Duta Gemari Baca Sang Pemustaka Jawara

P_20170217_142858“Membaca buku itu jendela ilmu” Kalimat yang tergantung di langit-langit Pusat Sumber Belajar (PSB) Makmal Pendidikan itu memberikan stimulus motivasi tambahan bagiku untuk gemar membaca buku.

Perkenalkan nama saya Muhammad Ikrom Azzam, siswa kelas 12 IPS SMART asal Jakarta. Ada kisah menarik yang ingin saya bagi tentang hobi lama saya (yang bersemi kembali), yakni membaca buku. Cerita ini bermula ketika amanah memimpin berbagai organisasi mulai saya emban pada pertengahan 2015 hingga akhir 2016.

Begini ceritanya…

Kira-kira pertengahan September 2015 amanah baru menjadi Presiden (ketua OSIS) Organisasi Akademika SMART Ekselensia (OASE) mulai saya jalani. Semenjak saat itu, saya jadi lebih sibuk dari sebelumnya. Bagaimana tidak, beban moral yang cukup berat dan keharusan menjadi panutan serta harus bekerja secara profesional saya jalani setiap hari. Capai, lelah, sedih, senang saya lewati dengan penuh perjuangan, saya percaya akan hikmah dibalik usaha dan perjuangan keras yang saya lakukan. Rasa percaya tersebut menjadikan saya sebagai pemimpin yang cukup mumpuni. Alhasil, undangan mengikuti kegiatan pelatihan kepemimpinan forum ketua OSIS Se-Indonesia pun menjadi berlian nikmat pengalaman yang sangat berharga untuk kehidupan saya.

Ya, kegiatan Indonesia Student Leadership Camp IV yang digagas komunitas ILEAD Universitas Indonesia membuka mata saya seputar dunia kepemimpinan sejati. Dalam kegiatan tersebut banyak sekali inspirasi tentang kepemimpinan yang saya dapatkan, salah satu kalimat yang membekas di kepala saya ialah:

“Pemimpin sejati itu lahir karena kebiasaan baiknya dalam setiap aktivitas yang dijalani, dan tak sedikit pemimpin yang terlahir dari kebiasannya dalam membaca, baik membaca buku maupun membaca situasi dan manusia”.

Kalimat di atas selalu terngiang di dalam pikiran saya, hal tersebut mengembalikan hobi saya membaca buku. Hobi ini telah lama hilang karena kesibukkan saya memimpin organisasi internal sekolah, semenjak itu lah saya bertekad untuk menjadi Ketua OSIS yang paling rajin membaca buku di SMART. Tekad tersebut perlahan tapi pasti mulai saya realisasikan setelah pulang kampung di awal 2016.

Januari 2016 menjadi titik balik semangat dalam diri saya untuk kembali menekuni hobi membaca buku. Saya mulai sering mampir ke Perpus PSB, hampir setiap hari saya menyempatkan diri untuk datang ke PSB, bahkan sampai harus diusir gara-gara masih saja membaca koran ketika jam tutup PSB menjelang. Jujur ada banyak kelucuan yang saya rasakan ketika berada di PSB untuk membangkitkan kembali hobi membaca saya, mulai dari ketiduran di PSB karena kelelahan baca buku, sampai membaca buku dengan posisi di luar kelaziman orang normal pun pernah saya rasakan. Ah, pokoknya seru sekali.

Karena keseringan ke PSB, saya jadi tahu akan info-info terbaru di sana mulai dari seminar, bedah buku, sampai organisasi keperpustakaan pun saya jalani dan ikuti terus. Dan yang paling mengesankan adalah saya berhasil dinobatkan sebagai Duta Gemari Baca Makmal Pendidikan  2016  yang diadakan pada pertengahan bulan Ramadhan. Sungguh banyak sekali pengalaman mengasyikkan yang saya dapatkan di tahun 2016 bersama PSB. Hingga di H-5 sebelum Pulang Kampung 2016 diadakan saya mendapatkan hadiah luar biasa atas usaha luar biasa saya dalam membaca, saya berhasil dinobatkan sebagai Pemustaka Jawara No. 1 alias pemustaka yang paling banyak membaca buku selama setahun. Menurut data PSB saya telah membaca 100 buku dengan tuntas di 2016 dan awal 2017. Wow, Its very good experience! I love reading books! Today is Reader, Tomorrow is Leader!