Pulang Kampungnya SMART 2016, Merengkuh Asa di Kampung Halaman (Bagian 2)

Pulang Kampungnya SMART merupakan kegiatan besar yang dilaksanakan rutin setiap tahun agar kami dapat bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta di kampung halaman. Seperti yang  kamu ketahui jika kami semua berasal dari berbagai daerah di Indonesia, pada momen ini kami akan pulang ke kampung halaman setelah satu tahun lamanya tak pulang demi menuntut ilmu di perantauan. Kepulangan kami bukan sekadar pelepas rindu semata, tetapi juga berbagi semangat untuk menginspirasi keluarga, teman, dan masyarakat sekitar.

 

1

 

Seperti janji kami kemarin, kali ini kami akan mereportase kegiatan Pulang Kampungnya SMART 2016 hari kedua. Tahukah kamu kalau sebagian dari kami telah pulang ke kampung halaman masing-masing dan menyisakan mereka yang berasal dari Semarang dan Solo? Mereka merupakan grup terakhir yang ada di asrama, grup Semarang berangkat pukul 11.00 dan grup Solo berangkat pukul 16.00. Karena jadwal berangkat berbeda dengan yang lain, maka kami memiliki banyak waktu untuk mengecek kembali barang-barang untuk dibawa. Ada perasaan sedih karena asrama tak lagi sama seperti dulu.

 

2

 

Asrama sudah sangat lengang, kamar-kamar terlihat sangat kosong karena pemiliknya telah pergi, beberapa siswa terlihat masih setia menunggui kamarnya, pemandangan langka yang hanya bisa kami lihat setahun sekali. Walau sepi, tetapi kamu bisa lihat kalau kami meninggalkan kamar dengan sangat rapi, kami tak ingin kebiasaan bersih yang diajarkan SMART menguap begitu saja.

 

3

4

 

Tak banyak yang kami lakukan di dalam kamar selain menghabiskan waktu dengan melihat posan foto teman-teman kami di sosmed, Alhamdulillah mereka telah sampai di tempat tujuannya masing-masing dengan selamat. Kami bahagia melihat senyum lebar mereka, rasa-rasanya senyuman itu akan kami rindukan selama beberapa minggu ke depan.

 

5

6

7

Ketika asyik menikmati foto-foto dengan teman sekamar, tiba-tiba: “Assalamualaikum, kepada siswa yang akan pulang kampung pukul 11.00 nanti, diharapkan segera bersiap, karena bus sudah menanti di depan”. Kami hentikan semua kegiatan dan mulai  bersiap-siap.

 

8

Kami melirik ke arah jam, waktu menunjukkan pukul 10.59. Langkah kami terhenti di satu kamar, kamar teman-teman grup Solo (yang menjadi grup terakhir) berkumpul. Dengan berat hati kami berpamitan pada mereka. “Hati-hati ya sampai jumpa tahun depan,” menjadi kalimat “perpisahan” sebelum langkah kaki membawa kami ke bus yang telah menanti.

 

9

10

11

Di Lapangan Apel SMART bus besar telah berdiri dengan gagahnya, seakan ia telah siap mengantar kami menuju destinasi utama. Namun sebelum berangkat kami menyempatkan diri untuk berfoto bersama.

 

12

13

14-cover

***

“Sudah sampai di mana?” tanya salah satu teman grup Solo yang masih setia berada di SMART via pesan singkat. “Kami sudah di perjalanan menuju Semarang. Kalian sudah berangkat?” balas  kami. Sejurus kemudian datang sms balasan yang berisi “Kami sudah di Stasiun Senen, doakan ya”. Alhamdulillah ternyata mereka sudah separuh jalan menuju kampung halaman tercinta.

Semilir angin sore membelai wajah-wajah lelah kami, kami ingin segera bertemu orang-orang terkasih di kampung. Kami berharap di Pulang Kampung tahun ini akan banyak keseruan, inspirasi, dan petualangan seru.

Sampai jumpa di cerita Pulang Kampung kami selanjutnya ya. (AR)