Sssht Ada yang Seru Ketika Bagi Rapor Tiba lho. Kamu Wajib Baca!

Sssht Ada yang Seru Ketika Bagi Rapor Tiba lho. Kamu Wajib Baca!

 

Oleh: Muhammad Zikru Rahman

Alumni SMART Angkatan 9, Berkuliah di UNPAD Jurusan Komunikasi

 

Kalau ingat saat bagi rapor di SMART aku jadi ingin berbagi hasil observasiku seputar ekspresi yang muncul selama musim bagi rapor datang selama aku bersekolah di SMART dulu. Biasanya kalo di akhir semester pasti ada yang namanya pembagian rapor, betul gak? Ketika masuk pembagian rapor nasib seolah dipertaruhkan untuk bisa melaju ke semester selanjutnya. Naaaah aku suka sekali memerhatikan ekspresi yang muncul selama aku berada di SMART.

Di bawah ini merupakan beberapa ekspresi yang aku temui, nng kalau di luar SMART aku gak tau sih hehe. Mau tahu apa saja? Yuk simak sama-sama

 

Gembira

Ini ekspresi pertama yang selalu kutemukan tiap tahunnya. Kamu semua pasti tahulah wajah gembira seperti apa. Senyum terukir di wajah, 2 cm kanan dan 2 cm kiri, mata berbinar seakan masa depan penuh kegemerlapan, dan seterusnya. Biasanya mereka yang mendapatkan nilai wow yang akan menampilkan ekspresi ini.

 

Biasa Saja

Ini ekspresi wajahku banget, soalnya terlihat cool. Uhuk. Mereka yang berekspresi seperti ini biasanya mendapatkan nilai yang biasa-biasa saja atau nilainya bagus sekali hanya saja tak mau terlihat sombong. Nah, kalo aku  biasanya sih masuk yang bagus banget, tapi bohong.

 

Pura-pura Biasa

Ekspresi yang sebenarnya butuh hiburan karena nilai mereka biasanya jatuh namun mencoba untuk tak terlihat sedih dihadapan siswa lain.

 

Menangis Berlinang Air Mata

Ini ekspresi yang muncul akibat tidak naik kelas. Biasanya hanya adik-adik kelas yang terjangkit saja yang memiliki ekspresi ini, kalau yang sudah duduk di bangku SMA sih kebanyakan bersikap seakan tak peduli padahal nyesek.

 

Senyum Tegar dan Berkaca-kaca

Ekspresi ini muncul khusus untuk mereka yang duduk di bangku SMA. Nilai mereka jelek, tapi mereka tidak ingin memasang ekspresi menangis sambil berlinang air mata, apalagi di depan adik-adik kelas. Pasti sangat memalukan.

Nah itulah macam-macam ekspresi yang yang aku tangkap selama pembagian rapor di SMART dari tahun ke tahun, tapi tentu saja observasiku ini hanya sekadar observasi biasa dan tak mendalam dan tak bisa dijadikan tolak ukur, tapi aku senang. Ah aku jadi penasaran bagaimana ekspesi adik-adik kelasku nanti ketika pembagian rapor. (ZR x AR)