Wisata Seru di Kota Melayu yang Harus Kamu Ketahui

Wisata Seru di Kota Melayu yang Harus Kamu Ketahui

Oleh: Syehan

Kelas VIII

Di hari-hari terakhir pulang kampung lalu, saya serta beberapa anak asal Riau lainnya pergi untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Riau, terutama yang berlokasi di Kampar, kami menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari kota Pekanbaru. Mulanya kami pergi ke Ulu Kasok yang berada di dekat PLTA Koto Panjang. Ulu kasok merupakan wisata pemandangan alam yang terbentuk dari gugusan pulau-pulau kecil yang diakibatkan oleh tenggelamnya desa tersebut oleh PLTA Koto Panjang.

Di sana kita harus mendaki tebing terlebih dahulu untuk bisa menyaksikan pemandangan dari atas. Bagi orang yang tak bisa menaiki tebing, sudah disediakan ojek yang berada di bawah. Biaya ojek sekitar Rp 5.000. Dari atas kita bisa menikmati indahnya pemandangan dari kumpulan pulau- pulau yang eksotis, tak heran tempat ini cukup dikenal sebagai “Raja Ampatnya Sumatera”, di sana juga disediakan restoran dan juru foto.

 

Setelah berpuas-puas di atas sana sambil berfoto-foto, kami pun turun melanjutkan perjalanan yang tak kalah seru dari sebelumnya.Tempat wisata ini masih berlokasi di Kabupaten Kampar, tetapi lumayan jauh. Tempat ini merupakan bagian sejarah dari Provinsi Riau. Objek wisata ini merupakan Candi Muara Takus. Konon candi ini merupakan bagian dari pusat kerajaan Sriwijaya, diperkirakan candi ini sudah ada sejak abad ke 10 M. Biaya masuk candi ini ialah sekitar Rp 10.000. Di halaman candi terdapat 4 candi dan gundukan pembakaran mayat pada masa Sriwijaya.

Empat candi tersebut ialah Candi Tuo, Candi Bungsu, Candi Palangka dan Stupa Mahligai. Candi ini berbeda dengan candi yang ada di Jawa karena terbuat dari batu bata, bukan batu andesit . Batu tersebut konon diambil dari desa yang bernama Desa Pongkai, sebuah desa di pinggiran Sungai Kampar. Candi ini juga tak jauh dari Sungai Kampar. Setelah melihat lihat candi kami pun beristirahat untuk sholat dan makan, setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami ke pemandian sungai hijau. Di sana kami hanya singgah sebentar karena hari sudah beranjak petang dan sesudah itu, kami pun pulang ke Pekanbaru.

Perjalanan kami akhirnya selesai, letih dan penat pun telah terbayarkan dengan panorama wisata di Bumi Lancang Kuning tersebut. Mengingat beberapa hari lagi kami akan kembali terbang ke Jawa untuk melanjutkan masa sekolah di SMART Ekselensia Indonesia.