Liburan Penuh Pengalaman

“Perhatian..perhatian Pesawat Sriwijaya Air tujuan Jakarta-Pontianak telah tiba di Bandara Supadio Pontianak, saat ini waktu sudah menunjukkan pukul 07.10 WIB”.

Pengumuman yang kudengar di kabin pesawat mengawali liburan perdanaku setelah aku menjadi siswa SMART Ekselensia Indonesia, aku pun berjalan dengan rasa gembira dan bahagia.

1

Setelah melewati pintu keluar pesawat kulihat keluargaku sudah menunggu di depan pintu kedatangan, wajah mereka terlihat sangat bahagia. Aku berlari sekuat tenaga, kudekap ibu dan ayahku erat-erat.

2

Setelah melepas rindu, kami pun segera berangkat menuju rumah untuk beristirahat. Rumahku tak banyak berubah, masih sama seperti dulu, ah rindunya. Kurebahkan badanku sebentar, lalu kudengar ibu menyuruhku bersiap-siap karena kami harus segera pergi ke rumah bibi untuk bersilaturahmi.

Oh sampai lupa berkenalan, namaku Muhammad Iqbar Ba’asyir, saat ini aku duduk di kelas 7 dan berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Setahun berlalu dan aku sangat rindu dengan kampung halaman, nah kali ini aku akan bercerita sedikit seputar pengalaman liburan di momen Pulang Kampungnya SMART yang diambil dari buku harianku.

3

28 Desember 2016 adalah hari ketigaku di Pontianak. Agendaku hari itu adalah ziarah ke makam nenek di Bakau. Sebulan yang lalu nenekku meninggal dunia, karena aku belum pergi ke makamnya maka  aku diajak oleh ibu untuk pergi ke makam nenek. Aku terus berdoa agar Allah memberikan tempat terbaik untuk nenek.

4

29 Desember 2016, ah hari keempat di kampung halaman, agendaku di hari keempat yakni pergi ke Taman Wisata Edukasi Mangrove di Mempawah.

5

Untuk mencapai tempat ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 Jam dari Kota Pontianak. Tempat ini sangat bagus untuk dikunjungi jika kamu ingin berlibur ke Kalimantan Barat. Selain pemandangan tepi pantai yang indah, kamu juga akan diedukasi terkait tanaman mangrove yang konon hampir punah sekarang ini, sedihnya. Untuk bisa menikmati taman ini kamu cukup membayar tiket masuk seharga Rp 5000 saja lho

 

2 Januari 2017. Ini adalah liburan pertamaku  di tahun baru yang baru. Aku bersama keluarga besar pergi ke Jembatan Kapuas Tayan ( Jembatan Terpanjang di Kalimantan Barat) kami menempuh perjalanan sekitar 3 jam. Jalanan dari Pontianak menuju lokasi sangat memacu adrenalin karena banyaknya tanjakan serta turunan yang cukup terjal, bukan itu saja jalannya juga licin hingga membuat jantung kami semua berdegup kencang.

6

7

Tapi semuanya terbayar dengan pemandangan jembatan yang sangat indah, Alhamdulillah kami datang di waktu yang pas yaitu saat matahari terbenam sehingga pemandangan lebiiih menakjubkan.

8

9

Tapi yang membuatku sedih adalah minimnya masjid yang ada di sekitar lokasi, untuk salat saja membuat kami harus berjalan sekitar 15 menit  menuju masjid terdekat. Sedihnya lagi, kondisi masjidnya sangat memprihatinkan dengan toilet tak terurus serta tempat wudhu yang tak memadai. Setelah melaksanakan Salat Maghrib dan Isya kami langsung pulang karena sudah malam (saat itu pukul 20.00 WIB). Kami sampai di Pontianak pukul 23.00 WIB, sesampainya di rumah aku langsung menuju tempat tidur dan terlelap karena sangat lelah.

 

4 Januari 2017. Hore aku belajar memasak nasi gorengku sendiri  untuk makan malam di Kedai Nasi Goreng Ayah Iwan di daerah Sungai Raya Dalam.

10

Aku belajar banyak tips dan trik jitu memasak nasi goreng yang benar dan enak, tak sabar ingin kubagikan ilmu ini ke teman-temanku di SMART.

 

7 Januari 2017. “Kringg….Kringg….” Alarmku berbunyi nyaring sekali. Waktu menunjukkan pukul 04.15 sekitar 15 menit lagi subuh tiba. Aku menanti Salat Subuh dengan mengaji, ketika adzan berkumandang aku segera ke masjid dekat rumah. Setelah Salat Subuh aku mempersiapkan hal-hal yang ingin kulakukan hari itu. Sebelumnya aku telah mengatur janji temu dengan guru-guru di sekolahku pada pukul 07.00 untuk memberi bingkisan buku dari PSB (Pusat Sumber Belajar) Makmal Pendidikan Dompet Dhuafa, namun sebelum berangkat kami sekeluarga sarapan bersama. Dengan menggunakan kemeja putih dan celana hitam aku ke segera menuju ke sekolah. Sesampainya di sana aku disambut hangat oleh guru-guru yang mengajarku di SD dulu, kami bercengkrama membicarakan banyak hal hingga akhirnya kuserahkan bingkisan berupa buku-buku bacaan untuk perpusatakaan sekolah.

11

12  13

Guru-guruku sangat berterima kasih kepada SMART khususnya PSB atas bingkisan yang diberikan, aku pun berterima kasih atas waktu yang telah guruku luangkan, selang beberapa jam aku pamit. Setelah dari sekolah aku langsung menuju kantor Dompet Umat Kalimantan Barat, di sana aku diwawancara dan diminta menceritakan pengalaman selama bersekolah di  SMART.

14  15

16

Wah aku bahagia bisa memaparkan sekolahku tercinta pada masyarakat luas, ada kebanggaan yang sulit dikatakan.

08 Januari 2017. Hari ini aku baru sadar jika liburan Pulang Kampung hanya tinggal menghitung hari. Namun aku bahagia karena liburanku penuh dengan kegiatan seru yang menambah wawasan juga pengetahuan. Aku berharap di liburan Pulang Kampung tahun depan makin banyak inspirasi yang kudapat dan kubagikan, aamiin. (MIB x AR)

17

 

Salam hangat dari Pontianak,

 

Muhammad Iqbar Ba’asyir

#PulangKampungnyaSMART