Mari Kita Jaga Kekayaan Bahari Indonesia

kapal-pesiar-caledonia-sky-rusak-terumbu-karang-raja-ampat_20170314_114511

Oleh: Nashrul Azmi, Kelas XI IPS

Duta Gemari Baca Makmal Dompet Dhuafa

Indonesia adalah negara maritim, memiliki kekayaan laut yang sangat melimpah. Tujuh puluh persen dari negara ini dipenuhi perairan. Dari 70% itu, baru sekitar satu persen yang sudah dimanfaatkan.

Raja Ampat adalah salah satu tempat wisata yang tak jarang dikunjungi banyak turis. Alamnya yang indah dan memesona tentulah menarik perhatian wisatawan. Terumbu karang adalah salah satu objek wisata yang ada di Raja Ampat. Selain sebagai objek wisata, terumbu karang juga memiliki banyak manfaat seperti tempat hidup biota laut lainnya, objek penelitian, juga penahan abrasi.

Kerusakan terumbu karang di Raja Ampat sangatlah memprihatinkan, belum lagi karena tertabrak kapal MV Caledonian Sky seberat 4.200 ton milik perusahaan Inggris beberapa waktu lalu. Kejadian itu membuat terumbu karang seluas 13.270m2 mengalami rusak total dan 5.612m2 mengalami rusak sedang dengan kemungkinan pulih hanya 50%. Itu artinya seluas 18.882m2 terumbu karang di Raja Ampat mengalami kerusakan.

Awalnya Indonesia memiliki terumbu karang seluas 60.000 km2 dan menjadi negara pertama yang mengekspor biota laut nan indah itu. Saat ini hanya tersisa sekitar 6,2 persennya saja yang kondisinya masih baik. Rusaknya terumbu karang di Raja Ampat membuat semakin terkikisnya populasi terumbu karang di Indonesia.

Apresiasi untuk pemerintah yang sudah berusaha meminta pertanggungjawaban atas rusaknya terumbu karang itu. Kerugian yang diterima Indonesia mencapai miliaran Rupiah karena kejadian itu. Ada baiknya pemerintah juga berupaya mengembangbiakkan kembali terumbu karang agar ekosistem laut masih bisa terjaga.

Tak terbayang jika terumbu karang harus punah. Ekosistem laut pasti akan ikut rusak, termasuk biota yang ada di dalamnya. Terumbu karang merupakan tempat hidup ikan-ikan dan makhluk laut lainnya. Sama seperti di hutan, jika habitat hutan hancur, besar kemungkinan kehidupan di hutan juga akan hancur. Begitu juga laut. Walaupun memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihan terumbu karang, setidaknya ada upaya dan usaha yang dilakukan pemerintah serta masyarakat agar ekosistem laut tetap terjaga. Meletakkan dan menyusun barang-barang bekas seperti meja, kursi, dan lainnya dapat memperluas perkembangan terumbu karang.

Sumber Foto: http://www.tribunnews.com/nasional/2017/03/20/wilayah-raja-ampat-yang-rusak-ditabrak-mv-caledonian-sky-ditutup-sementara