramadhan kelas 2 SMP. Meskipun kami berasal dari daerah dan angkatan yang berbeda, namun tekad kami yang kuat agar terus berprestasi dan mampu menjadi kebanggaan orang tua dan mengharumkan nama SMART Ekselensia Indonesia akan terus membara dalam diri.

“Kami senang dan bangga karena mampu mengharumkan nama baik SMART Ekselensia Indonesia”, tegas Wayan.

Semoga prestasi ini bisa kami terus pertahankan sampai kapanpun, aamiin. Sampai jumpa ditulisan berikutnya ya.

 

,

Kebanggaan Kami Menjadi Juara Umum Di Pekan Ilmiah Remaja

Matahari bersinar sangat terik, namun wajah sumringah penuh tawa terpancar ketika mereka kembali menjejakkan kaki di asrama SMART. Capai, lesu, letih hilang entah ke mana. Kala itu merupakan momen terbaik bagi 7 orang siswa SMART Ekselensia yang mengikuti ajang PILAR (Pekan Ilmiah Pelajar) ke-6 yang diadakan oleh SMPIT Baitussalam, Bogor.

24 dan 25 Februari merupakan hari yang mendebarkan bagi Facturrozie, Rama, Nashrul, Abdullah, Ahmad, Bima, dan Fajrul.  Pasalnya di ajang tersebut mereka harus berhadapan dengan sekolah lain yang tidak kalah jagonya, namun mereka pantang menyerah dan semangat mereka patut diacungi jempol. Setiap hari selepas sekolah mereka menghabiskan waktu untuk belajar materi yang dilombakan. Jadwal sekolah, pekerjaan rumah, dan materi lomba sempat membuat konsentrasi mereka sedikit terpecah namun mereka dapat kembali ke tujuan awal,  membuat nama SMART Ekselensia semakin harum di jagat pendidikan

Ada tiga kategori lomba yang mereka ikuti, antara lain LCC PAI, LCC IPS, dan MHQ. Fachturozzie, Rama, dan Nashrul mengikuti LCC PAI; Abdullah, Ahmad, dan Bima mengikuti LCC IPS; dan Fajrul mengikuti Lomba MHQ.

Detik berubah menit, menit berubah jam dan yang dinanti telah tiba, pengumuman pemenang. Dag dig dug degup jantung semakin cepat dan hanya itu yang mereka rasakan saat itu. Namun betapa terkejutnya ketika nama mereka dipanggil, rasa syukur tak henti terucap dari mulut mereka. Facturrozie, Rama, dan Nashrul berhasil menyabet Juara 2 LCC PAI; Abdullah, Ahmad, dan Bima berhasil menjadi juara 1 LCC IPS; dan Fajrul berhasil merebut juara 2 Lomba MHQ. Momen yang tidak akan pernah mereka lupakan seumur hidup, apalagi ketika mendapati  SMART Ekselensia ternyata menjadi Juara Umum se-JaBoDeTaBek di ajang yang cukup bergengsi tersebut. Membuncahlah kebahagiaan mereka.

Usaha dan kerja keras mereka tidak sia-sia, semua terbayarkan dengan hasil yang sangat membanggakan. Semoga ke depannya makin banyak prestasi yang akan ditorehkan teman-teman SMART Ekselensia.

,

Prestasi Tim Dompet Dhuafa di Zakat Cup

MALAYSIA – Setelah tiga kali berpartisipasi, pada tahun 2010, 2012, dan 2015, akhirnya Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa menjadi yang terbaik pada Kejohanan (Kejuaraan) Badminton Pusat Zakat Antarnegeri-negeri Penghimpun Zakat 2015. Pada pertandingan final yang dilangsungkan pada hari Ahad, 15 Maret 2015, di Stadium Badminton Kuala Lumpur, Cheras, Malaysia, Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa mengalahkan Tim Bulu Tangkis Johor, Malaysia dengan skor 3 – 1.

Perjuangan panjang harus dilalui Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa pada turnamen yang mempertemukan 12 bulu tangkis antarlembaga zakat dari Malaysia dan Indonesia tersebut. Tim DD Berada satu grup dengan tim MPAIS, Selangor, dan salah satu mantan juara turnamen ini, Johor. Dalam penyisihan grup pada Sabtu (14/3), Dompet Dhuafa berhasil menyisihkan lawan-lawannya, yaitu Tim MPAIS dengan skor 5:0, Selangor 5:0, dan mengunci kemenangan sekaligus memastikan diri menjadi juara grup dengan mengalahkan Tim Johor dengan skor 4:1.

Pada hari yang sama, dipertandingkan pertandingan pada babak perempatfinal. Tim DD yang terdiri atas 12 pemain dan empat di antaranya merupakan karyawan SMART Ekselensia Indonesia, yaitu July Siswanto (Guru Bahasa Arab), J. Firman Sofyan (Guru Bahasa Indonesia), Harja Wijaya (Staf Umum), Andi Angger Sutawijaya (Staf Filantropi Pendidikan) sukses menaklukkan Tim Kedah dalam pertandingan yang menguras stamina dengan skor ketat, 3:2.

Sebelum final beregu dipertandingkan, terlebih dahulu dipertandingkan final perseorangan. Herdiansah, Perwakilan dari Dompet Dhuafa,menjuarai tunggal putra kelas eksekutif setelah mengalahkan lawannya dengan rubber game. Kedigdayaan perwakilan Dompet Dhuafa diperjelas dengan  kemenangan Deni Arsandi (PSI) dan Harja Wijaya (SMART Ekselensia) yang menjadi jawara dalam pertandingan perseorangan ganda putra juga dengan mengalahkan lawannya dalam pertandingan rubber game, 2:0.

Pada hari kedua, Ahad (15/3), pertandingan melelahkan kembali dijalani Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa saat menghadapi kekuatan baru tahun ini, Tim Pinang. Reli-reli panjang tersaji dalam pertandingan semifinal tersebut, sampai akhirnya tim Dompet Dhuafa berhasil merebut tiket final dengan skor tim 3:2.

Dengan waktu istirahat yang singkat, Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa kembali harus menjalani pertandingan final pada hari yang sama. Pada babak final, Tim DD kembali harus bersua dengan Tim Johor yang dikalahkan dengan skor 4:1 pada babak penyisihan. Dengan kepercayaan diri yang tinggi dan semangat membara serta menggelora, Tim Bulu Tangkis DD akhirnya mengalahkan lawan dengan skor 3:1

“Alhamdulillah usaha keras dari kawan-kawan berbuah manis di Malaysia. Setelah melalui perjuangan panjang di hari pertama, akhirnya kini dapat memboyong Piala Pusingan 2015 ke Indonesia,” ungkap Manager Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa, Shofa Quds, melalui pesan singkat.

Tim Bulu Tangkis Dompet Dhuafa pun akhirnya sukses membawa Piala Pusingan (Bergilir) Turnamen Badminton Zakat Cup yang diselenggarakan oleh Pusat Pungutan Zakat (PPZ) Malaysia. Tim DD sukses menjadi yang terbaik pada turnamen yang  sudah genap dilaksanakan selama 8 kali tersebut. Selain mencari juara pada pertandingan bulu tangkis, turnamen ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi antarnegara-negara penghimpun dana zakat sehingga tercipta kerja sama yang erat dan terus bersinergi dalam kebaikan bersama. (J.Firman S.)

,

Semarak OASE 2015, Semarak Prestasi Para Pemuda

Bogor – Pemuda selalu diidentikan dengan semangat mereka yang berapi-api dan kreativitas mereka yang tanpa batas dan selalu mencari tahu dan melakukan hal-hal  yang mereka anggap baru, oleh karenanya mereka butuh wadah untuk menampung dan menyalurkan energi positif yang mereka miliki. SMART Ekslensia Indonesia menjawab tantangan tersebut dengan menyelenggarakan Semarak Oase 2015, Semarak Oase 2015 hadir untuk menampung potensi dan kreativitas para pemuda. Acara ini tak hanya menjadi ajang unjuk gigi, tapi juga momen untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia di masa depan.

Acara ini diadakan selama dua hari berturut-turut  pada 14 dan 15 Maret lalu dan mengundang beberapa sekolah yang berada di Bogor dan sekitarnya. Kegiatan yang diadakan setahun sekali ini bertujuan untuk menanamkan semangat  serta memberikan wadah bagi pelajar untuk berkarya dan berprestasi.

Ada beragam lomba yang ditawarkan Semarak Oase 2015, diantaranya Speech, S-Factor, STOMP (Science Team Olympiad), Futsal cup, 3D WallMagz, MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran), dan Jurnalistik. Pada Sabtu (14/03), Futsal Cup membuka semaraknya Semarak Oase 2015, ada 10 tim dari 10 sekolah yang bertanding untuk memerebutkan piala SMART Ekselensia Indonesia. Persaingan pertandingan Futsal sangat sengit karena semua tim memiliki tujuan yang sama, menang dan mengharumkan nama sekolah masing-masing. Pada Minggu (15/03) final Futsal Cup digelar dan SMP SMART EI berhasil menyabet piala Semarak Oase 2015. Selain final Futsal Cup,  lomba seru lain turut meramaikan Semarak Oase 2015, para peserta terlihat sangat antusias mengikuti beragam lomba yang diadakan kala itu. Keseruan hari itu membuat hubungan baik SMART EI dengan sekolah-sekolah yang diundang untuk berpartisipasi  kian erat.

Lalu sekolah mana saja yang berhasil menjadi juara di ajang Semarak Oase 2015? Yuk kita lihat di bawah sini:

MHQ:

  • Juara 1: Arini Hasna Khamila (SMPN 2 Parung), 415
  • Juara 2: Muhammad Anugrah Al-Qadar Hasmie (SMPIT Baitussalam), 384
  • Juara 3: Syarif Hamid (Ponpes Rafah). 305

S-Factor:

  • Juara 1: SMP Al-Hasra, 84.25
  • Juara 2: SMP Nurul Iman (Ikhwan), 78.5
  • Juara 3: SMP Baitussalam. 76

Speech Contest:

  • Juara 3: Saiyadari (Ponpes Rafah),
  • Juara 2: Siti Nuraini (SMP Nurul Iman),
  • Juara 1: Azzahra Qoisha (SMP Al-Hasra).

Futsal:

  • Juara 1: SMP SMART Ekselensia IDN,
  • Juara 2: SMP Nurul Iman,
  • Juara 3: Ponpes Rafah.
  • Topskor: Sayuti/Q-Bay (no. 15)
  • Pemain Terbaik: M. Ibnu Al-Fida

STOMP:

  • Juara 1: SMP Nurul Iman,
  • Juara 2: SMP Al-Kausar 2,
  • Juara 3: SMP Al-Kausar 1.
  • Math. : M. Khoirunnida (Nurul Iman),
  • Bio. : Ihza Aulia Tanjung (Rafah Islami),
  • Fis. : Hana Salsabila (Al-Kautsar).

Selamat untuk para pemenang, untuk yang belum menang jangan berkecil hati ya. . Sampai berjumpa di Semarak Oase tahun depan Sobat SMART.

Medali Perunggu di POPKAB 2013

CIBINONG – Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten kembali digelar. Dan secara resmi kegiatan POPKAB Bogor ke V tahun 2013 dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Hj.Nurhayanti  di stadion Persikabo Cibinong, Kamis (2/5/2013).

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang oleh Sekda Kabupaten Bogor yang disaksikan langsung  oleh para kontingen dari 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor serta dihadiri pula oleh ribuan pelajar serta tamu-tamu lainya.

Dalam sambutannya Hj.Nurhayanti mengatakan kegiatan ini dapat menghindari para pelajar dari tindak kenakalan remaja yang akhir- akhir ini kian meresahkan. POPKAB merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terhadap bakat para pelajar di bidang olahraga.

Kegiatan ini berhasil menggaet sekitar 2300 orang atlet Bogor terdiri pelajar SD, SMP, SMA dan SMK se kabupaten Bogor. Mereka juga merupakan wakil dari  masing –masing kecamatan yang akan bertanding di 15 cabang olahraga, diantaranya renang, voli, tenis meja, catur standar dan bulutangkis.

SMART Ekselensia Indonesia sebagai salah satu sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Bogor tepatnya berasal dari Kecamatan Kemang tak mau ketinggalan mengirimkan kontingennya untuk turut serta daam beberapa cabang olah raga yang di perlombakan.

Adapun siswa SMART serta catatan prestasi yang berhasil di raih dalam POPKAB 2013 yaitu :

  1. Afdal Kurnia , mengikut I cabang Renang 50 M gaya bebas putra SMA berhasil meraih peringkat 3 ( Medali Perunggu)
  2. Rizki Amrizal, M. Tahsinul Qulub, Aldo, M. Ridwan dan  Agung Pramudio mengikuti cabang sepak takraw SMA berhasil meraih peringkat 3 (Medali Perunggu)
  3. M. Ibnu Alfida, mengikuti Cabang Tenis Meja Tunggal Putra berhasil masuk semifinalis
  4. Tri Agus Setiawan, mengikuti Cabang Tenis Meja Tunggal Putra berhasil masuk babak penyisihan
  5. Nengah Affan Riadi , mengikuti Cabang Catur Standar  berhasil masuk 8 Besar
  6. Fahrul Hilman, mengikuti Cabang Tenis Meja Tunggal Putra berhasil masuk 8 Besar
  7. Sutrisno, mengikuti Cabang Tenis Meja Tunggal Putra berhasil masuk 4 Besar
  8. Tedy Maulanazry, mengikuti Cabang Lari 60 M berhasil masuk 5 Besar

Lagi-lagi pendidikan di sekolah dengan siswa yang justru berasal dari kaum marginal  nyatanya mampu  menunjukan kesuksesannya melalui prestasi-prestasi yang diraih khususnya dalam ajang POPKAB 2013. (znl)

Prestasi Siswa SMART di Ajang ALBACADABRA

Hari Rabu hingga Kamis tepatnya tgl 2 hingga 3 Mei 2013 lalu beberapa siswa SMART Ekselensia Indonesia mengikuti ALBACADABRA (Albayan Competition as Development of Achievement and Big Revolution for All) yang diselenggarakan oleh SMA PU. Al- Bayan Sukabumi dengan mengangkat tema “Let The World Know The Magic of Your Talent. Starts, Kabum and Glass.” .  Diantara siswa Sekolah SMART  yang telah mengikuti lomba tersebut antara lain :

Lomba Daur Ulang : Afdal Firman, Tedi, Farid, Faisal, Andrian & Sukrismon, Afdal Kurnia, Rein & Sutrisno ( Kelas 2 SMP) serta Rizka, Iqbal, Somad, Fatqur, Jajang & Firman (kelas 3 SMP)
Lomba Speech : Yoga & Azzam (kelas 1 SMP)
Lomba Baca Puisi : Ihda & Ade ( Kelas 2 SMP) serta Fajar (kelas 3 SMP)
Lomba Story Telling : Renald & Doni ( Kelas 2 SMP)
Lomba 3D Wall Magz : Yodie, Mufid, Dian, Farhan ( Kelas 3 SMP)
Lomba Cerpen : Reza (kelas 3 SMP)
Lomba Cerpen : Fajar & Reza (Kelas 3 SMP)

Dalam kesempatan kali ini  dari 7 kategori lomba yang diikuti oleh beberapa siswa SMART  3 diantaranya berhasil menyabet juara diantaranya dalam lomba story telling yang berhasil meraih juara pertama oleh Doni Septian serta juara dua oleh Renald Maulana kemudian  juara dua lomba speech contest oleh M. Ikrom Azzam  dan kategori lomba terakhir yang brhasil dimenangkan oleh siswa SMART adalah berhasil menjadi juara tiga dalam lomba 3D Wall Magazine antara lain oleh Yodie Ikhwana, Mufid Muhyiyudin dan Dian Kurnia A.

Dua kategori lomba yang berhasil dimenangkan oleh siswa SMART masuk dalam kategori lomba GLASS (Great Language and Literature School Contest),merupakan acara yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa di bidang bahasa dan sastra. Dalam lomba tersebut ada beberapa aspek penilaian dewan juri seperti Pronunciation , Intonation , Accuracy , Expression dan Performance pada story telling serta knowledge, relevance, fluency, accuracy, confidence, communicativeness, grammer pada speech contest.  Kriteria penilaian yang cukup ketat terbukti tak membuat siswa SMART kewalahan. Hal itu dapat terlihat dari prestasi yang berhasil digondol dalam kedua lomba tersebut.

Beda halnya dengan lomba 3D Wall Magazine dimana setiap tim yang terdiri dari tiga orang  peserta diharuskan membuat sebuah karya berukuran 1.5 m x 1.5 M bertemakan ” Developing Technology Without Decreasing Cultural Value for Educational Purposes” dengan waktu pembutan selama 3 jam (180 Menit)

Walaupun tidak semua kategori lomba berhasil dimenangkan oleh siswa SMART akan tetapi prestasi mereka kali ini dapat membuktikan bahwa mereka merupakan siswa berprestasi yang di miliki oleh Sekolah SMART Ekselensia Indonesia. (znl)