Halal Bi Halal yang Membawa Kebanggaan dan Kekompakan Tim Ansamble SMART Ekselensia Indonesia

Assalamualaikum Sobat SMART? Apa kabar? Waah sudah lama kami tidak meng-update tulisan di web ini, maaf ya. Kami lumayan sibuk karena menyiapkan beberapa perhelatan yang akan dilaksanakan beberapa bulan lagi, jadinya web kurang di-update deh maaf ya.

Omong-omong kemarin (12/08) Tim Ansamble SMART Ekselensia Indonesia mendapatkan kesempatan untuk tampil di acara HalalBihalal yang digagas oleh Dompet Dhuafa, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Forum Saling Sapa, dan ESQ. Acaranya sendiri diadakan di Menara 165, Jakarta, dan dihadiri puluhan tokoh nasional keren seperti A.M. Fatwa, Didin Fafifduddin, Marwah Daud Ibrahim, Parni Hadi, Ahmad Juwaini, Hidayat Nut Wahid, Ahmad Heryawan, Ary Ginanjar Agustian, Ust. Yusuf mansur, Amien Rais, Fahira Idris, Adyaksa Dault, Habiburahman El Shirazy dan masih banyak lagi. Acara ini merupakan ajang halalbihalal pertama yang menggabungkan beberapa organisasi umat secara bersamaan dengan tujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar masyarakat, tokoh, dan ulama.

Tim Ansamble didapuk untuk menghibur tamu-tamu hebat tersebut, jelas kami sangat merasa terhormat karena ini kali pertama kami tampil dihadapan puluhan tokoh nasional keren. Kami berangkat pukul 05.00 pagi, iya 05.00 pagi karena kami pengin menghindari macetnya ibu kota yang sudah termahsyur itu hihi. Tim Ansamble sendiri berjumlah 35 orang maka pada saat itu kami dibagi menjadi dua rombongan, sesampainya di Menara 165 kami segera masuk ke ruangan khusus yang sudah disiapkan dan mempersiapkan alat musik kami untuk gladi bersih yang kedua. Kami dipandu Bunda, guru musik kami, menyempurnakan setiap nada yang akan kami mainkan dihadapan tamu undangan, dipojokkan terlihat kak Akhie dari MarKom sibuk mendokumentasikan kami.

ensamble2

Setelah gladi bersih selesai kami segera berkumpul lagi di ruangan untuk brieving, dan masa yang kami nantikan akhirnya datang juga, waktunya tampil! Rasa deg-degan menguasai kami, nyali kami serasa menciut, namun setelah melihat teman-teman satu tim, para tamu undangan, Bunda, ibu Dini (pendamping kami dari SMART EI), dan kak Akhie yang terlihat sangat antusias melihat dan mendokumentasikan kami, seketika semangat kami muncul kembali. Pada penampilan pertama kami membawakan instrumentalia ‘Assalamualaikum’ dan ‘Rindu Rasul’, para tamu undangan seperti tersihir dan kami semakin percaya diri dibuatnya, maka pada penampilan selanjutnya kami makin solid dan mantap memainkan instrumentalia berjudul ‘Canon’. Tepuk tangan dan blitz kamera membuat kami makin bersyukur tergabung dalam Tim Ansamble SMART Ekselensia Indonesia. Setelah ‘Canon’ selesai sekarang tiba saatnya kami berduet dengan tim nasyid Voicexelensia membawakan lagu ‘Sajadah Panjang’ seraya menyambut para tamu VIP yang datang memenuhi meja-meja yang sudah disediakan. Kami turun panggung dengan perasaan campur aduk, senang; deg-degan; dan tak sabar untuk tampil lagi di sesi selanjutnya. “Ini perasaan paling gak menentu yang pernahku rasakan, senangnya bukan main walau tadi deg-degannya bukan main juga,” ucap Kabul, anggota Tim Ansamble riang.

ensamble3

Detik berubah menit, menit berubah jam sampailah kami pada penampilan puncak kami. Penampilan penentu di mana kami harus menunjukkan performa terbaik dikarenakan kami harus tampil mandiri tanpa Bunda. ‘Manuk Dadali’, ‘Chiquitita’, dan ‘Selamat Hari Lebaran’ menjadi penutup penampilan kami dan penutup acara HahalBihalal bersama para tokoh nasional di Menara 165, tepuk tangan tak terputus ditujukkan untuk kami, kami sangat bersyukur mendapatkan kesempatan besar seperti ini. Apalagi kami bisa bertemu dengan tokoh-tokoh nasional hebat, bahkan menghibur mereka. Kami bangga menjadi bagian dari Tim Ansamble yang kompak, semoga ke depannya kami makin solid dan makin seiya seirama aamiin.

Doakan kami ya Sobat! Sampai berjumpa ditulisan selanjutnya.