Seringkali kita merasa bahwa bau mulut kita tidak bersahabat ketika berpuasa, nah tentunya hal ini akan membuat kita merasa kurang percaya diri ketika harus berkomunikasi. Betul tidak?

Kalau merasa seperti itu maka kita harus memperhatikan hadis berikut. Rasulullah saw. bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِّ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ تَعَالَى مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ

Artinya, “Demi Zat yang berkuasa atas nyawaku, sungguh bau mulut orang puasa itu lebih wangi menurut Allah daripada bau misik” (Imam Bukhari).

Menurut penelitian ada dua alasan kenapa bau mulut orang berpuasa dianggap lebih wangi daripada minyak misik:

1. Amalan puasa itu adalah rahasia antara hamba dengan Allah, maka Allah pun membalasnya dengan menampakkannya dengan bau harum di antara manusia di hari kiamat.

2. Bekas ketaatan yang berakibat tidak enak bagi jiwa di dunia, bekas seperti itu akan dibalas dengan sesuatu yang menyenangkan pada hari kiamat.

Namun beberapa orang salah kaprah memaknai hadis ini sehingga ada segelintir orang yang merasa tak perlu membersihkan mulut ketika berpuasa. Justru sebaliknya, Kita harus tetap memperhatikan kesehatan mulut supaya selalu segar meskipun sedang berpuasa, jangan sampai bau mulut kita malah mengganggu orang yang ada di sekitar.