Semangat Relawan Semangat Kebaikan

Semangat Relawan Semangat Kebaikan

Oleh: Andi Ahmadi, Pegiat Sekolah Literasi Indonesia
Menjadi relawan itu identik dengan bekerja tanpa bayaran. Bahkan, tak jarang justru uang dari kantong pribadi yang dikeluarkan. Sungguh pekerjaan yang tak banyak orang bisa melakukan.
Jika dilihat dari kacamata materi, relawan memang tak mendapatkan ba
yaran. Karena aktivitasnya murni atas dasar kemanusiaan. Namun, jika dilihat dari sudut pandang yang berbeda, menjadi relawan akan mendapatkan bayaran yang sangat berlimpah. Berikut adalah beberapa bayaran yang bisa didapatkkan oleh seorang relawan.
Lingkaran Kebaikan
Orang baik pasti akan dipertemukan dengan orang baik. Begitulah kata orang bijak. Dan nyatanya, hipotesis itu benar adanya. Dalam menjalankan aktivitas sebagai relawan, ada saja orang baik yang akan ditemui. Entah sekadar menjadi teman diskusi, memberikan hidangan saat bersilaturrahmi, memberikan tumpangan transportasi, hingga ada yang sampai menganggap sebagai keluarga sendiri.
Sebagai relawan, kita harus yakin bahwa dari sekian banyak orang yang kita temui, di antaranya pasti ada orang-orang baik yang sefrekuensi. Namun, jika belum juga dipertemukan dengan orang baik, tak ada salahnya kita instrospeksi diri. Jangan-jangan karena niat kita yang belum sepenuhnya baik.
Jaringan yang Luas
Menjadi relawan sudah pasti akan bertemu dengan banyak orang. Mulai dari sesama relawan, aktivis kemanusiaan, komunitas masyarakat yang memiliki kepedulian, para dermawan, hingga pejabat pemerintahan. Dengan jaringan yang luas tersebut, tentu akan bermanfaat bagi seorang relawan. Bukan hanya saat beraktivitas sebagai relawan, tetapi juga bermanfaat untuk dirinya di masa depan. Percaya atau tidak, tidak sedikit orang mendapat rezeki dari jaringan yang didapatkan saat menjadi relawan.
Pengembangan Diri
Salah satu wadah terbaik untuk mengembangkan kapasitas diri adalah di komunitas kerelawanan. Di sana kita akan belajar cara beradaptasi, cara bersosialisasi, cara bernegosiasi, hingga belajar mengembangkan ide-ide kreatif ketika realita tak sesuai dengan ekspektasi. Dan enaknya, belajar di komunitas kerelawanan kita tak perlu takut salah, berbeda dengan saat kita bekerja di perusahaan atau perkantoran. Bagi seorang pembelajar, kesempatan seperti ini jauh lebih berharga dari sekadar materi.
Kebahagiaan Hakiki
Bagaimana perasaan kita ketika melihat orang merasa bahagia dan terbantu dengan apa yang kita lakukan? Kita ikut bahagia bukan? Nah, seperti itulah yang dirasakan relawan. Bagi relawan, kebahagiaan terbesar adalah ketika ia bisa bermanfaat untuk orang lain. Dan tentu saja kebahagiaan seperti ini tak bisa diukur dengan tumpukan uang.
Aliran Pahala
Bayaran terbesar dari seorang relawan adalah aliran pahala yang tak pernah jeda. Seperti yang kita ketahui, ada tiga amal yang pahalanya akan terus mengalir tanpa henti: sedekah jariyah, amal yang bermanfaat, dan doa anak shaleh. Maka, aktivitas kerelawanan bukan hanya tentang membantu sesama, tetapi juga sebagai tabungan pahala yang kelak akan kembali kepada kita.
Dengan segala manfaat kebaikan yang bisa didapatkan, maka menjadi relawan sejatinya adalah sebuah kebutuhan.
Selamat Hari Relawan Internasional