Merengkuh Mimpi, Merengkuh Asa dan Masa Depan

IMG-20170516-WA0012

Kami sangat percaya jika usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Setelah kami dinyatakan lulus Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan meraih nilai (yang Alhamdulillah) baik, kami masih dihantui dengan kehadiran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

IMG-20170516-WA0006-01

IMG-20170516-WA0007-01

Tiga minggu yang lalu sebelas orang teman kami telah sukses melenggang menuju PTN impian mereka melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), walau sedikit kecewa karena tak ada nama kami di lembar pengumuman namun kami tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan. Rejeki setiap orang sudah ada diatur dengan baik, jadi kami yakin jika rejeki kami bukan di SNMPTN. Hanya semangat baja agar tidak gampang menyerah yang kami punya saat ini, maka hampir setiap hari kami belajar jelang SBMPTN. Semua materi serta buku-buku SBMPTN super tebal kami lahap tanpa kenal lelah, berdiskusi dan menganalisis soal-soal bersama-sama seakan menjadi kebutuhan, walau begitu kami tetap meluangkan waktu untuk sekadar bersantai atau bermain bersama siswa SMART yang lain kok. Jika otak terlalu diporsir rasanya kasihan juga kan, betul tidak? Kami juga bersyukur memiliki guru super baik yang setiap hari dengan sabar selalu membimbing, kami bertekad tak akan mengecewakan mereka.

IMG-20170516-WA0008-01 IMG-20170516-WA0010

Hari besar yang kami tunggu akhirnya datang juga, hari ini (Selasa (16-05)), kami resmi melaksanakan SBMPTN. 36 siswa Kelas XII dari jurusan IPA dan IPS telah bersiap diri sedari pagi untuk menuju lokasi dilaksanakannya ujian penentu “nasib” ke depannya. Kami semua telah rapi jali, wangi, dan tak kami biarkan hal-hal negatif mengikuti. Pokoknya kami tetapkan hari ini sebagai hari pembuktian, oh iya tahun ini peserta SBMPTN dari SMART melaksanakan ujian di empat lokasi berbeda antara lain SMK Pembangunan, SMAN 2, SMAN 9, dan Universitas Ibnu Khaldun (UIKA), lokasi ujiannya berjarak cukup jauh namun syukurlah pihak sekolah memfasilitasi kami dengan armada memadai hingga sampai di lokasi. Sesampainya di lokasi kami sedikit terkejut karena peserta ujiannya sangat banyak, mereka datang dari berbagai sekolah dari penjuru daerah di Bogor, mereka terlihat siap menghadapi ujian hari ini. Jiper (minder.red) itu haram hukumnya dan pantang untuk kami meyerah sebelum berjuang, hari ini kami akan memaksimalkan seluruh kemampuan agar tak kalah dengan mereka, kami sangat yakin bisa mengerjakan soal dengan sangat baik karena kami telah sangat siap menghadapi semuanya. Di sini mimpi, asa, dan masa depan kami tertidur serta menanti untuk dibangunkan. Akan kami rengkuh semuanya dengan seluruh jiwa raga.

IMG-20170516-WA0014 IMG-20170516-WA0015

Ujian baru dimulai pukul 07.30 (dibeberapa lokasi, ujian baru dimulai pukul 09.30), sebelum ujian dimulai kami sempatkan dahulu untuk melaksanakan Salat Dhuha. Setelah salat rasanya semua badai dalam jiwa mereda, kami menjadi lebih tenang. Tiba-tiba kami dikejutkan suara bel super nyaring, itu tanda supaya kami segera memasuki kelas, di dalam semua peserta sudah duduk dengan tenang tanpa suara, para pengawas mulai memberikan sedikit wejangan seraya membagikan soal di tangan. Kalau boleh jujur jelas kami deg-degan, rasa tak percaya jika SBMPTN sudah dipelupuk mata. Berbekal doa dan hasil belajar berminggu-minggu kami memulai petualangan kami di rimba  soal dengan penuh percaya diri dan optimis. Bismillah semoga Allah memberikan kami kemudahan, semoga jerih payah kami berbuah manis, semoga semua asa dan cita kami terwujud. Aamiin.

Kami mohon doamu ya. (AR)