Inilah Rama Sang Hafiz SMART

Foto Rama

Bogor – Rama Ahmad Noor Faizi ialah satu dari sekian peserta didik yang memiliki kemampuan unik di SMART Ekselensia Indonesia Dompet Dhuafa. Putra kelahiran Bogor, 21 Desember tahun 2000 ini berasal dari daerah Ciawi, Bogor Jawa Barat. Dengan latar belakang keluarga yang sederhana, Rama mulai mengenal SMART melalui kerabat dari orangtuanya yang menyarankan agar Rama mendaftar dan mengikuti seleksi masuk untuk belajar di SMART.

Pada 2013 Rama berhasil bergabung dan mulai menimba ilmu di SMART. Di lingkungan barunya ia bertemu dengan teman-teman yang tak kalah unik dengan potensi beragam dari berbagai daerah, suku, ras, dan budaya. Dari sinilah ia mulai mengenal Indonesia lebih dekat melalui aktivitas-aktivitas konstruktif di lingkungan SMART.

Sekolah berakselerasi pertama di Indonesia ini mengajarkan Rama beragam hal, salah satunya bahwa aktivitas belajar mengajar tidak selalu harus dilakukan di ruang kelas, tetapi bisa dilakukan di mana saja seperti di taman sekolah, di masjid, di alam terbuka, bahkan bisa dilakukan di bawah pohon sekalipun. Di SMART para siswanya sangat dianjurkan untuk mengekspresikan bakat serta potensi yang dimiliknya. Beragam keunikan serta potensi yang dimiliki siswa SMART begitu luar biasa, ada yang berhasil menjuarai Olimpiade Sains Nasional, kemampuan menulis yang selalu menyajikan tulisan-tulisan segar dan menarik untuk dibaca, dan menjuarai kompetisi keolahragaan hingga tingkat nasional.

Namun berbeda dengan Rama, ia memilih untuk berjuang menjadi seorang Hafiz. Rama merupakan siswa Kelas XI yang memilih untuk masuk di peminatan ilmu pengetahuan sosial memulai niatnya menghafal Al-Qur’an sejak Kelas VII. Ia mulai belajar menghafal dengan ditemani guru tahfiz menggunakan metode cepat menghafal Qur’an. Hasilnya luar biasa dalam waktu kurang dari setahun Rama berhasil menghafal 10 juz Al-Qur’an. Potensi ini terus diasah oleh SMART agar mampu melahirkan hafiz-hafiz muda untuk Indonesia lebih baik.

Tak jarang kami menjumpai Rama melanjutkan hafalannya sendiri di masjid setelah selesai melakukan Qiyamul Lail, ia melanjutkan hapalannya ketika teman-temannya yang lain tertidur di peraduannya masing-masing. Kini anak dari seorang guru agama Islam di salah satu sekolah di daerah Cibinong ini telah berhasil menyelesaikan hafalannya sebanyak 30 juz.

Rama memiliki cita-cita untuk masuk Politeknik Keuangan Negara STAN dengan peminatan jurusan akuntansi. Rama yakin bahwa ia akan berhasil masuk STAN dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi agama, keluarga, bangsa dan negara. Kami percaya bahwa kelak akan semakin banyak hafiz-hafiz muda yang lahir dari SMART untuk turut berkarya membuat sebuah kemajuan bagi agama, keluarga, bangsa dan negara, aamiin. (M.Fazar /Dompet Dhuafa Pendidikan).