I’tikaf Yuk Sob!

I’tikaf Yuk Sob!

 

Sob hari ini kami akan membahas seputar Itikaf da panduan selama Itikaf nih, kami yakin kalau kamu semua pasti ngeh kalau bulan Ramadan selalu identik dengan I’tikaf di masjid. Nah asal kamu tahu Sob jika ditilik secara bahasa I’tikaf berarti menetap, sedangkan menurut istilah berarti berdiam diri di masjid dalam rangka menjalankan ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan diutamakan pada bulan suci Ramadan dan dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadr.

Perintah melaksanakan I’tikaf telah tertuang dalam Al-Quran:

… فَاْلآَنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ اْلأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا
الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلاَ تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللهِ فَلاَ تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللهُ آَيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Artinya: …maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hinggga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu berI’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka jangan kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertaqwa.” [QS. al-Baqarah: 187]

Dan dalam hadis sahih HR. Bukhari & Muslim:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berI’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” [HR. Bukhari & Muslim]

 

Sebelum melaksanakan I’tikaf kamu KUDU tahu syarat-syarat yang harus ditunaikan sebagai panduan agar I’tikaf berjalan baik dan penuh berkah, antara lain:

1. Orang yang melaksanakan I’tikaf beragama Islam
2. Orang yang melaksanakan I’tikaf sudah baligh, baik laki-laki maupun perempuan
3. I’tikaf dilaksanakan di masjid, baik masjid jami’ maupun masjid biasa
4. Orang yang akan melaksanakan I’tikaf hendaklah memiliki niat I’tikaf
5. Orang yang ber-I’tikaf tidak disyaratkan puasa, artinya orang yang tidak berpuasa boleh melakukan I’tikaf.

 

Lalu apa saja amalan yang dapat kamu laksanakan selama I’tikaf? Ada empat amalan utama yang dapat Haqers lakukan selama menjalani I’tikaf di masjid diantaranya:

  1. Melaksanakan salat sunat, seperti salat tahiyatul masjid, salat lail, dan lain-lain
  2. Membaca al-Qur’an
  3. Berzikir dan berdo’a
  4. Membaca buku-buku agama

 

 

Semoga tulisan kami di atas bisa memandumu sebelum melaksanakan I’tikaf ya Sob. Semangat!