Diaspora RI di Kanada Aktif Bantu Kemajuan Pelajar

JAKARTA – Banyak cara untuk mengabdi atau memberikan kontribusi positif bagi bangsa sendiri, salah satunya dari apa yang dilakukan oleh para diaspora Indonesia di Kanada dalam bentuk kegiatan Online Conversation Class (OCC). Melalui kegiatan ini, para mahasiswa Indonesia di Kanada, sebagai salah satu unsur dari diaspora Indonesia di luar negeri, melakukan interaksi daring (online) dengan para siswa/siswi di Indonesia dengan menggunakan media Skype.

Sekretaris pertama Kedubes RI di Kanada, Taufiq Lamsuhur, kepada Koran Jakarta mengatakan, Jumat (27/2), melalui kegiatan ini, para diaspora Indonesia di luar negeri, khususnya para mahasiswa Indonesia, bisa berinteraksi dengan para siswa atau calon mahasiswa di Indonesia. Di samping bertujuan memberikan kesempatan belajar bahasa Inggris, interaksi yang dilakukan secara tidak langsung bermanfaat untuk “knowledge or experience exchange” yang pada akhirnya diharapkan menciptakan para pemuda yang lebih berpikir global sehingga memiliki cara pikir dan tindak yang tidak kalah dari teman-teman sebayanya di dunia internasional.

Interaksi yang dilakukan tidak sembarang interaksi, melainkan interaksi yang menggunakan bahasa Inggris dan membahas berbagai topik yang terkait dengan kehidupan keseharian para mahasiswa Indonesia di luar negeri, seperti kampus, perpustakaan, hobi, kehidupan asrama, materi perkuliahan, uang saku, makanan atau restoran favorit dan dinamika sosial lainnya yang terkait dengan perkuliahan. Topik-topik lainnya juga bisa dibahas seperti binatang piaraan, hobi, kegiatan harian/mingguan, fisika, kimia, liburan, pekerjaan, kota-kota besar, dll.

Menurut Raka Katon, mahasiswa jurusan Mekanikal dengan spesialisasi penerbangan Universitas Concordia, Montreal, Kanada, yang baru saja terpilih sebagai ikon “Global Ambassador” untuk program Diaspora E-Class ini, pemilihan topik yang sifatnya sangat ringan dan terkait langsung dengan dinamika siswa atau mahasiswa ini adalah untuk menciptakan komunikasi yang lebih interaktif sehingga merangsang para peserta menggunakan bahasa Inggris yang betul-betul terpakai atau digunakan dalam kehidupan keseharian di lingkungan pendidikan.

Kegiatan OCC ini adalah merupakan bagian dari Diaspora E-Class, yang pada awalnya diinisiasi oleh para mahasiswa Indonesia di kawasan Amerika Utara, terutama yang bergabung dalam Persatuan Mahasiswa Indonesia di Kanada (PERMIKA) Toronto dan Waterloo. Pembentukan kelompok Diaspora E-Class diinspirasi oleh Gerakan Indonesia Mengajar dan Kongres Diaspora Indonesia. Organisasi daring (online) ini dibentuk pada bulan Setember 2013 dan meluncurkan proyek pertamanya yang dikenal sebagai Online Conversation Class (OCC), yang mulai diperkenalkan pada bulan Oktober 2013. Terdapat 2 proyek lainnya dari Diaspora E-Class, yaitu: Mix n Mingle dan Global Ambassador.

OCC telah berhasil dikembangkan dengan 3 sekolah di Indonesia dan melibatkan sekitar 230 siswa/pelajar, yaitu: SMART Ekselensia, Parung, Bogor, Yayasan Noordeen Orphanage, Tekengon, Aceh dan SMART Ekselencia Drama, Bogor

Duta Besar RI untuk Kanada, Dr. Teuku Faizasyah menilai apa yang dilakukan oleh para diaspora muda Indonesia di Kanada ini sangat inspiratif dan mengagumkan karena dilakukan secara sukarela namun sangat terorganisir. Dan yang lebih penting, kegiatan Diaspora E-Class tersebut telah mampu menjembatani transfer ilmu dan pengetahuan tanpa harus mengalami kendala jarak dan waktu. Apabila dapat dijaga kesinambungan dan dukungan dari berbagai pihak, Duta Besar yakin pada akhirnya kegiatan ini akan ikut berkontribusi dalam peningkatan sumberdaya manusia Indonesia. (sur/AR-3)

Sumber: http://www.koran-jakarta.com/?28876-diaspora%20ri%20di%20kanada%20aktif%20bantu%20kemajuan%20pelajar